RADARBONAG.ID — Kisah penuh misteri mengenai seorang mantan pengusaha peternakan ayam bernama Bang Iqbal menjadi perhatian setelah ia menceritakan pengalaman kelamnya dalam kanal YouTube Lentera Malam bersama host Jamal.
Dalam pengakuannya, Iqbal mengisahkan bagaimana kondisi ekonomi yang terpuruk membuat dirinya mengambil keputusan yang disebutnya sebagai jalan pintas melalui praktik pesugihan.
Ia sebelumnya merupakan pengusaha peternakan yang cukup sukses.
Bahkan, bisnis yang dijalankannya sempat berkembang hingga memiliki puluhan pekerja dan kandang berkapasitas puluhan ribu ekor ayam.
Namun, berbagai persoalan membuat usahanya runtuh. Dari situlah, menurut cerita Iqbal, perjalanan kelamnya dimulai.
Bisnis Ayam Sempat Berkembang Pesat
Sebelum terjerumus dalam masalah tersebut, Iqbal mengaku pernah menjalankan bisnis peternakan ayam dengan skala cukup besar.
Ia bersama sejumlah rekannya sempat membangun kembali usaha peternakan setelah bisnis sebelumnya mengalami masalah.
Usaha tersebut kemudian berkembang dan memiliki sekitar 25 karyawan. Salah satu kandang terbesar yang dikelolanya di wilayah Garut, Jawa Barat, bahkan disebut memiliki kapasitas hingga 100.000 ekor ayam.
Kondisi tersebut membuat kehidupan Iqbal sempat berada dalam keadaan cukup baik.
Namun, situasi berubah setelah orang yang dipercaya dalam bisnisnya disebut melakukan pengkhianatan.
Bisnis yang telah dibangun dengan susah payah akhirnya mengalami kehancuran.
Dalam kondisi tertekan secara ekonomi dan mental, Iqbal mengaku mengambil keputusan yang kemudian sangat ia sesali.
Mengaku Mendatangi Tempat Pesugihan di Tasikmalaya
Saat berada dalam kondisi sulit, Iqbal mengaku mencari jalan keluar melalui sebuah tempat yang disebutnya sebagai lokasi pesugihan di wilayah Tasikmalaya.
Dalam cerita yang disampaikannya, ia bertemu dengan seorang kuncen yang kemudian menjelaskan sejumlah syarat.
Menurut pengakuan Iqbal, ritual tersebut memiliki konsekuensi berupa permintaan tumbal.
Ia disebut diminta menunjuk orang yang dikenalnya untuk menjadi korban setiap kali memperoleh uang dari praktik tersebut.
Dalam kondisi terdesak, Iqbal mengaku tidak langsung memikirkan dampak keputusan tersebut.
Ia bahkan menunjuk seorang perempuan bernama Dewi yang saat itu baru menjalani wawancara kerja di perusahaannya.
Dewi disebut dijadwalkan mulai bekerja beberapa hari setelah wawancara.
Calon Karyawan Meninggal dalam Kecelakaan
Tidak lama setelah pertemuan tersebut, Iqbal mengaku mendapatkan kabar mengejutkan.
Dewi yang baru saja menjalani proses wawancara dilaporkan meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas.
Kabar tersebut membuat Iqbal mulai menghubungkan kejadian tersebut dengan keputusan yang sebelumnya ia ambil.
Ia mengaku mulai merasa takut dan menyesal.
Namun, menurut cerita Iqbal, masalah tersebut belum berhenti.
Ketika permintaan berikutnya muncul dan tidak ada lagi orang yang ia tunjuk, ia mengaku ancaman justru mulai mengarah kepada keluarganya sendiri.
Anak Mendadak Sakit dan Membuat Iqbal Panik
Dalam ceritanya, salah satu kejadian yang membuat Iqbal semakin ketakutan terjadi ketika anaknya mendadak mengalami demam tinggi.
Istrinya menghubunginya dan meminta agar ia segera pulang karena kondisi sang anak tidak kunjung membaik.
Iqbal kemudian membawa anaknya untuk mendapatkan pertolongan.
