Budaya Daerah Kalam Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Pendidikan Religi Ruang Kata Sejarah Seni Sport Techno Wisata

Dari Ekspektasi Drakor ke Realita, Aurel Hermansyah Bagikan Pengalaman Parenting yang Menguras Emosi

Jeny Tri Kurnia Putri • Selasa, 28 April 2026 | 14:23 WIB
Di balik kehidupan glamor, Aurel Hermansyah justru belajar sabar dari anaknya. Ini cerita parenting yang relatable! (Sumber Foto: Pinterest Potret Aurel Hermansyah)
Di balik kehidupan glamor, Aurel Hermansyah justru belajar sabar dari anaknya. Ini cerita parenting yang relatable! (Sumber Foto: Pinterest Potret Aurel Hermansyah)

 

RADARBONANG.ID – Menjalani peran sebagai ibu di usia muda menjadi pengalaman penuh warna bagi Aurel Hermansyah.

Sejak menikah dengan Atta Halilintar pada 2021, Aurel kini disibukkan dengan aktivitas mengasuh dua buah hatinya, yaitu Ameena Hanna Nur Atta dan Azura Humaira Nur Atta.

Di balik kehidupan keluarga yang terlihat harmonis di media sosial, Aurel mengaku perjalanan parenting yang ia jalani tidak selalu mudah.

Banyak proses adaptasi yang harus dilalui, termasuk menghadapi perubahan peran dan tanggung jawab sebagai ibu.

Baca Juga: Bukan Sekadar Buah Segar, Nanas Ternyata Ampuh Bantu Turunkan Berat Badan

Realita Pernikahan Tak Seindah Drakor

Dalam perbincangan santai di kanal YouTube milik Nikita Willy, Aurel mengungkapkan bahwa ekspektasi awalnya tentang pernikahan sempat berbeda jauh dari kenyataan.

Ia mengaku dulu membayangkan kehidupan rumah tangga seperti drama Korea yang penuh kejutan romantis.

Namun setelah menjalani sendiri, ia menyadari bahwa realita pernikahan jauh lebih kompleks.

Meski begitu, Aurel tetap melihat pernikahan sebagai perjalanan indah yang harus dijalani dengan kesiapan mental dan komitmen.

Sistem Poin untuk Ajarkan Disiplin

Salah satu hal menarik dalam pola asuh yang diterapkan di keluarga ini adalah penggunaan sistem poin untuk anak.

Ide tersebut berasal dari Atta Halilintar yang ingin melatih kedisiplinan sejak dini.

Melalui sistem ini, Ameena akan mendapatkan poin setiap kali berhasil melakukan hal positif, seperti menghafal doa, surat pendek, atau membereskan mainan.

Setiap poin memiliki nilai tertentu dan dapat ditukarkan di akhir pekan.

Metode ini secara tidak langsung mengajarkan anak tentang usaha, tanggung jawab, serta konsep penghargaan.

Pendekatan ini juga menjadi cara kreatif untuk membuat proses belajar terasa menyenangkan bagi anak.

Dinamika Peran Orang Tua

Dalam keseharian, Aurel mengaku dirinya sering berperan sebagai sosok yang lebih tegas, sementara Atta cenderung lebih santai.

Ia bahkan menyebut dirinya sebagai “bad cop” dalam pola asuh, karena lebih sering mengatur dan menegur anak.

Meski demikian, pembagian peran ini justru membantu menciptakan keseimbangan dalam pengasuhan.

Aurel menyadari bahwa setiap orang tua memiliki gaya masing-masing, dan yang terpenting adalah bagaimana keduanya bisa saling melengkapi.

Belajar Kesabaran dari Anak

Menariknya, Aurel justru merasa banyak belajar dari anak pertamanya, Ameena.

Ia menilai Ameena memiliki sifat sabar yang luar biasa, terutama saat menghadapi adiknya yang masih kecil.

Dalam beberapa situasi, Ameena memilih untuk tidak membalas ketika diganggu, melainkan meminta bantuan orang tuanya.

Sikap ini membuat Aurel terharu sekaligus tersadar bahwa anak bisa menjadi cerminan sekaligus guru dalam kehidupan.

Bagi Aurel, pengalaman tersebut menjadi pengingat untuk terus memperbaiki diri dan mengendalikan emosi.

Parenting sebagai Proses Bertumbuh

Aurel menegaskan bahwa menjadi orang tua adalah proses belajar yang tidak pernah selesai.

Setiap hari selalu ada hal baru yang bisa dipelajari dari anak.

Ia juga menyadari bahwa memiliki anak membuatnya berkembang menjadi pribadi yang lebih sabar dan dewasa.

Perubahan ini dirasakan terutama dalam cara ia menghadapi situasi sulit dan mengelola emosi.

Pesan untuk Generasi Muda

Di akhir perbincangan, Aurel memberikan pesan kepada generasi muda, khususnya yang masih ragu untuk menikah atau memiliki anak di usia muda.

Menurutnya, menikah bukan sekadar tentang kebahagiaan, tetapi juga tentang proses bertumbuh bersama pasangan.

Ia mengakui bahwa ada banyak tantangan, namun semua itu bisa dilalui jika dijalani dengan keterbukaan dan kesiapan.

Memiliki anak, menurut Aurel, justru membawa banyak pelajaran berharga yang tidak bisa didapatkan dari pengalaman lain.

Jadi Inspirasi Banyak Orang

Kisah parenting Aurel Hermansyah menjadi inspirasi bagi banyak pasangan muda.

Di tengah sorotan publik, ia tetap berusaha menjalani peran sebagai ibu dengan penuh kesungguhan.

Baca Juga: Bukan Sekadar Angka, Pengusaha Muda Theo Derick Ungkap Sisi Lain Dunia Pendidikan: Sekolah itu Tempat Membentuk Karakter, Bukan Tempat Cari Uang

Pengalaman yang ia bagikan menunjukkan bahwa di balik kehidupan yang terlihat sempurna, tetap ada proses belajar yang panjang.

Pada akhirnya, parenting bukan tentang menjadi sempurna, melainkan tentang terus berusaha menjadi lebih baik setiap harinya.

Perjalanan Aurel menjadi bukti bahwa menjadi orang tua di usia muda bukanlah hal yang mustahil, melainkan kesempatan untuk tumbuh dan belajar bersama keluarga.

Editor : Muhammad Azlan Syah
#Aurel Hermansyah parenting #cara didik anak artis #sistem poin anak #pengalaman ibu muda #keluarga Atta Halilintar