Budaya Daerah Kalam Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Pendidikan Religi Ruang Kata Sejarah Seni Sport Techno Wisata

Kenapa Matcha Semakin Populer di Kalangan Gen Z? Ternyata Bukan Sekadar Ikut Tren, Ini Manfaat dan Fakta Menariknya

M. Afiqul Adib • Jumat, 17 Juli 2026 | 15:09 WIB
Matcha kini menjadi minuman favorit anak muda hingga pecinta gaya hidup sehat. (Photo by Andrea Lacasse on Unsplash)
Matcha kini menjadi minuman favorit anak muda hingga pecinta gaya hidup sehat. (Photo by Andrea Lacasse on Unsplash)

RADARBONAG.ID – Dalam beberapa tahun terakhir, matcha menjadi salah satu minuman yang paling banyak diburu, terutama oleh kalangan anak muda.

Hampir setiap kedai kopi hingga kafe kekinian kini menghadirkan berbagai menu berbahan dasar matcha, mulai dari matcha latte, es krim, cake, hingga aneka dessert modern.

Popularitasnya pun terus meningkat seiring berkembangnya tren gaya hidup sehat dan maraknya konten media sosial.

Namun, benarkah matcha hanya populer karena mengikuti tren? Faktanya, ada banyak alasan mengapa bubuk teh hijau asal Jepang ini semakin digemari masyarakat di berbagai belahan dunia.

Selain tampil menarik dengan warna hijau cerah yang khas, matcha juga dikenal memiliki kandungan nutrisi yang lebih tinggi dibandingkan teh hijau biasa. Hal inilah yang membuat banyak orang mulai menjadikannya sebagai bagian dari pola hidup sehat.

Baca Juga: Era Digicam Bangkit Lagi! Ini Alasan Kamera Digital Jadul Kembali Diburu Anak Muda Meski Kamera HP Semakin Canggih

Apa Itu Matcha? Bubuk Teh Hijau Premium dari Jepang

Matcha merupakan bubuk teh hijau yang berasal dari Jepang dan dibuat melalui proses yang berbeda dibandingkan teh hijau biasa.

Daun teh yang digunakan berasal dari tanaman berkualitas tinggi yang ditanam dengan teknik khusus, kemudian dipanen, dikeringkan, dan digiling hingga menjadi bubuk yang sangat halus.

Perbedaan paling mencolok antara matcha dan teh hijau biasa terletak pada cara mengonsumsinya. Jika teh hijau umumnya diseduh lalu ampas daunnya dibuang, maka pada matcha seluruh bubuk daun teh ikut diminum.

Karena seluruh bagian daun dikonsumsi, tubuh memperoleh lebih banyak vitamin, mineral, serta senyawa aktif yang terkandung di dalam daun teh tersebut.

Tak heran jika matcha sering disebut sebagai salah satu minuman dengan kandungan antioksidan yang tinggi.

Ini Perbedaan Matcha dan Teh Hijau Biasa

Meski sama-sama berasal dari tanaman teh, matcha memiliki karakteristik yang cukup berbeda dibandingkan teh hijau konvensional.

Dari segi rasa, matcha menawarkan cita rasa yang lebih kaya, sedikit pahit, tetapi memiliki sentuhan umami yang khas.

Teksturnya juga lebih creamy, terutama ketika diolah menjadi latte.

Sementara itu, teh hijau biasa memiliki rasa yang lebih ringan, segar, dan tidak terlalu pekat.

Perbedaan lainnya terlihat dari warna. Matcha memiliki warna hijau terang yang mencolok karena kandungan klorofilnya yang tinggi. Warna inilah yang membuatnya tampak menarik ketika disajikan dalam berbagai minuman maupun makanan.

Selain rasa dan tampilan, kandungan gizinya juga menjadi pembeda utama. Karena seluruh daun teh dikonsumsi, kadar antioksidan dalam matcha umumnya lebih tinggi dibandingkan teh hijau seduh.

Alasan Matcha Semakin Populer di Kalangan Anak Muda

Popularitas matcha tidak terjadi begitu saja. Ada sejumlah faktor yang membuat minuman ini semakin dikenal luas.

