Budaya Daerah Kalam Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Pendidikan Religi Ruang Kata Sejarah Seni Sport Techno Wisata

Fenomena Upwelling Muncul di Selatan Jawa hingga Nusa Tenggara, Nelayan Berpeluang Panen Ikan Lebih Melimpah

Amaliya Syafithri • Selasa, 16 Juni 2026 | 10:43 WIB
Fenomena upwelling mulai muncul dari selatan Jawa hingga Nusa Tenggara. Air kaya nutrien dari dasar laut naik ke permukaan, memicu ledakan fitoplankton dan mengundang kawanan ikan seperti tuna, cakalang, hingga tongkol. (ilustrasi)
Fenomena upwelling mulai muncul dari selatan Jawa hingga Nusa Tenggara. Air kaya nutrien dari dasar laut naik ke permukaan, memicu ledakan fitoplankton dan mengundang kawanan ikan seperti tuna, cakalang, hingga tongkol. (ilustrasi)

RADARBONANG.ID – Perairan selatan Indonesia kembali menunjukkan dinamika alam yang menjadi kabar baik bagi sektor kelautan dan perikanan nasional.

Fenomena oseanografi yang dikenal sebagai upwelling mulai terdeteksi di sejumlah wilayah perairan Samudra Hindia yang membentang dari selatan Pulau Jawa, Bali, hingga Nusa Tenggara.

Fenomena musiman ini telah lama dikenal para peneliti kelautan sebagai salah satu faktor utama yang membuat wilayah selatan Indonesia menjadi kawasan perikanan yang sangat produktif.

Kehadirannya sering kali diikuti oleh meningkatnya populasi berbagai jenis ikan ekonomis penting yang menjadi target tangkapan nelayan.

Tidak mengherankan jika kemunculan upwelling selalu dinantikan oleh masyarakat pesisir yang menggantungkan hidup dari sektor perikanan tangkap.

Baca Juga: Diet Bukan Berarti Tidak Makan, Ini Cara Menurunkan Berat Badan dengan Aman dan Efektif

Apa Itu Upwelling?

Dalam ilmu oseanografi, upwelling merupakan proses naiknya massa air laut dari lapisan yang lebih dalam menuju permukaan laut.

Peristiwa ini biasanya dipicu oleh pola angin musiman yang bertiup secara konsisten dalam periode tertentu.

Saat angin mendorong lapisan air permukaan menjauh dari garis pantai, ruang kosong yang terbentuk akan digantikan oleh air dari lapisan bawah laut.

Air yang berasal dari kedalaman ini memiliki karakteristik berbeda dibandingkan air permukaan.

Suhunya cenderung lebih dingin dan kaya akan berbagai unsur hara penting seperti nitrat, fosfat, serta silikat.

Kandungan nutrien tersebut menjadi "pupuk alami" bagi ekosistem laut sehingga mampu meningkatkan produktivitas perairan secara signifikan.

Fitoplankton Berkembang Pesat

Salah satu dampak paling nyata dari fenomena upwelling adalah meningkatnya populasi fitoplankton.

Fitoplankton merupakan organisme mikroskopis yang hidup di permukaan laut dan berperan sebagai produsen utama dalam rantai makanan laut.

Dengan melimpahnya nutrien yang terbawa dari dasar laut, fitoplankton dapat berkembang biak dengan sangat cepat.

Pertumbuhan fitoplankton yang melimpah sering kali terlihat melalui perubahan warna air laut menjadi lebih hijau karena tingginya konsentrasi klorofil.

Bagi ekosistem laut, kondisi ini menjadi pertanda meningkatnya ketersediaan sumber makanan bagi berbagai organisme lainnya.

Mengundang Datangnya Berbagai Jenis Ikan

Melimpahnya fitoplankton akan menarik zooplankton yang memanfaatkannya sebagai sumber makanan.

Selanjutnya, zooplankton akan menjadi santapan bagi ikan-ikan kecil. Rantai makanan tersebut terus berlanjut hingga menarik kehadiran ikan-ikan berukuran lebih besar.

