RADARBONANG.ID – Lampu kamar sudah dimatikan, tubuh rebahan nyaman di kasur, lalu jari mulai scrolling TikTok, Instagram, atau X tanpa henti.
Rasanya santai dan menyenangkan. Tapi tahukah kamu? Kebiasaan main HP di tempat gelap ternyata bisa berdampak pada kesehatan mata, kualitas tidur, hingga mood.
Bagi Gen Z, aktivitas ini mungkin terasa sepele. Namun secara medis, penggunaan ponsel di ruangan gelap menciptakan kontras tinggi antara cahaya layar dan lingkungan sekitar.
Baca Juga: Uni Eropa Desak Meta Buka Kembali Akses AI Pihak Ketiga di WhatsApp
Kondisi inilah yang membuat mata bekerja lebih keras dari biasanya.
Kontras Tinggi Bikin Mata Kerja Ekstra
Saat ruangan gelap, layar ponsel menjadi satu-satunya sumber cahaya terang. Perbedaan kontras yang tajam membuat mata harus menyesuaikan fokus secara terus-menerus.
Akibatnya, muncul keluhan seperti:
-
Mata terasa kering
-
Pandangan sedikit buram
-
Sakit di area atas mata atau pelipis
-
Kepala terasa berat
-
Leher pegal karena posisi menunduk terlalu lama
Kondisi ini dikenal sebagai digital eye strain atau kelelahan mata digital. Meski tidak terbukti langsung menyebabkan kerusakan permanen, keluhan ini bisa mengganggu aktivitas sehari-hari jika terjadi terus-menerus.
Apa yang Terjadi pada Mata Saat Gelap?
Di tempat gelap, pupil mata akan melebar untuk menangkap lebih banyak cahaya. Sementara itu, layar ponsel tetap memancarkan cahaya terang, termasuk blue light (cahaya biru).
Kombinasi ini membuat mata bekerja lebih intens dalam waktu lama. Belum lagi kebiasaan jarang berkedip saat fokus scrolling, yang menyebabkan mata cepat kering dan terasa tidak nyaman.
Blue Light Ganggu Hormon Tidur
Dampak main HP di tempat gelap tidak berhenti di mata. Cahaya biru dari layar juga memengaruhi otak.
Blue light dapat menekan produksi melatonin, yaitu hormon yang membantu tubuh merasa mengantuk. Ketika melatonin terganggu, tubuh akan mengira hari masih siang.
Akibatnya:
-
Susah tidur
-
Tidur kurang nyenyak
-
Bangun pagi terasa lemas
-
Fokus menurun keesokan harinya
Jika kebiasaan ini dilakukan terus-menerus, jam biologis tubuh bisa terganggu. Dalam jangka panjang, kualitas tidur yang buruk juga berhubungan dengan mood yang lebih mudah turun, sulit konsentrasi, hingga peningkatan stres.
Dampaknya ke Mood dan Produktivitas
Kurang tidur bukan sekadar rasa ngantuk. Bagi Gen Z yang aktif sekolah, kuliah, atau bekerja, kualitas tidur sangat memengaruhi performa harian.
Tidur yang terganggu bisa menyebabkan:
-
Emosi lebih sensitif
-
Sulit fokus belajar atau bekerja
-
Motivasi menurun
-
Produktivitas tidak maksimal
Artinya, kebiasaan scrolling sampai dini hari di kamar gelap bisa berdampak lebih luas dari sekadar mata pegal.
Tips Aman Main HP di Malam Hari
Tenang, bukan berarti kamu harus langsung “putus hubungan” dengan ponsel. Ada beberapa langkah sederhana yang bisa membantu meminimalkan dampaknya:
1. Nyalakan lampu kecil atau lampu tidur
Ruangan yang sedikit terang membantu mengurangi kontras antara layar dan lingkungan.
2. Aktifkan night mode atau filter blue light
Fitur ini membuat warna layar lebih hangat dan mengurangi paparan cahaya biru.
3. Terapkan aturan 20-20-20
Setiap 20 menit, alihkan pandangan ke objek berjarak sekitar 6 meter selama 20 detik untuk memberi jeda pada mata.
4. Batasi waktu sebelum tidur
Usahakan berhenti menggunakan ponsel 30–60 menit sebelum waktu tidur agar tubuh punya waktu memproduksi melatonin secara alami.
Baca Juga: Rahasia 60 Detik yang Bikin ‘Life Upgrade’: Ini Manfaat Senam Kegel yang Semua Gen Z Wajib Tahu!
5. Perhatikan postur tubuh
Hindari posisi terlalu menunduk dalam waktu lama untuk mencegah nyeri leher dan bahu.
Scroll Boleh, Asal Bijak
Main HP di tempat gelap memang terasa nyaman, tapi efeknya bisa menyelinap ke kesehatan mata, kualitas tidur, hingga kestabilan mood. Kuncinya bukan berhenti total, melainkan menggunakan gawai secara lebih bijak.
Sebelum lanjut ke reel atau FYP berikutnya tengah malam nanti, coba ingat: mata dan tubuhmu juga butuh istirahat. Scroll itu santai—asal caranya benar.(*)
Editor : Muhammad Azlan Syah