RADARBONAG.ID – Mengajak anak laki-laki ke barbershop kini bukan sekadar urusan memotong rambut yang sudah mulai panjang.
Bagi banyak orang tua, memilih model rambut juga menjadi bagian dari membantu anak tampil lebih rapi sekaligus membangun rasa percaya diri.
Tren potongan rambut anak pun semakin beragam. Jika dulu pilihan yang tersedia identik dengan rambut cepak atau sekadar dipotong pendek, kini berbagai gaya modern mulai banyak diterapkan pada anak-anak.
Pengaruh media sosial, budaya pop, pesepak bola, hingga idola K-Pop ikut membuat model rambut tertentu semakin populer. Menariknya, banyak gaya kekinian tersebut tetap bisa dibuat rapi dan cocok untuk anak usia sekolah.
Mulai dari Two Block yang masih menjadi favorit hingga potongan klasik seperti Crew Cut dan Ivy League, berikut tujuh model rambut anak laki-laki yang bisa menjadi inspirasi pada 2026.
1. Two Block Cut
Two Block masih menjadi salah satu gaya rambut yang paling mudah ditemukan di barbershop.
Ciri khasnya adalah bagian samping dan belakang dibuat lebih pendek, sedangkan rambut di bagian atas dibiarkan lebih panjang.
Bagian atas tersebut dapat ditata secara natural maupun diarahkan ke depan atau samping.
Model ini memberikan kesan modern tanpa membuat penampilan anak terlihat terlalu dewasa.
Two Block juga cukup fleksibel untuk berbagai bentuk wajah.
Bagi anak yang ingin mengikuti tren tetapi tetap terlihat rapi, gaya ini bisa menjadi salah satu pilihan.
2. French Crop
French Crop memiliki ciri khas berupa bagian atas yang relatif pendek dengan poni yang diarahkan ke depan.
Bagian samping biasanya dibuat lebih tipis sehingga keseluruhan tampilan terlihat bersih.
Salah satu keunggulan model ini adalah perawatannya yang relatif sederhana.
Anak tidak membutuhkan banyak waktu untuk menata rambut sebelum berangkat sekolah.
Potongan ini juga cocok untuk anak yang aktif karena rambut tidak mudah mengganggu pandangan saat bermain atau beraktivitas.
3. Low Fade
Jika ingin tampilan yang lebih modern tetapi tidak terlalu ekstrem, Low Fade bisa dipertimbangkan.
Potongan ini memberikan gradasi secara bertahap pada bagian samping dan belakang kepala.
Berbeda dengan fade yang lebih tinggi, gradasi dimulai dari area bawah sehingga hasil akhirnya tetap terlihat natural.
Low Fade juga dapat dikombinasikan dengan berbagai model rambut bagian atas. Rambut bisa dibuat pendek, sedikit bervolume, atau diberikan tekstur agar terlihat lebih modern.
4. Crew Cut Modern
Crew Cut merupakan salah satu gaya klasik yang masih relevan hingga sekarang.
Rambut dipotong relatif pendek dengan bagian atas yang sedikit lebih panjang.
Pada versi modern, barber biasanya memberikan tekstur agar rambut tidak terlihat terlalu kaku.
Model ini cocok untuk anak yang aktif dan tidak ingin menghabiskan banyak waktu untuk menata rambut.
Karena pendek dan praktis, Crew Cut juga menjadi pilihan menarik bagi orang tua yang ingin rambut anak tetap terlihat rapi sepanjang hari.
5. Side Part
Untuk anak yang membutuhkan penampilan lebih formal, Side Part bisa menjadi pilihan.
Model ini mengandalkan belahan di salah satu sisi rambut sehingga menghasilkan tampilan yang rapi dan klasik.
Panjang rambut bagian atas dapat disesuaikan agar tetap nyaman digunakan sehari-hari.
Side Part cocok digunakan ketika anak menghadiri acara keluarga, pesta, wisuda, hingga kegiatan sekolah yang membutuhkan penampilan lebih formal.
