RADARBONAG.ID - Drama Korea bertema sekolah menengah tidak selalu menampilkan kisah manis persahabatan dan cinta pertama.
Dalam beberapa tahun terakhir, genre dark high school justru semakin digemari karena berani menyingkap sisi gelap dunia remaja, mulai dari perundungan, kekerasan, tekanan akademik, hingga trauma psikologis.
Deretan drama ini menyajikan cerita intens yang kerap membuat penonton merasa tidak nyaman, namun relevan dengan realitas sosial.
Baca Juga: Bibit Siklon Bakung dan 93S Menguat, Cuaca Ekstrem Mengintai Sejumlah Wilayah Indonesia
Salah satu drama paling ikonik dalam genre ini adalah The Glory. Meski fokus pada balas dendam di masa dewasa, kisahnya berakar dari perundungan ekstrem yang dialami tokoh utama saat SMA.
Drama ini menggambarkan bagaimana kekerasan di sekolah dapat meninggalkan luka seumur hidup, sekaligus mengkritik sistem pendidikan yang gagal melindungi korban.
Weak Hero Class 1 juga menjadi contoh kuat drama sekolah gelap yang realistis. Cerita berpusat pada siswa cerdas namun pendiam yang terpaksa melawan kekerasan brutal di sekolahnya.
Drama ini menampilkan pertarungan fisik yang intens sekaligus konflik batin, memperlihatkan bahwa kecerdasan dan keberanian sering kali diuji dalam situasi ekstrem.
Drama Extracurricular menyuguhkan perspektif berbeda dengan menyoroti siswa teladan yang menjalani bisnis ilegal di luar jam sekolah.
Kisah ini memperlihatkan tekanan ekonomi dan moral yang dihadapi remaja, sekaligus menunjukkan bagaimana pilihan keliru bisa membawa konsekuensi fatal.
Sementara itu, Class of Lies mengangkat misteri pembunuhan di sekolah elite. Drama ini memadukan unsur hukum dan psikologis, mengungkap bahwa institusi pendidikan bergengsi pun tak lepas dari praktik manipulasi, kebohongan, dan kekerasan tersembunyi.
Drama Solomon’s Perjury menghadirkan kisah pengadilan siswa yang menyelidiki kematian teman sekelas mereka.
Dengan alur yang serius dan emosional, drama ini menggali rasa bersalah, keberanian, serta tekanan moral yang harus dihadapi remaja ketika kebenaran dipertaruhkan.
Beautiful World menjadi drama emosional yang menyoroti kasus kekerasan di sekolah dari sudut pandang orang tua.
Cerita ini menampilkan perjuangan keluarga korban dalam mencari keadilan, sekaligus menelanjangi budaya tutup mulut yang sering terjadi di lingkungan pendidikan.
Drama Who Are You: School 2015 memadukan tema identitas, bullying, dan trauma masa lalu. Kisah pertukaran identitas antar saudari kembar ini mengungkap bagaimana korban perundungan kerap kehilangan jati diri dan kepercayaan diri.
Berbeda dengan drama lain, Night Has Come menggabungkan genre survival dengan latar sekolah.
Sekelompok siswa terjebak dalam permainan maut yang menguji moral, kepercayaan, dan insting bertahan hidup. Drama ini menyoroti sisi tergelap manusia ketika berada dalam tekanan ekstrem.
Drama Pyramid Game menyajikan kritik sosial tajam melalui sistem peringkat kekuasaan di kelas. Kekerasan psikologis menjadi sorotan utama, menunjukkan bagaimana struktur sosial kecil di sekolah dapat menciptakan penindasan yang sistematis.
Terakhir, Juvenile Justice meski tidak sepenuhnya berlatar sekolah, banyak mengangkat kasus kejahatan remaja yang berakar dari lingkungan pendidikan.
Drama ini menampilkan realitas pahit tentang kegagalan sistem dalam membimbing generasi muda.
Deretan drama Korea dark high school ini tidak hanya menyuguhkan hiburan, tetapi juga refleksi sosial yang mendalam.
Dengan cerita yang berani dan realistis, drama-drama tersebut mengajak penonton untuk lebih peka terhadap isu perundungan, kekerasan, dan kesehatan mental remaja.
Di balik kisah kelamnya, tersimpan pesan kuat tentang empati, keberanian, dan pentingnya perubahan sistem demi masa depan generasi muda.10 Drama Korea Dark High School yang Mengungkap Sisi Kelam Dunia Remaja(*)
Editor : Muhammad Azlan Syah