RADARBONANG.ID – Keputusan tak biasa datang dari selebritas Ashanty.
Setelah resmi menyandang gelar doktor, istri dari Anang Hermansyah itu justru mengungkapkan rencana untuk kembali menempuh pendidikan dari jenjang sarjana strata satu (S1).
Langkah ini sontak menjadi sorotan publik. Pasalnya, tidak banyak orang yang memilih “kembali ke awal” dalam dunia akademik setelah berhasil mencapai tingkat pendidikan tertinggi.
Namun bagi Ashanty, keputusan tersebut bukan tanpa alasan. Ia mengaku telah mendaftarkan diri untuk kuliah S1 jurusan hukum di salah satu perguruan tinggi swasta di Surabaya.
Baca Juga: Minat Baca Menurun? Ini Realita di Balik Peringatan Hari Buku Sedunia
Proses pendaftaran pun sudah dijalani, termasuk mengikuti tes masuk yang berlangsung hampir dua jam.
Pilihan Tak Biasa Setelah Gelar Doktor
Keputusan Ashanty untuk mengambil S1 lagi dinilai unik, mengingat ia baru saja menyelesaikan pendidikan S3.
Banyak yang mengira perjalanan akademiknya sudah selesai, namun ia justru membuka babak baru.
Menurutnya, keinginan tersebut muncul setelah melalui berbagai pertimbangan matang.
Dunia hukum menjadi bidang yang ingin ia pelajari lebih dalam, terutama untuk memperluas wawasan serta menunjang aktivitasnya di luar dunia hiburan.
Langkah ini juga mencerminkan bahwa pendidikan tidak selalu berjalan secara linear.
Seseorang tetap bisa memulai sesuatu yang baru, meski telah mencapai puncak di bidang lain.
Rekomendasi dari Promotor Unair
Ashanty mengungkapkan bahwa kampus yang ia pilih merupakan hasil rekomendasi dari promotornya saat menempuh pendidikan doktoral di Universitas Airlangga.
Selain itu, keberadaan jalur Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) juga menjadi salah satu faktor yang memantapkan pilihannya.
Program ini memungkinkan pengalaman belajar dan kerja sebelumnya diakui sebagai bagian dari proses akademik.
Dengan adanya jalur tersebut, proses kuliah dinilai lebih fleksibel dan dapat menyesuaikan dengan kesibukannya sebagai publik figur sekaligus pebisnis.
Perjalanan Pendidikan yang Panjang
Sebelum mengambil langkah ini, Ashanty telah menempuh perjalanan pendidikan yang cukup panjang.
Ia diketahui menyelesaikan pendidikan S1 di Universitas Paramadina dengan jurusan Ilmu Hubungan Internasional pada 2005.
Setelah itu, ia melanjutkan studi S2 di Universitas Bina Nusantara dengan jurusan Manajemen dan lulus pada 2018.
Tak berhenti di situ, Ashanty kemudian melanjutkan pendidikan doktoralnya di Universitas Airlangga, Surabaya. Ia berhasil meraih gelar S3 dalam bidang Pengembangan Sumber Daya Manusia setelah menuntaskan ujian tertutup.
Rangkaian pendidikan tersebut menunjukkan konsistensi Ashanty dalam mengembangkan diri di bidang akademik, meski ia aktif di dunia hiburan.
Pendidikan di Tengah Kesibukan
Sebagai seorang publik figur, Ashanty dikenal memiliki jadwal yang padat.
Selain aktif di dunia entertainment, ia juga menjalankan berbagai bisnis serta mengurus keluarga.
Namun, hal tersebut tidak menjadi penghalang untuk terus belajar.
Keputusan kembali kuliah menjadi bukti bahwa pendidikan tetap bisa dijalani di tengah kesibukan, selama ada komitmen yang kuat.
Langkah ini juga menjadi inspirasi bagi banyak orang, bahwa usia maupun status bukanlah batasan untuk menuntut ilmu.
Keinginan untuk terus belajar dapat dilakukan kapan saja dan di mana saja.
Belajar Bukan Soal Gelar
Keputusan Ashanty kembali ke bangku kuliah meski sudah bergelar doktor juga memberikan pesan bahwa pendidikan bukan semata tentang gelar.
Lebih dari itu, pendidikan adalah proses pembelajaran yang berkelanjutan.
Setiap bidang ilmu memiliki nilai dan manfaat tersendiri, tergantung bagaimana seseorang menggunakannya dalam kehidupan.
Dengan memilih jurusan hukum, Ashanty menunjukkan keinginannya untuk memahami hal baru yang berbeda dari latar belakang pendidikannya sebelumnya.
Baca Juga: Gedung D Kemendagri di Pasar Minggu Terbakar, ASN Panik Berhamburan Selamatkan Diri
Konsistensi dalam Mengembangkan Diri
Langkah ini sekaligus menegaskan bahwa Ashanty adalah sosok yang konsisten dalam mengembangkan diri.
Ia tidak berhenti pada pencapaian yang sudah diraih, tetapi terus mencari peluang untuk belajar hal baru.
Di tengah sorotan publik, keputusan tersebut menjadi bukti bahwa pendidikan tetap memiliki tempat penting, bahkan bagi mereka yang telah mencapai kesuksesan di bidang lain.
Dengan semangat tersebut, perjalanan akademik Ashanty diperkirakan masih akan terus berlanjut, membuka peluang baru dalam karier maupun kehidupan pribadinya.
Editor : Muhammad Azlan Syah