Budaya Daerah Kalam Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Pendidikan Religi Ruang Kata Sejarah Seni Sport Techno Wisata

Gen Z Mulai Tinggalkan TWS dan Kembali ke Earphone Kabel, Ternyata Alasannya Bukan Sekadar Nostalgia

Siska Yudianti • Kamis, 7 Mei 2026 | 11:13 WIB
Di era semua serba wireless, Gen Z malah balik pakai earphone kabel… ternyata alasannya lebih dalam dari sekadar nostalgia (ilustrasi)
Di era semua serba wireless, Gen Z malah balik pakai earphone kabel… ternyata alasannya lebih dalam dari sekadar nostalgia (ilustrasi)

RADARBONANG.ID — Di tengah dominasi perangkat wireless yang semakin canggih, muncul fenomena tak terduga di kalangan anak muda.

Generasi Z yang selama ini identik dengan teknologi praktis dan serba Bluetooth justru mulai kembali menggunakan earphone kabel.

Pemandangan kabel menjuntai dari telinga kini kembali sering terlihat di kafe, coworking space, transportasi umum, hingga kampus.

Fenomena ini bukan sekadar tren nostalgia biasa. Ada perubahan cara pandang terhadap teknologi, gaya hidup, hingga cara Gen Z menikmati pengalaman digital.

Baca Juga: Kecanduan Hiburan Instan di Media Sosial, Ini Dampaknya pada Fokus dan Produktivitas

Kualitas Suara Masih Jadi Alasan Utama

Salah satu alasan terbesar earphone kabel kembali diminati adalah kualitas audio yang dianggap lebih baik dibanding TWS.

Tanpa proses kompresi Bluetooth, suara yang dihasilkan earphone kabel terasa lebih detail, lebih natural, dan memiliki delay yang sangat minim.

Hal ini menjadi penting terutama bagi Gen Z yang mulai banyak terjun ke dunia kreatif seperti editing video, produksi musik, podcast, hingga content creation.

Bagi sebagian pengguna, pengalaman mendengarkan musik menggunakan earphone kabel terasa lebih “hidup” dan emosional.

Mulai Lelah dengan Rutinitas Charging

Di era gadget modern, hampir semua perangkat membutuhkan daya baterai.

Mulai dari smartphone, smartwatch, laptop, hingga TWS harus rutin diisi ulang setiap hari.

Tanpa disadari, hal sederhana ini mulai terasa melelahkan bagi banyak orang.

Earphone kabel hadir dengan kesederhanaan yang justru terasa menyenangkan: tinggal colok dan langsung digunakan tanpa perlu pairing atau khawatir baterai habis.

Di tengah dunia yang semakin rumit, kesederhanaan mulai terasa seperti kemewahan baru.

Bukan Sekadar Alat, Tapi Bagian dari Gaya

Bagi Gen Z, barang yang digunakan sering kali menjadi bagian dari identitas diri.

Earphone kabel kini bukan hanya alat untuk mendengarkan musik, tetapi juga bagian dari estetika dan persona.

Tampilan kabel yang menjuntai memberi kesan old school, artsy, dan lebih autentik dibanding TWS yang dianggap terlalu umum dan seragam.

Di media sosial, gaya ini bahkan mulai dikenal sebagai bagian dari “wired aesthetic” yang identik dengan nuansa indie dan nostalgia digital.

Tren Nostalgia Semakin Kuat

Kembalinya earphone kabel juga tidak lepas dari tren nostalgia yang sedang berkembang di kalangan anak muda.

Mulai dari kamera analog, MP3 player, kaset, hingga fashion era 2000-an kembali populer dalam beberapa tahun terakhir.

Meski sebagian Gen Z tidak benar-benar hidup di era tersebut, mereka tetap merasa tertarik dengan suasana yang dianggap lebih sederhana dan lebih “nyata”.

Earphone kabel akhirnya ikut menjadi simbol dari tren nostalgia modern ini.

Bentuk Kecil dari Digital Detox

Fenomena ini ternyata juga berkaitan dengan kelelahan digital yang mulai dirasakan banyak Gen Z.

Sebagai generasi yang tumbuh paling dekat dengan internet dan media sosial, mereka juga menjadi kelompok yang paling sering mengalami burnout digital.

Notifikasi tanpa henti, algoritma media sosial, dan konektivitas terus-menerus membuat sebagian anak muda mulai mencari cara untuk merasa lebih tenang.

Earphone kabel menawarkan pengalaman yang lebih manual dan sederhana.

Tidak ada auto-connect, perpindahan perangkat otomatis, atau fitur pintar yang terlalu aktif.

Bagi sebagian orang, hal ini justru terasa lebih nyaman dan tidak melelahkan.

Faktor Ekonomi Mulai Dipertimbangkan

Selain soal gaya hidup, faktor ekonomi juga ikut memengaruhi tren ini.

Earphone kabel menawarkan kualitas audio yang cukup baik dengan harga jauh lebih murah dibanding TWS premium.

Di tengah kondisi ekonomi yang tidak selalu stabil, Gen Z mulai menunjukkan pola konsumsi yang lebih rasional.

Mereka tidak lagi selalu mengejar produk paling baru, tetapi lebih mempertimbangkan nilai dan fungsi.

Media Sosial Membuat Tren Makin Cepat Viral

TikTok dan Instagram juga memiliki peran besar dalam menghidupkan kembali tren earphone kabel.

Konten daily vlog, OOTD, hingga video aesthetic sering menampilkan earphone kabel sebagai bagian dari gaya visual tertentu.

Semakin sering terlihat di media sosial, semakin banyak orang yang ikut mencoba dan akhirnya menjadikan tren ini semakin luas.

Apakah TWS Akan Ditinggalkan?

Meski earphone kabel kembali populer, bukan berarti TWS akan benar-benar hilang.

TWS tetap unggul untuk aktivitas seperti olahraga, multitasking, dan mobilitas tinggi.

Yang berubah sebenarnya adalah cara Gen Z memilih teknologi.

Baca Juga: Terjebak Ambisi Tanpa Henti, Begini Cara Menemukan Keseimbangan dan Arti “Cukup” dalam Hidup

Mereka kini lebih fleksibel dan tidak selalu menganggap produk terbaru sebagai pilihan terbaik untuk semua situasi.

Ketika Sederhana Justru Terasa Lebih Bermakna

Kembalinya earphone kabel menunjukkan bahwa tren teknologi tidak selalu bergerak ke arah yang semakin canggih.

Kadang, di tengah dunia yang terlalu cepat dan terlalu terkoneksi, sesuatu yang sederhana justru terasa lebih nyaman dan relevan.

Bagi Gen Z, menggunakan earphone kabel bukan sekadar soal audio atau nostalgia. Ini juga menjadi simbol tentang bagaimana mereka ingin menikmati teknologi dengan cara yang lebih personal, lebih tenang, dan lebih autentik.

Editor : Muhammad Azlan Syah
#Gen Z earphone kabel #tren TWS 2026 #earphone kabel viral #nostalgia teknologi Gen Z #wired aesthetic