Budaya Daerah Kalam Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Pendidikan Religi Ruang Kata Sejarah Seni Sport Techno Wisata

Bukan Sekadar Bahasa Jawa, Istilah ‘Kesusu’ Akhirnya Sah Masuk KBBI! Berikut Penjelasannya

M Robit Bilhaq • Minggu, 12 April 2026 | 13:02 WIB
Istilah “kesusu” resmi masuk KBBI dan jadi bukti bahasa daerah turut memperkaya bahasa Indonesia (sumber: AI, ilustrasi kata KESUSU yang masuk KBBI)
Istilah “kesusu” resmi masuk KBBI dan jadi bukti bahasa daerah turut memperkaya bahasa Indonesia (sumber: AI, ilustrasi kata KESUSU yang masuk KBBI)

 

RADARBONANG.ID – Istilah “kesusu” mungkin sudah tidak asing lagi, terutama bagi masyarakat Jawa maupun pengguna media sosial.

Kata ini kerap digunakan dalam percakapan sehari-hari untuk menggambarkan sikap tergesa-gesa dalam bertindak.

Kini, ada kabar menggembirakan. Kata “kesusu” resmi diakui sebagai bagian dari bahasa Indonesia dan telah masuk dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

Masuknya kata ini menjadi bukti bahwa bahasa daerah memiliki kontribusi besar dalam memperkaya kosakata nasional.

Baca Juga: Bukan Pacaran, Tapi Nggak Temenan: Fenomena Situationship yang Bikin Gen Z Overthinking

Arti dan Kategori Kata “Kesusu”

Secara tata bahasa, “kesusu” tergolong sebagai kata keterangan atau adverbia.

Fungsinya adalah memberikan penjelasan tambahan terhadap kata kerja, kata sifat, atau unsur lain dalam kalimat.

Dalam KBBI, “kesusu” memiliki arti tergesa-gesa atau terburu-buru, yaitu melakukan sesuatu dengan cepat tanpa pertimbangan yang matang.

Istilah ini biasanya digunakan untuk menggambarkan tindakan yang dilakukan secara impulsif, sehingga berpotensi menimbulkan kesalahan atau penyesalan di kemudian hari.

Contoh Penggunaan dalam Kalimat

Agar lebih mudah dipahami, berikut beberapa contoh penggunaan kata “kesusu” dalam kehidupan sehari-hari:

Penggunaan kata ini dinilai efektif karena mampu menggambarkan situasi secara singkat namun jelas.

Bukti Dinamika Bahasa Indonesia

Masuknya “kesusu” ke dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia menunjukkan bahwa bahasa Indonesia bersifat dinamis dan terus berkembang mengikuti penggunaan masyarakat.

Banyak kosakata yang awalnya hanya dikenal sebagai bahasa daerah, kemudian diadopsi menjadi bahasa Indonesia resmi karena sering digunakan secara luas.

Fenomena ini juga menjadi bentuk pengakuan terhadap kekayaan budaya lokal yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia.

Peran Bahasa Daerah dalam Bahasa Nasional

Bahasa daerah seperti bahasa Jawa memiliki kontribusi besar dalam memperkaya ekspresi dalam bahasa Indonesia.

Kata-kata seperti “kesusu” memberikan nuansa makna yang khas dan sulit digantikan oleh padanan kata lain.

Baca Juga: Anak Jadi Konten Sejak Bayi? Fenomena ‘Sharenting’ yang Diam-Diam Bisa Berdampak Panjang

Dengan masuknya istilah ini ke dalam kamus nasional, diharapkan masyarakat semakin menghargai keberagaman bahasa sekaligus tetap menjaga kelestariannya.

Kata “kesusu” kini bukan lagi sekadar istilah lokal, melainkan telah menjadi bagian dari bahasa Indonesia yang sah secara resmi.

Perkembangan ini menegaskan bahwa bahasa akan terus hidup dan berkembang seiring dengan cara masyarakat menggunakannya dalam kehidupan sehari-hari.

Editor : Muhammad Azlan Syah
#arti kesusu #kesusu KBBI #bahasa Jawa ke Indonesia #kosakata KBBI terbaru #arti tergesa-gesa