Saat proses pengobatan dilakukan oleh seorang ustaz, Iqbal mengaku bahwa sang ustaz mulai mengetahui adanya persoalan yang sebelumnya ia sembunyikan.
Ustaz tersebut kemudian mengajaknya berbicara secara pribadi dan meminta Iqbal berkata jujur mengenai apa yang telah dilakukannya.
Dalam kondisi tersebut, Iqbal akhirnya mengakui bahwa dirinya pernah mendatangi tempat yang disebut sebagai lokasi pesugihan.
Berusaha Membatalkan Perjanjian
Setelah rahasianya terbongkar, Iqbal mengaku kembali mendatangi lokasi di Tasikmalaya untuk menghentikan perjanjian tersebut.
Ia juga mengaku berniat mengembalikan uang yang sebelumnya diterimanya.
Namun, berdasarkan cerita yang disampaikan dalam podcast, upaya tersebut tidak berjalan seperti yang diharapkannya.
Kuncen disebut menolak pembatalan dan tetap meminta adanya korban.
Situasi tersebut membuat Iqbal semakin terdesak.
Ia kemudian mencari cara lain agar keluarganya tidak menjadi sasaran.
Mengaku Menjadikan Ginjal sebagai Pengganti Tumbal
Dalam kondisi tersebut, Iqbal mengaku mendapatkan gagasan untuk mengganti tumbal nyawa dengan bagian tubuhnya sendiri.
Ia kemudian mencari informasi mengenai donor organ melalui media sosial.
Dari pencarian tersebut, Iqbal mengaku menemukan pihak yang membantunya melakukan proses donor ginjal.
Ia kemudian menjalani operasi dan mendonorkan salah satu ginjalnya kepada seorang pasien bernama Heri.
Menurut cerita Iqbal, operasi tersebut berjalan dengan lancar.
Namun, pasien yang menerima ginjal tersebut disebut meninggal dunia beberapa hari setelah menjalani proses tersebut.
Perlu dicatat, seluruh cerita mengenai pesugihan, tumbal, dan kaitan antara kejadian-kejadian tersebut merupakan pengakuan pribadi Iqbal dalam podcast dan tidak dapat dianggap sebagai fakta yang telah terverifikasi secara independen.
Memilih Menjauh Bersama Keluarga
Setelah menjalani operasi, Iqbal mengaku mengambil keputusan untuk meninggalkan seluruh persoalan yang telah menjeratnya.
Ia memutus komunikasi dengan pihak-pihak yang sebelumnya terlibat dan memilih membawa keluarganya pergi ke tempat yang jauh.
Menurut pengakuannya, pengalaman tersebut menjadi pelajaran terbesar dalam hidupnya.
Ia menyadari bahwa keputusan yang diambil ketika berada dalam tekanan ekonomi justru membawa persoalan yang jauh lebih besar.
Bekas operasi donor ginjal kemudian menjadi pengingat atas masa sulit yang pernah dilaluinya.
Menyesal dan Tinggalkan Dunia Peternakan
Iqbal mengaku sangat menyesali keputusan yang pernah dibuatnya.
Ia menyebut kondisi ekonomi dan tekanan dari berbagai arah membuatnya saat itu mengambil keputusan tanpa mempertimbangkan konsekuensi jangka panjang.
Setelah kejadian tersebut, ia memilih meninggalkan dunia bisnis peternakan ayam.
Bagi Iqbal, pengalaman tersebut menjadi titik balik dalam kehidupannya sekaligus pelajaran bahwa keinginan mendapatkan solusi secara instan dapat membawa seseorang pada persoalan yang jauh lebih rumit.
Kisah yang ia bagikan dalam podcast pun memperlihatkan sisi lain dari tekanan ekonomi dan keputusan ekstrem yang menurut pengakuannya pernah ia ambil.
Terlepas dari benar atau tidaknya unsur mistis dalam cerita tersebut, pengalaman Iqbal menjadi sebuah kesaksian pribadi mengenai bagaimana seseorang yang sedang berada dalam kondisi tertekan dapat mengambil keputusan besar yang kemudian disesalinya seumur hidup.
Editor : Muhammad Azlan SyahSumber : youtube.com/@LenteraMalam