Salah satunya adalah meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan. Banyak orang mulai mencari alternatif minuman yang tidak hanya enak, tetapi juga memiliki manfaat bagi tubuh.

Di sisi lain, industri kuliner juga berperan besar dalam memperkenalkan matcha kepada masyarakat.

Jika dahulu matcha identik dengan upacara minum teh tradisional Jepang, kini bahan ini telah diolah menjadi berbagai produk modern seperti matcha latte, cheesecake, cookies, donat, pancake, pudding, hingga minuman dingin yang cocok dinikmati kapan saja.

Inovasi tersebut membuat matcha lebih mudah diterima oleh berbagai kalangan, termasuk mereka yang sebelumnya belum pernah mengonsumsi teh hijau.

Media Sosial Ikut Mendorong Tren Matcha

Tak bisa dimungkiri, media sosial menjadi salah satu faktor terbesar di balik melonjaknya popularitas matcha.

Warna hijaunya yang cerah membuat minuman ini terlihat sangat menarik saat difoto maupun direkam dalam bentuk video. Tak heran jika banyak unggahan bertema matcha dengan mudah menjadi viral di Instagram, TikTok, maupun platform digital lainnya.

Konten kreator kerap membagikan resep membuat matcha latte di rumah, ulasan berbagai merek matcha, hingga rekomendasi kafe dengan menu matcha terbaik.

Fenomena ini membuat semakin banyak orang penasaran untuk mencobanya.

Bagi sebagian anak muda, menikmati matcha bukan hanya soal rasa, tetapi juga menjadi bagian dari gaya hidup modern yang identik dengan pola hidup sehat dan estetika.

Benarkah Matcha Lebih Sehat?

Salah satu alasan utama mengapa matcha banyak dipilih adalah manfaat kesehatannya.

Matcha diketahui mengandung antioksidan, khususnya katekin, yang berperan membantu melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas.

Selain itu, matcha juga mengandung L-theanine, yaitu asam amino alami yang dipercaya membantu menciptakan efek relaksasi tanpa menyebabkan rasa kantuk.

Kandungan tersebut bekerja berdampingan dengan kafein alami sehingga banyak orang merasa lebih fokus dan tetap bertenaga setelah mengonsumsi matcha.

Tidak sedikit pula yang mengaitkan konsumsi matcha dengan peningkatan konsentrasi, metabolisme tubuh, hingga dukungan terhadap kesehatan jantung apabila dikonsumsi sebagai bagian dari pola makan yang seimbang.

Meski demikian, manfaat tersebut tentu tidak bisa diperoleh secara instan dan tetap harus diimbangi dengan gaya hidup sehat secara keseluruhan.

Baca Juga: Menguak Jejak Perdukunan Nusantara dalam Prasasti Kuno Abad ke-7, Ternyata Dulu Jadi Profesi Terhormat di Masa Kerajaan

Konsumsi Matcha Tetap Harus Bijak

Di balik berbagai manfaatnya, matcha bukan berarti bebas dikonsumsi tanpa batas.

Saat ini banyak produk berbahan dasar matcha yang justru mengandung tambahan gula, krimer, sirup, maupun topping tinggi kalori.

Jika dikonsumsi secara berlebihan, manfaat sehat dari matcha tentu dapat berkurang.

Karena itu, memilih matcha dengan sedikit tambahan gula atau mengolahnya sendiri di rumah bisa menjadi pilihan yang lebih baik.

Pada akhirnya, popularitas matcha memang dipengaruhi oleh tren media sosial dan inovasi kuliner.

Namun, ketenarannya tidak hanya didorong oleh tampilannya yang estetik.

Kandungan nutrisi, antioksidan, serta potensinya dalam mendukung gaya hidup sehat menjadi alasan utama mengapa matcha terus diminati masyarakat di berbagai negara.

Selama dikonsumsi secara bijak dan tidak berlebihan, matcha dapat menjadi salah satu pilihan minuman yang nikmat sekaligus bermanfaat bagi kesehatan.

Editor : Muhammad Azlan Syah
Sumber : Radar Bonang
manfaat matcha teh hijau Jepang minuman matcha gaya hidup sehat matcha