Budaya Daerah Kalam Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Pendidikan Religi Ruang Kata Sejarah Seni Sport Techno Wisata

Disney Bidik Epic Games di Tengah Tantangan Fortnite, Akuisisi Besar Berpotensi Terjadi

Andika Julia Perdana Putra • Kamis, 2 April 2026 | 10:14 WIB
Disney dirumorkan mengincar Epic Games di tengah tantangan Fortnite, berpotensi menciptakan kekuatan baru di industri hiburan digital. (venussirensong/Pinterest)
Disney dirumorkan mengincar Epic Games di tengah tantangan Fortnite, berpotensi menciptakan kekuatan baru di industri hiburan digital. (venussirensong/Pinterest)

RADARBONANG.ID – Kabar ambisi besar The Walt Disney Company di industri game kembali mencuat.

Perusahaan hiburan raksasa tersebut dikabarkan tengah mempertimbangkan langkah besar dengan mengakuisisi Epic Games, pengembang di balik game populer Fortnite dan mesin grafis Unreal Engine.

Isu ini mencuat setelah editor The Verge, Alex Heath, mengungkapkannya dalam podcast The Town with Matt Belloni.

Ia menyebut ada sejumlah petinggi Disney yang tengah menunggu waktu tepat untuk mengajukan akuisisi tersebut.

Baca Juga: Austria Siapkan Larangan Media Sosial untuk Anak di Bawah 14 Tahun, Tren Regulasi Digital Makin Ketat

Tidak Semua Pihak Sepakat

Meski terdengar ambisius, rencana ini ternyata tidak sepenuhnya mendapat dukungan di internal Disney.

Beberapa pihak menilai akuisisi Epic Games sebagai langkah berisiko tinggi, terutama di tengah kondisi industri game yang sedang menghadapi tekanan.

Nilai perusahaan Epic yang besar, ditambah tantangan bisnis yang sedang dihadapi, membuat keputusan ini harus dipertimbangkan secara matang.

Namun di sisi lain, peluang untuk menguasai salah satu ekosistem game terbesar di dunia tentu menjadi daya tarik tersendiri bagi Disney.

Epic Games Hadapi Berbagai Tantangan

Spekulasi akuisisi ini muncul di saat Epic Games sedang menghadapi sejumlah tantangan.

Perusahaan diketahui telah melakukan pemutusan hubungan kerja terhadap lebih dari seribu karyawan.

Langkah ini diambil sebagai respons terhadap melambatnya pertumbuhan Fortnite, meningkatnya tekanan di industri game, serta beban biaya hukum yang cukup besar.

Epic Games juga masih terlibat dalam sengketa hukum dengan Apple dan Google terkait kebijakan distribusi aplikasi dan sistem pembayaran di platform mereka.

Situasi ini membuat posisi Epic dinilai lebih rentan dibandingkan beberapa tahun sebelumnya, sehingga membuka peluang bagi perusahaan lain untuk masuk.

Hubungan Disney dan Epic Sudah Terjalin

Meski baru sebatas rumor, hubungan antara Disney dan Epic Games sebenarnya sudah terjalin cukup erat.

Pada 2024, Disney dilaporkan menginvestasikan sekitar 1,5 miliar dolar AS ke Epic Games.

Investasi ini bertujuan untuk membangun pengalaman digital bertema Disney di dalam Fortnite, sekaligus memperluas jangkauan perusahaan di dunia virtual dan game.

Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi besar Disney untuk masuk lebih dalam ke industri game, yang kini menjadi salah satu sektor hiburan dengan pertumbuhan tercepat.

Nilai Strategis Fortnite dan Unreal Engine

Jika akuisisi ini benar terjadi, dampaknya akan sangat besar. Fortnite bukan hanya sekadar game, tetapi juga platform live service yang memiliki jutaan pemain aktif di seluruh dunia.

Selain itu, Epic Games juga memiliki Unreal Engine, salah satu mesin grafis paling canggih yang digunakan dalam pengembangan game AAA hingga produksi film.

Bahkan, teknologi ini telah digunakan dalam berbagai proyek hiburan, termasuk serial populer Disney seperti The Mandalorian.

Kombinasi antara konten Disney dan teknologi Epic berpotensi menciptakan ekosistem hiburan digital yang sangat kuat.

Kendala Akuisisi dan Peran CEO Epic

Meski peluangnya besar, realisasi akuisisi ini diperkirakan tidak akan terjadi dalam waktu dekat.

Salah satu faktor utama adalah kendali kuat CEO Epic Games, Tim Sweeney.

Sweeney diketahui masih memegang kendali signifikan terhadap arah perusahaan dan tidak mudah melepas kepemilikan Epic Games.

Selama ia masih mempertahankan visinya terhadap independensi perusahaan, peluang akuisisi akan tetap menghadapi tantangan besar.

Masa Depan Industri Game dan Hiburan

Rumor ini menunjukkan bagaimana batas antara industri game dan hiburan semakin kabur.

Perusahaan seperti Disney mulai melihat game sebagai platform utama untuk menjangkau audiens global.

Baca Juga: Piala Dunia 2026: 16 Tim Eropa Sudah Lolos, Italia Kembali Absen

Dengan investasi besar dan potensi kolaborasi lintas industri, masa depan hiburan diprediksi akan semakin terintegrasi antara film, serial, dan game.

Jika akuisisi benar-benar terjadi di masa depan, langkah ini bisa menjadi salah satu transaksi terbesar dalam sejarah industri hiburan digital.

Namun untuk saat ini, rencana tersebut masih sebatas spekulasi. Meski begitu, Disney tetap dipandang sebagai kandidat kuat jika suatu saat Epic Games membuka peluang untuk dijual.

Editor : Muhammad Azlan Syah
#Disney Epic Games #akuisisi Epic Games #Fortnite Disney #Unreal Engine #Tim Sweeney