Budaya Daerah Kalam Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Pendidikan Religi Ruang Kata Sejarah Seni Sport Techno Wisata

Permata Terbang dari Atap Dunia: Himalayan Monal Si Burung Sembilan Warna di Bhutan

Amaliya Syafithri • Sabtu, 7 Februari 2026 | 21:10 WIB

Warna bulu Himalayan Monal terlihat berubah-ubah karena struktur mikroskopis
Warna bulu Himalayan Monal terlihat berubah-ubah karena struktur mikroskopis

RADARBONANG.ID – Di puncak pegunungan Himalaya yang menjulang tinggi dan berangin, keindahan alam bukan hanya tampak lewat lanskapnya yang dramatis, tetapi juga melalui makhluk-makhluk yang menghuni wilayah itu.

Salah satu yang paling menarik perhatian adalah Himalayan Monal, burung yang sering disebut sebagai “burung sembilan warna” karena bulu-bulunya yang tampak seperti palet pelangi ketika tertangkap cahaya.

Habitat di Ketinggian Ekstrem Pegunungan

Himalayan Monal (nama ilmiahnya Lophophorus impejanus) adalah anggota keluarga pheasant (burung merak dan ayam hutan) yang hidup di ketinggian antara 2.400 hingga lebih dari 4.000 meter di atas permukaan laut di wilayah Himalaya, termasuk negara Bhutan, India, Nepal, Pakistan, dan Tiongkok selatan.

Burung ini lebih menyukai habitat hutan pegunungan yang sejuk dengan banyak semak, rerumputan, serta padang alpine.

Baca Juga: Burung Hantu Jadi Penjaga Sawah: Solusi Ramah Lingkungan yang Kini Diadopsi Petani di Berbagai Daerah

Pesona Bulu Iridescent Sang Jantan

Apa yang membuat monal begitu memesona adalah warna-warna iridescent pada bulu jantan dewasa.

Warna tersebut dapat terlihat hijau zamrud, biru metalik, ungu, merah tembaga, hingga kilau emas yang berubah-ubah tergantung arah cahaya dan sudut pandang.

Efek kilau ini bukan sekadar pigmen sederhana, melainkan hasil dari struktur mikroskopis pada bulu yang memantulkan cahaya seperti prisma.

Pelangi Hidup yang Sering Disangka AI

Karena itu, saat burung ini terbang atau bergerak, warnanya seolah berubah-ubah seperti pelangi hidup di langit.

Fenomena warna yang luar biasa ini membuat banyak orang, termasuk pengguna media sosial dan pecinta alam, sempat mengira foto-foto monal dengan warna super cerah tersebut adalah hasil manipulasi AI.

Namun kenyataannya, Himalayan Monal memang benar-benar burung nyata dengan bulu yang sangat beragam warnanya, meskipun bukan sembilan warna yang terpisah secara ekstrem seperti klaim dramatis di internet.

Makna Budaya dan Daya Tarik Bagi Pengamat Burung

Selain karena bulunya yang spektakuler, monal juga memiliki peran penting dalam budaya dan ekologi.

Di Nepal dan beberapa wilayah Himalaya, burung ini dikenal sebagai simbol kemakmuran dan keindahan alam.

Bagi para pengamat burung dan fotografer alam liar, melihat monal di habitat alaminya adalah pengalaman langka yang sangat didambakan, terutama saat burung ini muncul di pagi atau sore hari ketika cahaya matahari menciptakan efek warna paling dramatis.

Ancaman dan Pentingnya Upaya Pelestarian

Namun, seperti banyak spesies burung pegunungan lainnya, Himalayan Monal menghadapi ancaman dari perubahan habitat dan perburuan untuk bulunya.

Upaya pelestarian dan perlindungan habitat alami menjadi sangat penting agar generasi mendatang tetap dapat menyaksikan makhluk berwarna ajaib ini terbang bebas di atas atap dunia. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#burung sembilan warna #bhutan #Pegunungan Himalaya #Himalaya Monal