Budaya Daerah Kalam Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Pendidikan Religi Ruang Kata Sejarah Seni Sport Techno Wisata

Ngabuburit Sendirian? Justru Lebih Nikmat! 7 Ide Me Time yang Bikin Sore Ramadan Lebih Tenang dan Bermakna

Siska Yudianti • Kamis, 12 Maret 2026 | 11:58 WIB

Ngabuburit tidak harus ramai. Dengan me time yang tepat, sore Ramadan justru bisa terasa lebih tenang, produktif, dan penuh makna.
Ngabuburit tidak harus ramai. Dengan me time yang tepat, sore Ramadan justru bisa terasa lebih tenang, produktif, dan penuh makna.

RADARBONANG.ID — Ngabuburit sering identik dengan suasana ramai, seperti berburu takjil di pasar Ramadan, nongkrong bersama teman, atau jalan-jalan menunggu waktu berbuka. Namun tidak semua orang merasa nyaman dengan keramaian tersebut.

Bagi sebagian orang, menikmati waktu sendirian justru terasa lebih menenangkan. Di tengah kesibukan aktivitas sehari-hari, momen menjelang magrib di bulan Ramadan bisa menjadi kesempatan berharga untuk melakukan me time yang lebih bermakna.

Menariknya, ngabuburit tidak selalu harus dilakukan di luar rumah. Dengan aktivitas yang tepat, waktu sendiri justru bisa membuat sore Ramadan terasa lebih reflektif, produktif, dan menenangkan.

Baca Juga: Bukan Sekadar Drama Seni, The Art of Sarah Tawarkan Misteri dan Intrik yang Bikin Penonton Ketagihan

Lalu, kegiatan apa saja yang bisa dilakukan saat ngabuburit sendirian tetapi tetap menyenangkan? Berikut beberapa ide me time yang bisa membuat sore Ramadan terasa lebih berkualitas.

1. Membaca Buku yang Sudah Lama Tertunda

Banyak orang memiliki daftar buku yang ingin dibaca, tetapi sering tertunda karena kesibukan. Sore hari saat menunggu waktu berbuka bisa menjadi momen yang tepat untuk membuka kembali buku favorit.

Cukup duduk di tempat yang nyaman, siapkan minuman hangat atau air putih, lalu nikmati halaman demi halaman. Selain membuat waktu terasa lebih cepat berlalu, membaca juga membantu menenangkan pikiran setelah aktivitas seharian.

2. Menulis Jurnal atau Refleksi Ramadan

Bulan Ramadan juga sering dimaknai sebagai waktu untuk refleksi diri. Salah satu cara sederhana melakukannya adalah dengan menulis jurnal.

Anda bisa menuliskan berbagai hal seperti rasa syukur hari ini, pengalaman yang berkesan, atau target ibadah selama Ramadan. Kebiasaan menulis ini membantu merapikan pikiran sekaligus membuat kita lebih sadar terhadap perjalanan spiritual yang sedang dijalani.

3. Mendengarkan Podcast atau Kajian Inspiratif

Jika ingin bersantai tanpa banyak aktivitas fisik, mendengarkan podcast atau kajian inspiratif bisa menjadi pilihan menarik.

Saat ini banyak konten audio yang membahas topik seperti makna Ramadan, motivasi hidup, hingga kisah-kisah inspiratif. Mendengarkannya menjelang berbuka dapat menambah wawasan sekaligus memberikan ketenangan batin.

4. Menikmati Hobi yang Menenangkan

Ngabuburit juga bisa menjadi waktu yang tepat untuk kembali menikmati hobi yang jarang dilakukan karena kesibukan.

Beberapa kegiatan yang bisa dicoba misalnya menggambar, merajut, bermain musik, menulis cerita, atau membuat konten kreatif. Selain membantu mengalihkan perhatian dari rasa lapar, aktivitas ini juga dapat memicu kreativitas.

Tidak jarang dari hobi sederhana justru muncul ide-ide baru yang bermanfaat.

5. Jalan Santai Menikmati Udara Sore

Jika ingin sedikit bergerak, berjalan santai di sekitar rumah bisa menjadi pilihan sederhana namun menyegarkan.

Udara sore biasanya terasa lebih sejuk menjelang waktu berbuka. Aktivitas ringan ini tidak hanya baik untuk kesehatan tubuh, tetapi juga membantu menenangkan pikiran setelah menjalani aktivitas seharian.

Selain itu, berjalan santai memberi kesempatan untuk menikmati suasana khas Ramadan yang sering terasa lebih hangat dan damai.

6. Menyiapkan Menu Berbuka dengan Santai

Bagi yang menyukai aktivitas di dapur, ngabuburit bisa dimanfaatkan untuk menyiapkan hidangan berbuka puasa.

Tidak perlu menu yang rumit. Membuat takjil sederhana seperti kolak, es buah, kurma susu, atau gorengan hangat sudah cukup memberikan kepuasan tersendiri.

Selain mengisi waktu, aktivitas ini juga membuat momen berbuka terasa lebih spesial karena hidangan disiapkan sendiri dengan penuh perhatian.

7. Membaca Al-Qur’an atau Murojaah

Salah satu aktivitas paling bermakna saat menunggu waktu berbuka adalah membaca Al-Qur’an.

Tilawah, murojaah hafalan, atau sekadar merenungkan makna ayat dapat membuat hati terasa lebih tenang. Banyak orang juga menjadikan waktu sore sebagai momen favorit untuk memperbanyak membaca Al-Qur’an karena suasananya lebih tenang.

Apalagi di bulan Ramadan, pahala membaca Al-Qur’an diyakini berlipat ganda.

Baca Juga: Trauma Bisa Diwariskan Lewat Genetik, dr Jiemi Ardian Ungkap Fakta Mengejutkan tentang Luka Batin

Ngabuburit Tenang, Ramadan Lebih Bermakna

Pada akhirnya, ngabuburit tidak selalu harus dilakukan dengan keramaian atau aktivitas di luar rumah. Menikmati waktu sendiri justru bisa menjadi cara untuk lebih fokus pada hal-hal yang membawa ketenangan.

Me time di sore hari dapat menjadi kesempatan untuk menenangkan pikiran, memperbaiki diri, serta memperdalam hubungan spiritual.

Jadi, jika suatu hari memilih ngabuburit sendirian, tidak perlu merasa bosan. Justru di situlah kesempatan untuk menikmati Ramadan dengan cara yang lebih personal dan bermakna.

Karena terkadang, di tengah keheningan sore menjelang berbuka, seseorang justru menemukan pengalaman Ramadan yang paling berkesan.(*)

Editor : Muhammad Azlan Syah
#aktivitas menunggu buka puasa #ngabuburit sendirian #ngabuburit produktif #ide me time Ramadan #kegiatan sore Ramadan