RADARBONANG.ID - Motor bekas hingga kini masih menjadi pilihan banyak masyarakat, terutama bagi pemula yang ingin memiliki kendaraan pribadi tanpa harus mengeluarkan biaya besar.
Selain harga yang lebih terjangkau dibanding motor baru, motor bekas juga memiliki banyak pilihan model dan bisa langsung digunakan tanpa harus menunggu proses inden.
Bagi sebagian orang, membeli motor bekas dianggap lebih realistis untuk kebutuhan harian seperti bekerja, kuliah, atau aktivitas sehari-hari lainnya.
Namun, membeli motor bekas tidak boleh dilakukan secara asal.
Jika kurang teliti, pembeli bisa mendapatkan kendaraan dengan banyak masalah yang justru membuat biaya perawatan membengkak.
Karena itu, ada beberapa hal penting yang wajib diperhatikan sebelum memutuskan membeli motor bekas.
Cek Kondisi Mesin dan Suara Motor
Bagian paling penting saat membeli motor bekas adalah kondisi mesin.
Mesin yang sehat biasanya memiliki suara halus, stabil, dan tidak mengeluarkan bunyi kasar berlebihan.
Saat motor dinyalakan, perhatikan apakah ada getaran aneh atau suara seperti gesekan yang tidak normal.
Selain itu, cek juga apakah motor mengeluarkan asap berlebihan dari knalpot.
Asap putih pekat atau asap hitam bisa menjadi tanda adanya masalah pada mesin.
Untuk pemula yang belum terlalu memahami kondisi mesin, sebaiknya ajak teman atau mekanik yang lebih berpengalaman agar proses pengecekan lebih aman.
Pastikan Surat Kendaraan Lengkap dan Asli
Hal penting lain yang tidak boleh diabaikan adalah legalitas kendaraan.
Pastikan motor memiliki STNK dan BPKB asli serta data nomor rangka dan nomor mesin sesuai dengan dokumen.
Hindari membeli motor dengan surat tidak lengkap atau status kendaraan yang meragukan karena bisa menimbulkan masalah hukum di kemudian hari.
Jika memungkinkan, cek juga riwayat pajak kendaraan untuk memastikan tidak ada tunggakan yang terlalu besar.
Motor dengan dokumen lengkap biasanya lebih aman dan memiliki nilai jual kembali yang lebih baik.
Jangan Langsung Tergiur Harga Murah
Banyak orang tergoda membeli motor karena harganya jauh lebih murah dibanding pasaran.
Padahal, harga yang terlalu rendah bisa menjadi tanda adanya masalah tersembunyi pada kendaraan.
Bisa saja motor pernah mengalami kecelakaan berat, mesin bermasalah, atau dokumennya tidak lengkap.
Karena itu, penting untuk membandingkan harga dengan motor sejenis di pasaran agar tidak mudah tergoda penawaran yang terlalu murah.
Lebih baik mengeluarkan sedikit biaya tambahan untuk motor yang kondisinya jelas dibanding harus mengeluarkan biaya servis besar setelah membeli.
Perhatikan Kondisi Ban, Rangka, dan Kelistrikan
Selain mesin, kondisi fisik motor juga wajib diperiksa secara detail.
Cek bagian ban apakah masih tebal atau sudah aus. Ban yang tipis tentu akan menambah biaya penggantian dalam waktu dekat.
Perhatikan juga kondisi rangka motor. Hindari motor dengan rangka berkarat parah atau terlihat bekas las karena bisa memengaruhi keamanan dan kestabilan kendaraan.
Kelistrikan juga tidak kalah penting. Pastikan lampu, klakson, speedometer, dan starter berfungsi dengan baik.
Kerusakan kelistrikan sering dianggap sepele, padahal bisa cukup merepotkan jika terjadi terus-menerus.
Test Ride Sebelum Membeli Sangat Penting
Salah satu kesalahan yang sering dilakukan pembeli pemula adalah membeli motor tanpa mencoba mengendarainya terlebih dahulu.
Padahal, test ride sangat penting untuk mengetahui kondisi motor secara langsung.
Saat test ride, pembeli bisa merasakan kenyamanan posisi berkendara, respons gas, performa rem, hingga kestabilan motor saat melaju.
Jika motor terasa limbung, setang tidak stabil, atau mesin kurang responsif, sebaiknya pertimbangkan kembali sebelum membeli.
Test ride juga membantu memastikan apakah motor cocok digunakan untuk kebutuhan sehari-hari.
Jangan Terburu-buru Saat Memilih
Membeli motor bekas membutuhkan ketelitian dan kesabaran.
Jangan langsung mengambil keputusan hanya karena terburu-buru ingin memiliki kendaraan.
Luangkan waktu untuk membandingkan beberapa pilihan agar mendapatkan motor dengan kondisi terbaik.
Jika perlu, lakukan pengecekan di siang hari agar kondisi fisik motor terlihat lebih jelas.
Mengajak teman yang paham otomotif juga bisa membantu mengurangi risiko salah beli.
Motor Bekas Tetap Bisa Jadi Pilihan Cerdas
Fenomena motor bekas menunjukkan bahwa kebutuhan kendaraan tidak selalu harus dipenuhi dengan membeli barang baru.
Baca Juga: BGN Perketat Program Makan Bergizi Gratis, SPPG yang Belum Kantongi SLHS Terancam Disetop Sementara
Motor bekas yang dirawat dengan baik tetap bisa menjadi kendaraan andalan untuk aktivitas sehari-hari.
Bahkan, banyak motor bekas yang kualitasnya masih sangat bagus dan nyaman digunakan selama bertahun-tahun.
Karena itu, membeli motor bekas sebenarnya bisa menjadi keputusan cerdas selama dilakukan dengan hati-hati dan penuh pertimbangan.
Ketelitian Jadi Kunci Utama
Pada akhirnya, membeli motor bekas bukan hanya soal mencari harga murah, tetapi juga soal ketelitian dalam memilih kendaraan yang benar-benar layak pakai.
Dengan pengecekan yang tepat dan keputusan yang matang, motor bekas bisa menjadi investasi kecil yang sangat membantu mobilitas sehari-hari tanpa harus menguras kantong.
Editor : Muhammad Azlan Syah