Kisah Inspiratif Anak Penjual Jamu Asal Batang: Raih IPK Tertinggi 3,99 di IPB Hingga Langsung Lolos Kerja Sebelum Wisuda!

Cicik Nur Latifah • Dipublikasikan Sabtu, 1 Agustus 2026 | 09:05 WIB
Nabil Bintang Prayoga, lulusan Program Studi Statistika dan Sains Data IPB University. (Istimewa)
Nabil Bintang Prayoga, lulusan Program Studi Statistika dan Sains Data IPB University. (Istimewa)

RADARBONANG.ID - Keterbatasan finansial sama sekali tidak meredupkan tekad baja Nabil Bintang Prayoga untuk mendaki puncak prestasi akademik.

Pemuda tangguh kelahiran Kabupaten Batang, Jawa Tengah, ini sukses mengukuhkan namanya sebagai Lulusan Terbaik Program Sarjana IPB University pada perhelatan Wisuda Tahap VIII Tahun Ajaran 2025/2026 yang digelar Juli 2026 lalu.

Alumnus SMAN 1 Subah yang menempuh pendidikan di Program Studi Statistika dan Sains Data ini berhasil menuntaskan masa studinya dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) yang nyaris sempurna, yaitu 3,99.

Tidak hanya unggul di tingkat universitas, Bintang juga didapuk sebagai lulusan terbaik di lingkungan Sekolah Sains Data, Matematika, dan Informatika (SSMI) IPB University.

Sebuah pencapaian luar biasa yang membuktikan bahwa prestasi tidak mengenal latar belakang sosial.

Baca Juga: Arti Yapping yang Sedang Viral di TikTok, Ternyata Bukan Sekadar Banyak Bicara, Ini Makna Sebenarnya Menurut Gen Z

Buah Manis Beasiswa KIP-K dan Sumpah Haru Orang Tua

Perjalanan kuliah Bintang di kampus bergengsi IPB dimulai dari keberhasilannya menembus jalur SNBP (bekas SNMPTN) melalui skema Beasiswa Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K).

Terlahir dari keluarga sederhana yang mengandalkan pendapatan dari usaha salon dan depot jamu di Batang, keterbatasan ekonomi justru menjadi pemantik semangat Bintang untuk membuktikan potensi terbaiknya.

Pencapaian luar biasa ini ia persembahkan sepenuhnya kepada keluarga tercinta yang tak pernah putus memberikan dukungan moril dan untaian doa.

"Saya sangat bersyukur bisa mengakhiri masa studi ini sebagai lulusan terbaik. Seluruh pencapaian ini saya dedikasikan untuk kedua orang tua serta kakak saya. Ibu selalu berpesan bahwa warisan paling berharga yang bisa diberikan orang tua kepada anaknya adalah pendidikan," ungkap Bintang dengan nada penuh syukur.

Bintang pun tak mampu menyembunyikan rasa harunya atas perjuangan keras kedua orang tuanya.

Walaupun sang ayah dan ibu hanya mengenyam pendidikan hingga tingkat SLTA, mereka memiliki visi yang besar untuk masa depan anak-anaknya.

Terbukti, mereka berhasil membiayai dan mengantarkan anak-anak mereka hingga lulus sebagai yang terbaik di perguruan tinggi masing-masing.

Rekor Lulus Tercepat dan Kiprah Gemilang di Kampus

Minat Bintang terhadap dunia pengolahan data dan statistika sudah terpatri kuat sejak awal menginjakkan kaki di perguruan tinggi.

Ia menilai kurikulum yang diterapkan di IPB sangat adaptif dan solutif dalam melatih mahasiswa untuk mengolah data mentah menjadi landasan keputusan strategis yang bernilai tinggi.

Di luar ruang kuliah, Bintang dikenal sebagai sosok mahasiswa yang sangat aktif dan organisatoris.

Ia tercatat pernah memegang sejumlah posisi strategis di organisasi mahasiswa, mulai dari kepengurusan Ormawa Eksekutif PKU, Pionir Muda, hingga menjabat sebagai Direktur Departemen Data Analytics Gamma Sigma Beta, serta Komite Tinggi (Komti) Statistika dan Sains Data Angkatan 59.

Selain aktif membagikan ilmunya sebagai asisten dosen dan menjadi langganan juara di berbagai kompetisi Olimpiade Statistika nasional, Bintang juga sempat menimba pengalaman profesional dengan magang di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi DKI Jakarta.

Kemampuan manajemen waktunya benar-benar teruji ketika ia harus menyelesaikan tugas akhir di tengah padatnya jadwal magang, proyek lepas (freelance), dan kompetisi.

Hebatnya, Bintang berhasil mencatatkan rekor baru di program studinya sebagai mahasiswa tercepat yang meraih Surat Keterangan Lulus (SKL), yakni hanya berselang tiga hari setelah ujian seminar skripsi dilaksanakan.

Langsung Diterima Kerja di Perusahaan Besar Sebelum Wisuda

Prestasi cemerlang di bangku kuliah berbanding lurus dengan pintu kariernya di dunia profesional.

Baca Juga: Sempat Lesu di Awal Melawan 10 Pemain, Garuda Ngamuk di Babak Kedua! Indonesia Bungkam Timor Leste 3-0 Berkat Aksi Ciamik Mathew Baker

Tanpa perlu merasakan fase menganggur atau pusing mencari lowongan kerja setelah lulus, Bintang sudah berhasil mengamankan posisi kerja yang menjanjikan sebelum dirinya resmi memakai toga wisuda.

Ia langsung dipinang dan diterima dalam program elit Management Development Program (MDP) Location di PT Indomarco Prismatama sebagai Static and Instrument Analyst.

Keberhasilan ini menjadi bukti konkret bahwa industri modern saat ini sangat menghargai talenta muda yang memiliki perpaduan antara kecerdasan akademik tinggi dan pengalaman organisasi yang matang.

Perjalanan hidup Nabil Bintang Prayoga menjadi bukti nyata dan tamparan positif bagi siapa saja, bahwa keterbatasan ekonomi bukanlah penghalang untuk meraih mimpi setinggi langit.

 Lewat kerja keras yang konsisten, pemanfaatan fasilitas beasiswa negara yang tepat, serta untaian doa tulus dari keluarga, siapa saja memiliki kesempatan yang sama untuk mengukir prestasi gemilang di tingkat nasional.

Editor : Muhammad Azlan Syah
Sumber : jawapos.com
lulusan terbaik ipb nabil bintang prayoga beasiswa KIP kuliah mahasiswa berprestasi statistika kisah inspiratif anak ipb