RADARBONANG.ID – Menjelang Hari Raya Idulfitri 2026, kebiasaan masyarakat Indonesia kembali menunjukkan pola yang semakin jelas: belanja online makin mendominasi.
Hanya dengan beberapa kali klik di layar ponsel, berbagai kebutuhan Lebaran kini bisa langsung dipesan tanpa harus datang ke pusat perbelanjaan.
Fenomena ini membuat berbagai platform e-commerce seperti Tokopedia, Shopee, dan Lazada mengalami lonjakan pesanan yang signifikan.
Mulai dari pakaian muslim, kue kering, hampers Lebaran, hingga dekorasi rumah menjadi produk yang paling banyak diburu masyarakat dalam beberapa minggu menjelang Idulfitri.
Bahkan, banyak pelaku usaha mengaku kewalahan menghadapi lonjakan order yang datang hampir setiap menit.
Baca Juga: Iran Olok-olok Operasi Militer AS: ‘Epic Fury’ Disebut Berubah Jadi ‘Epic Mistake’
Belanja Lebaran Kini Berpindah ke Layar Ponsel
Jika beberapa tahun lalu masyarakat masih identik dengan tradisi berburu baju baru di mal atau pasar tradisional, kini kebiasaan itu mulai bergeser. Belanja Lebaran semakin sering dilakukan secara digital.
Kemudahan memilih produk, membandingkan harga, hingga membaca ulasan pembeli membuat konsumen merasa lebih yakin saat berbelanja online.
Selain itu, berbagai marketplace juga berlomba menghadirkan promo khusus Ramadan untuk menarik minat pembeli, seperti:
-
Diskon besar hingga puluhan persen
-
Gratis ongkir
-
Flash sale harian
-
Cashback pembayaran digital
Kombinasi promo tersebut membuat konsumen semakin tergoda untuk memasukkan lebih banyak produk ke dalam keranjang belanja mereka.
Produk yang Paling Laris Diburu
Berdasarkan tren penjualan di berbagai marketplace, ada beberapa kategori produk yang mengalami lonjakan permintaan menjelang Lebaran.
1. Fashion Muslim dan Baju Lebaran
Produk seperti baju koko, gamis, tunik, hingga mukena menjadi barang paling laris setiap Ramadan. Banyak pembeli bahkan membeli lebih dari satu outfit untuk dipakai saat silaturahmi ke berbagai rumah kerabat.
Tren busana Lebaran yang terus berubah juga membuat masyarakat semakin aktif berburu model terbaru secara online.
2. Kue Kering dan Hampers Lebaran
Kue nastar, kastengel, putri salju, serta berbagai hampers premium juga menjadi produk favorit menjelang Idulfitri.
Hampers biasanya dibeli sebagai hadiah untuk keluarga, kolega kantor, atau relasi bisnis. Karena tampilannya yang menarik, banyak orang memilih membeli paket hampers siap kirim secara online.
3. Dekorasi Rumah dan Perlengkapan Lebaran
Menjelang Lebaran, banyak keluarga ingin membuat rumah terlihat lebih rapi dan menarik saat menerima tamu.
Produk seperti taplak meja baru, sarung bantal sofa, karpet ruang tamu, hingga dekorasi bertema Idulfitri menjadi barang yang banyak dibeli secara online.
4. Peralatan Masak dan Bahan Kue
Tidak sedikit masyarakat yang memilih membuat kue sendiri di rumah. Hal ini membuat permintaan terhadap bahan baking, mixer, cetakan kue, hingga alat dapur lainnya meningkat tajam.
UMKM Ikut Kecipratan Rezeki Ramadan
Lonjakan transaksi ini bukan hanya menguntungkan marketplace besar, tetapi juga menjadi peluang besar bagi pelaku usaha kecil dan menengah.
Banyak pelaku UMKM kini memanfaatkan platform digital untuk menjual produk mereka ke pasar yang lebih luas.
Produk seperti kue rumahan, parcel Lebaran, busana muslim lokal, hingga kerajinan tangan kini dapat dengan mudah ditemukan oleh pembeli dari berbagai kota.
Bahkan, beberapa pelaku usaha mengaku penjualan mereka bisa meningkat beberapa kali lipat dibandingkan bulan-bulan biasa.
Jasa Pengiriman Ikut Sibuk
Meningkatnya aktivitas belanja online otomatis membuat perusahaan logistik juga kebanjiran paket.
Perusahaan pengiriman seperti J&T Express, JNE Express, dan SiCepat Ekspres harus bekerja ekstra untuk memastikan paket sampai ke tangan pembeli sebelum Hari Raya.
Gudang penyortiran dipenuhi paket, sementara para kurir di lapangan harus mengantar kiriman dalam jumlah yang jauh lebih besar dibandingkan hari biasa.
Beberapa perusahaan logistik bahkan menambah armada kendaraan dan memperpanjang jam operasional untuk mengatasi lonjakan pengiriman.
Gaya Belanja yang Semakin Permanen
Banyak pengamat menilai tren belanja online menjelang Lebaran tidak lagi sekadar fenomena musiman. Kebiasaan ini diprediksi akan menjadi pola belanja baru masyarakat Indonesia.
Selain lebih praktis, belanja online juga memberikan pilihan produk yang lebih luas serta kemudahan membandingkan harga.
Hal ini membuat masyarakat merasa lebih efisien dalam mempersiapkan kebutuhan Lebaran tanpa harus menghabiskan waktu berjam-jam di pusat perbelanjaan.
Baca Juga: Lebaran Tak Harus Ikuti Tren Fashion, Tampil dengan Gaya Sendiri Bisa Lebih Percaya Diri
Lebaran Semakin Dekat, Keranjang Belanja Makin Penuh
Dengan Lebaran yang semakin dekat, aktivitas belanja online diperkirakan masih akan terus meningkat dalam beberapa minggu ke depan.
Promo Ramadan, kemudahan pembayaran digital, serta layanan pengiriman yang semakin cepat membuat masyarakat semakin aktif berbelanja.
Kini, bagi banyak orang, persiapan Lebaran bisa dilakukan dari rumah. Cukup membuka aplikasi, memilih barang, lalu menunggu paket datang di depan pintu. Klik. Bayar. Kirim. Sesederhana itu cara masyarakat menyambut Lebaran 2026.
Editor : Muhammad Azlan Syah