Budaya Daerah Kalam Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Pendidikan Religi Ruang Kata Sejarah Seni Sport Techno Wisata

Viral Warga China Jarang Lari di Pinggir Jalan, Infrastruktur Olahraga Modern Jadi Kunci Utamanya

Amaliya Syafithri • Minggu, 17 Mei 2026 | 15:59 WIB
Di China, warga jarang terlihat jogging di jalan raya. Bukan karena malas olahraga, tapi karena fasilitas publik mereka terlalu lengkap. (Sumber: Instagram @zonasehat.today)
Di China, warga jarang terlihat jogging di jalan raya. Bukan karena malas olahraga, tapi karena fasilitas publik mereka terlalu lengkap. (Sumber: Instagram @zonasehat.today)

RADARBONANG.ID – Kesadaran masyarakat dunia terhadap pentingnya menjaga kesehatan lewat olahraga rutin terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Aktivitas seperti jogging atau lari pagi kini menjadi bagian dari gaya hidup modern di berbagai negara.

Namun ada pemandangan berbeda yang menarik perhatian banyak netizen internasional di China.

Di berbagai kota besar China, masyarakat justru sangat jarang terlihat berlari di jalan raya atau trotoar umum yang dipadati kendaraan.

Fenomena tersebut belakangan viral di media sosial setelah seorang pengguna Threads dengan akun @ditujuan_ membagikan pengalamannya selama tinggal di Negeri Tirai Bambu.

Baca Juga: Ujaran Kebencian di X Jadi Sorotan Inggris, Ofcom Desak Platform Elon Musk Bertindak Tegas

Dalam unggahannya, ia mengaku hampir tidak pernah melihat warga melakukan jogging di jalan umum seperti yang biasa ditemukan di banyak negara berkembang.

Ternyata, alasan di balik fenomena tersebut bukan karena masyarakat China malas berolahraga.

Justru sebaliknya, mereka memiliki fasilitas olahraga publik yang sangat lengkap, modern, dan terintegrasi dengan tata kota.

Jogging Track Khusus Ada di Hampir Semua Kawasan

Pemerintah China dalam beberapa tahun terakhir memang dikenal sangat agresif membangun infrastruktur olahraga berbasis komunitas.

Di hampir setiap kawasan pemukiman, taman kota, hingga area publik, tersedia jogging track khusus yang dirancang nyaman dan aman bagi para pelari.

Jalur lari tersebut biasanya dipisahkan secara fisik dari jalur kendaraan bermotor maupun jalur sepeda.

Dengan sistem seperti itu, warga dapat berolahraga tanpa harus khawatir terkena polusi kendaraan atau risiko kecelakaan lalu lintas.

Selain itu, permukaan jogging track juga dibuat menggunakan material khusus yang lebih ramah terhadap lutut dan persendian.

Hal tersebut membuat aktivitas olahraga terasa jauh lebih nyaman dibanding harus berlari di aspal jalan raya.

Taman Kota Disulap Jadi Fitness Park Modern

Tidak hanya menyediakan jalur lari, banyak taman publik di China juga diubah menjadi kawasan olahraga terpadu atau fitness parks.

Area tersebut dilengkapi berbagai alat olahraga luar ruangan yang dapat digunakan secara gratis oleh masyarakat.

Mulai dari alat latihan kardio, area peregangan, hingga fasilitas latihan kekuatan tersedia di ruang terbuka yang mudah diakses siapa saja.

Budaya olahraga di China akhirnya tidak hanya berkembang di pusat kebugaran tertutup, tetapi juga menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat perkotaan.

Pemandangan warga berolahraga bersama di taman kota pun menjadi hal yang sangat umum ditemukan di sana.

Fasilitas Olahraga Dibangun Hingga Bawah Jembatan

Yang membuat banyak orang kagum adalah bagaimana fasilitas olahraga di China dibangun secara terintegrasi di berbagai ruang kota.

Tidak hanya di taman terbuka, pemerintah juga memanfaatkan bantaran sungai, atap pusat perbelanjaan, hingga ruang kosong di bawah jalan layang untuk dijadikan area olahraga publik.

Beberapa lokasi bahkan disulap menjadi lapangan mini multifungsi yang dapat dipakai bermain basket, futsal, atau jogging.

Pemanfaatan ruang kota secara kreatif tersebut membuat masyarakat memiliki banyak pilihan tempat untuk beraktivitas fisik tanpa harus pergi jauh.

Akses yang mudah dan gratis inilah yang menjadi salah satu alasan warga China tidak perlu lagi berlari di jalan raya umum.

Didukung Program Nasional “Fitness for All”

Budaya hidup sehat di China juga mendapat dukungan penuh dari pemerintah melalui program nasional bernama “Fitness for All”.

Kebijakan tersebut bertujuan meningkatkan kesehatan masyarakat sekaligus mengurangi tingkat stres warga perkotaan.

Melalui program itu, pembangunan fasilitas olahraga publik terus diperluas secara merata ke berbagai daerah.

Pemerintah China menilai olahraga bukan sekadar aktivitas pribadi, tetapi bagian penting dari kualitas hidup masyarakat modern.

Karena itu, investasi besar di bidang infrastruktur olahraga dianggap sebagai bagian dari pembangunan kota jangka panjang.

Viral dan Bikin Netizen Negara Lain Iri

Unggahan tentang fasilitas olahraga publik di China langsung menuai banyak komentar dari netizen internasional.

Banyak yang merasa kagum sekaligus iri melihat bagaimana tata kota di sana mampu mendukung gaya hidup sehat masyarakatnya.

Baca Juga: Polisi Dalami Dugaan Pengeroyokan di Tempat Biliar Grogol, Korban Diduga Dilempar dari Lantai Dua

Tak sedikit pula pengguna media sosial dari berbagai negara, termasuk Indonesia, berharap konsep serupa bisa diterapkan di kota-kota mereka.

Sebab di banyak wilayah perkotaan, aktivitas jogging masih sering bercampur dengan polusi, kendaraan, dan kondisi trotoar yang kurang nyaman.

Fenomena ini memperlihatkan bahwa pembangunan fasilitas publik yang matang tidak hanya membuat kota terlihat modern dan estetis.

Lebih dari itu, infrastruktur yang terencana dengan baik juga mampu meningkatkan kualitas hidup dan kesehatan masyarakat secara langsung.

Editor : Muhammad Azlan Syah
#jogging track China #fasilitas olahraga publik #fitness park #tata kota China #china