RADARBONANG.ID – Tren perawatan kulit atau skincare kini semakin meluas dan tidak lagi identik dengan kaum perempuan.
Para pria pun mulai sadar bahwa merawat kulit wajah adalah bagian dari gaya hidup sehat sekaligus investasi jangka panjang.
Sayangnya, di tengah banjir informasi dan produk yang viral di media sosial, banyak pemula justru kebingungan menentukan langkah awal.
Alih-alih mendapatkan kulit sehat, tidak sedikit yang malah mengalami masalah baru seperti jerawat, iritasi, hingga kulit rusak akibat penggunaan produk yang tidak sesuai.
Baca Juga: Belum Genap Setahun, OpenAI Resmi Tutup Aplikasi Video AI Sora, Ini Alasannya
Fenomena ini sering terjadi karena kurangnya pemahaman dasar tentang skincare serta kebiasaan ikut-ikutan tren tanpa edukasi yang cukup.
Konten kreator edukasi perawatan diri, Elson Dwi Kurnia melalui kanal YouTube STYLESON, membagikan panduan sederhana namun penting bagi pemula yang ingin memulai rutinitas skincare dari nol.
Menurutnya, merawat wajah sejatinya sama pentingnya dengan menjaga kebersihan bagian tubuh lain.
“Skincare itu bentuk kita sayang sama diri sendiri. Sama seperti sikat gigi, kalau nggak dilakukan ya pasti ada dampaknya,” ujarnya.
Mulai dari Dasar: Sabun Cuci Muka yang Tepat
Langkah pertama dalam rutinitas skincare adalah membersihkan wajah dengan sabun khusus atau face wash.
Ini menjadi fondasi utama yang tidak boleh dilewatkan. Namun, masih banyak pemula yang melakukan kesalahan fatal, seperti menggunakan sabun mandi untuk wajah.
Padahal, kulit wajah memiliki tingkat sensitivitas yang lebih tinggi dibandingkan bagian tubuh lainnya.
Penggunaan sabun yang tidak sesuai dapat merusak lapisan pelindung kulit atau skin barrier, yang berujung pada iritasi dan kekeringan.
Elson menyarankan untuk memilih sabun wajah dengan formula lembut (gentle) dan memiliki pH rendah.
Produk seperti ini membantu menjaga keseimbangan alami kulit sekaligus membersihkan kotoran tanpa membuat wajah terasa tertarik atau perih.
Membersihkan wajah secara rutin, terutama setelah beraktivitas di luar ruangan, sangat penting untuk mengangkat debu, minyak, dan sisa polusi yang menempel.
Moisturizer dan Sunscreen: Kombinasi Wajib
Setelah wajah bersih, langkah berikutnya adalah menggunakan moisturizer (pelembap) dan sunscreen (tabir surya).
Dua produk ini sering dianggap sepele, padahal memiliki peran vital dalam menjaga kesehatan kulit.
Moisturizer berfungsi untuk menjaga kelembapan kulit, mencegah kekeringan, serta membantu mempertahankan elastisitas.
Kulit yang terhidrasi dengan baik akan terlihat lebih sehat, kenyal, dan tidak mudah mengalami iritasi.
Namun, Elson mengingatkan bahwa urutan penggunaan skincare sangat penting.
Kesalahan umum yang sering terjadi adalah langsung menggunakan moisturizer tanpa membersihkan wajah terlebih dahulu.
Hal ini justru dapat memperburuk kondisi kulit karena kotoran terperangkap di dalam pori-pori.
Sementara itu, sunscreen berfungsi melindungi kulit dari paparan sinar ultraviolet (UV) yang dapat menyebabkan penuaan dini, flek hitam, hingga risiko kerusakan kulit jangka panjang.
Penggunaan sunscreen sebaiknya dilakukan setiap pagi, bahkan saat cuaca mendung sekalipun.
Kebiasaan sederhana ini akan memberikan dampak besar dalam menjaga kesehatan kulit dalam jangka panjang.
Jangan Tergoda Produk Viral
Di era media sosial, banyak produk skincare menjadi viral dalam waktu singkat. Namun, tidak semua produk tersebut cocok untuk semua jenis kulit.
Pemula seringkali tergoda mencoba berbagai produk tanpa memahami kebutuhan kulit mereka sendiri.
Bahan aktif seperti retinol, AHA, atau BHA memang populer, tetapi tidak selalu aman untuk pemula.
Jika digunakan tanpa pengetahuan yang cukup, bahan-bahan ini justru bisa menyebabkan iritasi.
Elson menekankan bahwa pemula sebaiknya fokus pada basic skincare terlebih dahulu, yaitu pembersih wajah, pelembap, dan sunscreen.
Tiga langkah ini sudah cukup untuk membangun fondasi kulit yang sehat sebelum mencoba produk tambahan.
Konsistensi Adalah Kunci
Salah satu kesalahan terbesar dalam skincare adalah mengharapkan hasil instan. Banyak orang menyerah setelah beberapa hari karena tidak melihat perubahan signifikan.
Padahal, perawatan kulit membutuhkan waktu. Umumnya, hasil baru terlihat setelah penggunaan rutin selama 2 hingga 3 bulan.
Oleh karena itu, konsistensi menjadi faktor paling penting dalam rutinitas skincare.
Untuk membantu menjaga konsistensi, pemula bisa membuat kebiasaan sederhana seperti memasang pengingat atau menempatkan produk di lokasi yang mudah terlihat.
Waspada Produk Palsu dan Berbahaya
Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk lebih berhati-hati saat membeli produk skincare, terutama secara online.
Pastikan produk yang digunakan sudah terdaftar di Badan Pengawas Obat dan Makanan guna menghindari kandungan berbahaya seperti merkuri.
Produk ilegal atau palsu tidak hanya merugikan secara finansial, tetapi juga dapat merusak kulit secara permanen.
Oleh karena itu, penting untuk membeli dari toko resmi atau official store yang terpercaya.
Skincare Itu Investasi, Bukan Tren Sesaat
Perawatan kulit bukanlah sekadar mengikuti tren, melainkan bentuk investasi jangka panjang untuk kesehatan diri.
Baca Juga: Cristiano Ronaldo Jr Berlatih di Real Madrid, Sinyal Awal Karier Eropa yang Menjanjikan
Dengan memahami dasar-dasar skincare dan menerapkannya secara konsisten, siapa pun bisa mendapatkan kulit yang sehat tanpa harus mengeluarkan biaya besar.
Di tengah maraknya tren viral, kembali ke dasar justru menjadi langkah paling bijak.
Ingat, kulit yang sehat tidak dibangun dalam semalam, tetapi melalui kebiasaan kecil yang dilakukan secara rutin.
Editor : Muhammad Azlan Syah