RADARBONANG.ID – Sepatu sekolah menjadi salah satu perlengkapan yang digunakan hampir setiap hari.
Mulai dari berangkat ke sekolah, mengikuti kegiatan ekstrakurikuler, hingga berjalan di berbagai kondisi cuaca, membuat sepatu mudah terkena debu, lumpur, hingga noda membandel.
Sayangnya, masih banyak orang yang mencuci sepatu dengan cara yang kurang tepat.
Ada yang langsung merendamnya terlalu lama, menyikat terlalu keras, bahkan menjemurnya di bawah sinar matahari terik.
Kebiasaan tersebut justru dapat mempercepat kerusakan sepatu, mulai dari warna yang memudar, lem yang terlepas, hingga bahan yang cepat sobek.
Padahal, merawat sepatu sekolah tidaklah sulit. Dengan teknik mencuci yang benar, sepatu bisa tetap bersih, nyaman dipakai, dan memiliki usia pakai yang lebih lama. Berikut panduan mencuci sepatu sekolah agar tetap awet dan terlihat seperti baru.
Lepaskan Tali dan Insole Sebelum Mulai Mencuci
Langkah pertama yang sering diabaikan adalah melepas tali sepatu dan insole atau alas bagian dalam sepatu.
Bagian-bagian ini biasanya menjadi tempat berkumpulnya debu, keringat, dan bakteri yang menyebabkan bau tidak sedap. Jika dicuci dalam kondisi masih terpasang, kotoran akan sulit dibersihkan secara maksimal.
Cuci tali sepatu secara terpisah menggunakan air hangat dan deterjen lembut.
Sementara itu, insole cukup dibersihkan secara perlahan menggunakan sikat halus agar bentuknya tidak berubah.
Cara ini juga membuat proses pencucian bagian utama sepatu menjadi lebih mudah dan hasilnya lebih bersih.
Bersihkan Debu dan Lumpur Sebelum Dicuci
Sebelum menggunakan air, pastikan seluruh debu, pasir, atau lumpur yang menempel pada sepatu sudah dibersihkan terlebih dahulu.
Gunakan sikat kering berbulu halus atau kain lembut untuk mengangkat kotoran yang menempel di permukaan maupun sela-sela sol sepatu.
Langkah sederhana ini penting karena dapat mencegah lumpur berubah menjadi noda yang lebih sulit dibersihkan saat terkena air.
Selain itu, membersihkan debu terlebih dahulu juga membantu menjaga permukaan bahan sepatu agar tidak mudah tergores ketika disikat.
Gunakan Sikat Berbulu Halus dan Sabun yang Lembut
Kesalahan yang cukup sering dilakukan adalah menggunakan sikat pakaian dengan bulu yang keras.
Padahal, sikat kasar dapat merusak serat kain, menggores lapisan kulit sintetis, bahkan membuat jahitan sepatu menjadi cepat longgar.
Sebaiknya gunakan sikat gigi bekas yang masih bersih atau sikat khusus sepatu berbulu lembut.
Oleskan sabun cair atau deterjen ringan yang telah dicampur air, kemudian gosok secara perlahan dengan gerakan memutar pada bagian yang kotor.
Hindari penggunaan pemutih atau bahan kimia yang terlalu keras karena dapat menyebabkan warna sepatu memudar dan merusak materialnya.
Jangan Merendam Sepatu Terlalu Lama
Banyak orang mengira merendam sepatu selama berjam-jam akan membuat noda lebih mudah hilang. Faktanya, kebiasaan ini justru dapat mempercepat kerusakan.
Perendaman yang terlalu lama bisa melemahkan daya rekat lem pada sepatu, sehingga sol berisiko terlepas.
Selain itu, beberapa bahan seperti kulit sintetis dan kanvas juga dapat kehilangan bentuk aslinya jika terlalu lama terkena air.
Apabila terdapat noda membandel, cukup bersihkan area tersebut menggunakan sikat lembut dan sabun tanpa harus merendam seluruh bagian sepatu dalam waktu lama.
Bilas dengan Air Bersih Secukupnya
Setelah seluruh noda berhasil dibersihkan, bilas sepatu menggunakan air bersih hingga sisa sabun benar-benar hilang.
Jangan menggunakan tekanan air yang terlalu kuat karena dapat merusak bentuk sepatu, terutama pada bagian jahitan.
Pastikan tidak ada busa yang tertinggal karena sisa deterjen dapat menyebabkan bahan menjadi kaku setelah kering.
Hindari Menjemur di Bawah Sinar Matahari Langsung
Salah satu kesalahan paling umum adalah menjemur sepatu tepat di bawah terik matahari.
Paparan panas yang berlebihan dapat membuat warna sepatu memudar, bahan menjadi keras, dan lem perekat kehilangan kekuatannya.
Cara terbaik adalah mengeringkan sepatu di tempat yang teduh namun memiliki sirkulasi udara yang baik.
Untuk membantu mempertahankan bentuk sepatu, kamu juga bisa memasukkan kertas bekas atau tisu ke dalam bagian dalam sepatu. Cara ini membantu menyerap sisa air sekaligus menjaga bentuk sepatu tetap stabil selama proses pengeringan.
Simpan Sepatu dalam Kondisi Benar
Setelah benar-benar kering, simpan sepatu di tempat yang bersih dan memiliki sirkulasi udara yang baik.
Hindari menyimpan sepatu dalam keadaan lembap karena dapat memicu tumbuhnya jamur dan menimbulkan bau tidak sedap.
Jika memungkinkan, gunakan rak sepatu atau kotak penyimpanan yang memiliki ventilasi udara agar kelembapan tetap terjaga.
Merawat sepatu secara rutin tidak hanya membuat tampilannya tetap menarik, tetapi juga membantu menjaga kenyamanan saat digunakan setiap hari.
Dengan menerapkan cara mencuci yang benar, sepatu sekolah dapat bertahan lebih lama, tetap bersih, dan terlihat seperti baru meski digunakan hampir setiap hari.
Perawatan sederhana yang dilakukan secara rutin tentu jauh lebih hemat dibanding harus sering membeli sepatu baru karena cepat rusak.
Editor : Muhammad Azlan SyahSumber : idntimes.com