Rahasia Kulit Sehat Tanpa Ribet, dr. Stanley Setiawan Sebut Cukup 3 Langkah Basic Skincare Ini

Muhammad Azlan Syah • Dipublikasikan Rabu, 5 Agustus 2026 | 15:38 WIB
Masih berpikir kulit sehat harus pakai skincare belasan langkah? Menurut dr. Stanley Setiawan, cukup tiga perawatan dasar yang dilakukan secara konsisten. (Ilustrasi)
Masih berpikir kulit sehat harus pakai skincare belasan langkah? Menurut dr. Stanley Setiawan, cukup tiga perawatan dasar yang dilakukan secara konsisten. (Ilustrasi)

RADARBONAG.ID – Banyak orang masih percaya bahwa memiliki kulit sehat dan glowing harus dimulai dengan rutinitas skincare yang panjang serta menggunakan banyak produk. Padahal, anggapan tersebut belum tentu benar.

Dokter spesialis kulit dan kelamin, dr. Stanley Setiawan, Sp.D.V.E., menegaskan bahwa perawatan kulit yang efektif justru tidak harus rumit.

Menurutnya, kesehatan kulit lebih ditentukan oleh pemilihan produk yang sesuai kebutuhan serta konsistensi dalam menggunakannya, bukan oleh banyaknya tahapan skincare yang dipakai setiap hari.

Hal tersebut disampaikan dr. Stanley saat berbincang dalam tayangan di kanal YouTube Rory Asyari.

Baca Juga: Mengapa Boomers dan Gen Z Punya Pandangan Berbeda tentang Childfree? Ternyata Dipengaruhi Ekonomi, Mental, dan Perubahan Zaman

Ia mengingatkan masyarakat agar tidak mudah tergoda mengikuti tren skincare yang beredar di media sosial, terutama tren penggunaan banyak produk sekaligus tanpa memahami kebutuhan kulit masing-masing.

"Rasanya tidak perlu berbelit-belit menumpuk produk-produk yang diaplikasikan. Banyaknya skincare tidak berbanding lurus dengan sehatnya kulit," ujar dr. Stanley.

Tiga Pilar Basic Skincare yang Wajib Dimiliki

Menurut dr. Stanley, setiap orang sebenarnya cukup berfokus pada tiga langkah dasar dalam merawat kulit wajah. Ketiga langkah ini menjadi fondasi utama untuk menjaga kulit tetap sehat dalam jangka panjang.

1. Cleanser atau Pembersih Wajah

Langkah pertama adalah membersihkan wajah menggunakan cleanser yang sesuai dengan jenis kulit.

Pembersih wajah berfungsi mengangkat debu, kotoran, minyak berlebih, sisa makeup, hingga polusi yang menempel setelah beraktivitas seharian.

Membersihkan wajah secara rutin membantu mencegah pori-pori tersumbat yang dapat memicu munculnya komedo dan jerawat.

dr. Stanley menyarankan memilih pembersih wajah yang memiliki formula lembut sehingga tidak membuat kulit terasa tertarik, kering, atau kehilangan kelembapan alami setelah dibilas.

Membersihkan wajah dua kali sehari, yaitu pada pagi dan malam hari, umumnya sudah cukup untuk menjaga kebersihan kulit.

Moisturizer Tetap Penting untuk Semua Jenis Kulit

Banyak orang dengan kulit berminyak menghindari penggunaan pelembap karena khawatir wajah menjadi semakin licin.

Padahal, menurut dr. Stanley, anggapan tersebut merupakan kesalahpahaman yang masih sering ditemui.

Pelembap atau moisturizer tetap dibutuhkan oleh seluruh jenis kulit, termasuk kulit berminyak maupun kombinasi.

Fungsi utama pelembap adalah menjaga kadar air di dalam kulit sekaligus memperkuat skin barrier atau lapisan pelindung alami kulit.

Ketika skin barrier terjaga dengan baik, kulit menjadi lebih kuat menghadapi paparan polusi, bakteri, maupun iritasi dari lingkungan.

Memilih pelembap sebaiknya disesuaikan dengan kondisi kulit.

Kulit berminyak dapat menggunakan pelembap bertekstur gel atau ringan, sedangkan kulit kering biasanya lebih cocok menggunakan tekstur krim yang lebih kaya akan kandungan pelembap.

Sunscreen Adalah Investasi Terbaik untuk Kulit

Langkah ketiga yang tidak boleh dilewatkan adalah penggunaan sunscreen atau tabir surya.

Menurut dr. Stanley, paparan sinar ultraviolet (UV) merupakan salah satu penyebab terbesar kerusakan kulit.

Dampaknya tidak hanya berupa kulit menjadi lebih gelap, tetapi juga dapat mempercepat munculnya tanda-tanda penuaan dini seperti keriput, flek hitam, hingga menurunkan elastisitas kulit.

Dalam jangka panjang, paparan sinar UV juga dapat meningkatkan risiko berbagai gangguan kulit.

Karena itu, sunscreen sebaiknya digunakan setiap pagi, bahkan ketika cuaca mendung atau saat lebih banyak beraktivitas di dalam ruangan.

Jika berada di luar ruangan dalam waktu lama, tabir surya juga perlu diaplikasikan kembali sesuai petunjuk pemakaian agar perlindungannya tetap optimal.

Konsistensi Lebih Penting daripada Banyak Produk

Meski hanya terdiri dari tiga langkah sederhana, dr. Stanley menegaskan bahwa hasilnya tidak akan terlihat apabila dilakukan secara tidak rutin.

Menurutnya, konsistensi merupakan faktor paling penting dalam menjaga kesehatan kulit.

"Tapi kan sebenarnya gini, sesederhana itu tidak akan pernah berhasil kalau tidak dibarengi konsistensi. Kuncinya ya konsistennya itu," tegas dr. Stanley.

Baca Juga: Muhammad Raihan Fadila Persembahkan Emas untuk Indonesia, Jadi Modal Penting Menuju Olimpiade 2028

Ia menilai banyak orang terlalu sering berganti-ganti produk karena berharap hasil instan. Padahal, kulit membutuhkan waktu untuk beradaptasi dengan produk yang digunakan.

Alih-alih terus mengikuti tren skincare terbaru, lebih baik menemukan rutinitas sederhana yang cocok dengan kondisi kulit, lalu menjalankannya secara disiplin setiap hari.

Dengan menerapkan basic skincare yang tepat—membersihkan wajah, menggunakan pelembap, dan rutin memakai sunscreen—kulit sehat tidak harus didapat melalui perawatan yang mahal maupun rumit.

Perawatan yang sederhana, sesuai kebutuhan kulit, serta dilakukan secara konsisten justru menjadi kunci utama untuk mendapatkan kulit yang sehat, terawat, dan terlindungi dalam jangka panjang.

Editor : Muhammad Azlan Syah
Sumber : youtube.com/@rory.asyari
basic skincare dr Stanley Setiawan tips skincare sunscreen moisturizer