Meski terlihat klasik, model ini tetap dapat dibuat lebih modern dengan tekstur natural dan gradasi tipis di bagian samping.
6. Textured Crop
Textured Crop menawarkan tampilan yang lebih santai dan natural. Bagian atas rambut dibuat memiliki tekstur sehingga menghasilkan kesan lebih bervolume.
Gaya ini menarik untuk anak yang memiliki rambut cukup tebal karena tekstur rambut dapat dimanfaatkan sebagai bagian dari tampilan.
Berbeda dengan model yang harus ditata terlalu rapi, Textured Crop justru terlihat menarik ketika rambut dibiarkan sedikit natural.
7. Ivy League Cut
Ivy League merupakan pilihan bagi orang tua yang menginginkan tampilan anak terlihat rapi, dewasa, tetapi tetap sesuai dengan usianya.
Potongan ini memiliki karakter mirip Crew Cut, tetapi bagian atas biasanya dibuat sedikit lebih panjang sehingga dapat ditata ke samping.
Keunggulannya adalah fleksibilitas. Anak bisa tampil kasual ketika bermain, tetapi tetap terlihat rapi ketika menghadiri acara formal.
Pilih Model Berdasarkan Rambut dan Aktivitas Anak
Mengikuti tren memang boleh, tetapi model rambut yang sedang viral belum tentu cocok untuk semua anak.
Bentuk kepala, tekstur rambut, ketebalan rambut hingga aktivitas sehari-hari perlu dipertimbangkan sebelum menentukan potongan.
Anak yang sangat aktif mungkin akan lebih nyaman dengan model pendek dan mudah dirawat. Sementara anak yang memiliki rambut tebal dapat mencoba gaya yang memanfaatkan volume dan tekstur alami.
Aturan sekolah juga sebaiknya menjadi pertimbangan. Jika sekolah memiliki ketentuan tertentu mengenai panjang atau model rambut, orang tua tentu perlu menyesuaikan pilihan agar tetap nyaman digunakan sehari-hari.
Jangan Lupakan Kesehatan Rambut
Penampilan bukan satu-satunya hal yang perlu diperhatikan. Kesehatan rambut dan kulit kepala anak juga tetap penting.
Kebersihan rambut perlu dijaga sesuai kebutuhan dan penggunaan produk penata rambut sebaiknya tidak berlebihan.
Produk yang digunakan pun idealnya disesuaikan dengan kondisi rambut dan usia anak.
Orang tua juga dapat memperhatikan apakah anak mengalami keluhan pada kulit kepala setelah menggunakan produk tertentu.
Barbershop Anak Makin Kreatif
Tren rambut anak turut berkembang seiring munculnya barbershop yang secara khusus menyasar keluarga dan anak-anak.
Kini, potong rambut tidak selalu dilakukan dalam suasana serius.
Beberapa tempat menghadirkan kursi berbentuk kendaraan, area bermain hingga tontonan yang disukai anak.
Konsep tersebut membuat pengalaman potong rambut terasa lebih menyenangkan. Anak pun perlahan dapat menghilangkan rasa takut ketika harus duduk di kursi barber.
Media sosial juga ikut mempercepat penyebaran tren.
Video transformasi rambut sebelum dan sesudah dipotong sering menjadi inspirasi bagi orang tua ketika menentukan model yang akan dipilih.
Pada akhirnya, gaya rambut terbaik bukan selalu yang paling viral.
Potongan yang nyaman, mudah dirawat, sesuai karakter anak, serta tetap memenuhi aturan sekolah justru bisa menjadi pilihan yang lebih tepat.
Sebab, rambut yang rapi mungkin terlihat seperti perubahan kecil.
Namun bagi seorang anak, melihat dirinya tampil sesuai keinginannya lalu tersenyum di depan cermin bisa menjadi pengalaman sederhana yang membantu menumbuhkan rasa percaya diri.
Editor : Muhammad Azlan SyahSumber : Radar Bonang