Inilah alasan mengapa kawasan yang mengalami upwelling sering berubah menjadi lokasi berkumpulnya berbagai jenis ikan pelagis.

Beberapa spesies yang kerap ditemukan dalam jumlah besar selama periode upwelling antara lain tuna, cakalang, tongkol, lemuru, hingga berbagai jenis ikan laut lainnya yang memiliki nilai ekonomi tinggi.

Kondisi tersebut menjadikan wilayah perairan selatan Indonesia sebagai salah satu fishing ground atau daerah penangkapan ikan yang sangat potensial.

Dampak Positif bagi Nelayan

Bagi para nelayan, kemunculan upwelling dapat memberikan peluang peningkatan hasil tangkapan.

Ketika populasi ikan meningkat dan berkumpul di wilayah tertentu, aktivitas penangkapan menjadi lebih efektif sehingga biaya operasional dapat ditekan.

Pada saat yang sama, peluang memperoleh hasil tangkapan dalam jumlah lebih besar juga meningkat.

Fenomena ini secara tidak langsung berkontribusi terhadap peningkatan pendapatan masyarakat pesisir yang menggantungkan mata pencaharian dari sektor perikanan.

Tidak sedikit daerah di pesisir selatan Jawa dan Bali yang mengalami peningkatan aktivitas ekonomi saat musim upwelling berlangsung.

Menjadi Bagian Penting Ekosistem Laut Indonesia

Indonesia dikenal sebagai salah satu negara dengan keanekaragaman hayati laut terbesar di dunia.

Fenomena upwelling menjadi salah satu faktor yang mendukung tingginya produktivitas perairan nasional.

Proses alami ini membantu menjaga keseimbangan ekosistem dengan memastikan pasokan nutrien tetap tersedia bagi berbagai organisme laut.

Selain mendukung sektor perikanan, keberadaan upwelling juga berperan dalam siklus biogeokimia laut yang penting bagi kesehatan lingkungan perairan secara keseluruhan.

Karena itu, fenomena ini tidak hanya bernilai ekonomi, tetapi juga memiliki arti penting dari sisi ekologi.

Perlu Dikelola Secara Berkelanjutan

Meski membawa banyak manfaat, para ahli mengingatkan bahwa meningkatnya populasi ikan saat upwelling terjadi tidak boleh dimanfaatkan secara berlebihan.

Penangkapan yang tidak terkendali dapat mengganggu keseimbangan populasi ikan dan berpotensi menurunkan produktivitas perairan dalam jangka panjang.

Pemerintah, pelaku usaha perikanan, dan masyarakat pesisir perlu menerapkan prinsip pengelolaan sumber daya laut yang berkelanjutan agar manfaat fenomena ini dapat dirasakan dalam waktu yang lebih lama.

Baca Juga: Indonesia Raya Berkumandang di Portugal, Pebalap Muda Asal Sleman Kiandra Ramadhipa Raih Gelar Juara Moto3 Junior

Pemantauan kondisi oseanografi, pengaturan musim tangkap, serta penerapan praktik penangkapan yang ramah lingkungan menjadi langkah penting untuk menjaga keseimbangan tersebut.

Berkah Alam yang Patut Dijaga

Fenomena upwelling merupakan salah satu bukti bagaimana proses alam dapat memberikan manfaat besar bagi kehidupan manusia.

Naiknya massa air kaya nutrien dari dasar laut tidak hanya meningkatkan produktivitas ekosistem, tetapi juga menjadi sumber penghidupan bagi ribuan nelayan di berbagai wilayah Indonesia.

Dengan pengelolaan yang bijak dan berkelanjutan, fenomena alam tahunan ini dapat terus menjadi berkah bagi sektor perikanan nasional sekaligus menjaga kesehatan ekosistem laut Indonesia untuk generasi mendatang.

Editor : Muhammad Azlan Syah
#sampah plastik jadi BBM #teknologi pirolisis #inovasi warga Bali #pengolahan limbah plastik #energi alternatif Indonesia