Budaya Daerah Kalam Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Pendidikan Religi Ruang Kata Sejarah Seni Sport Techno Wisata

Kondom Bisa Semakin Mahal di Pasaran, Produsen Global Karex Sebut Permintaan dan Ongkos Logistik Naik Tajam

M Robit Bilhaq • Sabtu, 23 Mei 2026 | 14:02 WIB
Harga kondom global diprediksi melonjak tajam setelah biaya distribusi dan bahan baku ikut terdampak konflik dunia. (sumber: Medical Daily, ilustrasi kondom)
Harga kondom global diprediksi melonjak tajam setelah biaya distribusi dan bahan baku ikut terdampak konflik dunia. (sumber: Medical Daily, ilustrasi kondom)

RADARBONANG.ID – Kabar kurang menyenangkan datang dari industri alat kontrasepsi global.

Karex, perusahaan pembuat kondom terbesar di dunia yang berbasis di Malaysia, berencana menaikkan harga produk mereka hingga 20 sampai 30 persen dalam waktu dekat.

Kenaikan harga tersebut dipicu oleh membengkaknya biaya produksi dan gangguan distribusi internasional yang semakin parah akibat ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah, khususnya konflik yang melibatkan Iran.

Pihak perusahaan bahkan memperingatkan bahwa lonjakan harga masih bisa bertambah apabila hambatan pengiriman barang terus berlangsung dalam beberapa bulan ke depan.

Baca Juga: BTS Bakal Guncang Jakarta Akhir 2026, Simak Jadwal War Tiket dan Prediksi Harga Seat VIP

Permintaan Naik Tajam, Distribusi Justru Tersendat

Di tengah situasi global yang tidak stabil, Karex menyebut permintaan pasar terhadap produk kondom justru meningkat hingga 30 persen.

Namun di saat kebutuhan konsumen bertambah, perusahaan menghadapi tantangan besar dalam proses distribusi internasional.

Jalur pengiriman barang menuju kawasan Eropa dan Amerika Serikat disebut mengalami keterlambatan cukup signifikan.

Waktu pengiriman yang sebelumnya hanya membutuhkan sekitar satu bulan kini bisa memakan waktu hampir dua bulan akibat penumpukan logistik di jalur pelayaran internasional.

Pimpinan eksekutif Karex, Goh Miah Kiat, menjelaskan bahwa banyak pasokan produk yang saat ini masih tertahan di kapal pengangkut dan belum tiba di negara tujuan.

Situasi tersebut membuat stok di sejumlah pasar global mulai menipis.

Biaya Produksi Ikut Membengkak

Selain persoalan distribusi, perusahaan juga menghadapi kenaikan biaya manufaktur yang cukup berat sejak konflik Timur Tengah memanas.

Harga berbagai bahan baku utama seperti karet sintetis dan nitril dilaporkan mengalami peningkatan.

Tidak hanya itu, komponen pendukung lain seperti aluminium foil untuk kemasan hingga pelumas berbahan silikon juga ikut terdampak.

Akibatnya, biaya operasional produksi melonjak dan perusahaan merasa tidak memiliki banyak pilihan selain menyesuaikan harga jual ke konsumen.

Meski demikian, Karex mengklaim masih memiliki cadangan stok yang cukup untuk memenuhi kebutuhan pasar global dalam beberapa bulan mendatang.

Karex Jadi Pemasok Merek Kondom Ternama Dunia

Sebagai informasi, Karex merupakan salah satu pemain terbesar dalam industri alat kontrasepsi dunia.

Perusahaan ini mampu memproduksi lebih dari lima miliar unit kondom setiap tahunnya dan menjadi pemasok utama bagi berbagai merek internasional terkenal seperti Durex dan Trojan.

Karena skala produksinya sangat besar, setiap perubahan kebijakan harga dari Karex berpotensi memberikan dampak luas terhadap pasar global.

Dampak Bantuan Internasional yang Berkurang

Karex juga menyoroti berkurangnya bantuan internasional untuk pengadaan alat kontrasepsi dalam beberapa tahun terakhir sebagai faktor yang memperburuk kondisi pasar.

Penurunan dukungan dari lembaga pembangunan internasional, khususnya dari Amerika Serikat, disebut membuat cadangan kondom global mengalami penurunan cukup tajam.

Kondisi tersebut membuat permintaan terhadap produk komersial meningkat pesat di tengah pasokan yang justru terhambat.

Baca Juga: Menlu Sugiono Pastikan 9 WNI yang Ditangkap Israel Saat Misi Kemanusiaan Gaza Sudah Dibebaskan

Konsumen Berpotensi Merasakan Dampaknya

Jika rencana kenaikan harga benar-benar diterapkan, konsumen di berbagai negara kemungkinan akan mulai merasakan dampaknya dalam waktu dekat.

Lonjakan harga ini diperkirakan tidak hanya memengaruhi pasar retail, tetapi juga distribusi alat kontrasepsi untuk program kesehatan masyarakat di sejumlah negara berkembang.

Dengan situasi geopolitik global yang masih belum stabil, industri alat kontrasepsi kini ikut menjadi salah satu sektor yang terdampak langsung oleh gangguan rantai pasok internasional.

Editor : Muhammad Azlan Syah
#perang Iran #harga kondom naik #Karex Malaysia #kondom dunia #harga alat kontrasepsi