Budaya Daerah Kalam Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Pendidikan Religi Ruang Kata Sejarah Seni Sport Techno Wisata

Mengenal Nyctophobia: Ketakutan Gelap yang Lebih dari Sekadar Drama Malam Hari

Widodo • Selasa, 2 Desember 2025 | 19:05 WIB

ilustrasi
ilustrasi

RADARBONANG.com — Bagi banyak orang, kegelapan hanyalah kondisi tanpa cahaya. Namun bagi sebagian lainnya, gelap bisa memicu ketakutan intens, jantung berdebar, hingga rasa seolah berada dalam bahaya.

Kondisi ini dikenal sebagai nyctophobia, salah satu fobia spesifik yang sering kali diremehkan namun berdampak besar pada kualitas hidup penderitanya.

Meski tampak sepele, nyctophobia nyata, berakar pada respons psikologis dan biologis, serta dapat berlangsung sejak masa kecil hingga dewasa.

Baca Juga: Suara ‘Kres-Kres’ yang Bikin Nagih! Ini Alasan ASMR Food Vlogger Selalu Enak Ditonton dan Susah Dihentikan

Apa Itu Nyctophobia?

Menurut American Psychiatric Association (APA), nyctophobia merupakan bagian dari fobia spesifik, yaitu ketakutan ekstrem dan irasional terhadap situasi tertentu, dalam hal ini kegelapan.

National Institute of Mental Health (NIMH) menjelaskan bahwa fobia spesifik termasuk gangguan kecemasan yang umum, sementara Anxiety and Depression Association of America (ADAA) menegaskan bahwa gejalanya dapat muncul meski seseorang tahu bahwa situasinya sebenarnya aman.

Misalnya, saat listrik padam mendadak atau ketika harus tidur tanpa lampu, penderita nyctophobia tetap bisa merasa panik.o

Gejala Nyctophobia yang Perlu Dikenali

Nyctophobia bukan sekadar rasa tidak nyaman di ruangan gelap. Kondisi ini menghasilkan gejala fisik dan emosional yang nyata, seperti:

Menurut Cleveland Clinic, gejala ini bahkan bisa memengaruhi rutinitas harian, membuat seseorang takut tidur sendiri, menunda aktivitas malam, atau selalu membutuhkan lampu menyala untuk merasa aman.

Penyebab Munculnya Nyctophobia

Nyctophobia dapat dipicu berbagai faktor, mulai dari pengalaman emosional hingga predisposisi biologis. Beberapa di antaranya meliputi:

  1. Trauma masa kecil
    Pengalaman menakutkan saat kecil, seperti tersesat dalam gelap atau menyaksikan film horor, dapat meninggalkan bekas yang bertahan lama.
  2. Faktor genetik dan kondisi kecemasan
  3. NIMH menyebut bahwa seseorang yang memiliki kecenderungan mengalami gangguan kecemasan lebih rentan mengalami nyctophobia.
  4. Respons biologis tubuh                                                                                               Bagi sebagian orang, kegelapan memicu mekanisme “fight or flight”, membuat tubuh bersiaga terhadap bahaya yang sebenarnya tidak ada.

Imajinasi berlebihan

Tanpa visual yang jelas, otak mengisi ruang kosong dengan pikiran-pikiran negatif, sehingga rasa takut semakin besar.

Pemicu Umum yang Menyebabkan Panik

Beberapa situasi sederhana bisa memicu nyctophobia, seperti lampu yang mati tiba-tiba, sendirian di ruangan minim cahaya, berjalan di lorong gelap, atau menonton film horor di malam hari.

Bahkan bayangan samar atau cahaya yang redup sering kali cukup untuk mengaktifkan rasa cemas intens.

Dampak Nyctophobia Terhadap Kehidupan

ADAA menyebut bahwa ketakutan terhadap gelap dapat mengganggu banyak aspek kehidupan. Penderitanya mungkin sulit tidur, rentan mengalami insomnia kronis, menghindari aktivitas malam seperti menonton film di bioskop atau berkemah, dan merasakan stres setiap kali malam tiba.

Karena itu, nyctophobia bukan sekadar ketakutan kekanak-kanakan, tetapi kondisi nyata yang memerlukan perhatian.

Cara Mengatasi Nyctophobia

Kabar baiknya, nyctophobia bisa diatasi melalui pendekatan psikologis dan latihan bertahap. Beberapa metode yang dianjurkan meliputi:

Terapi CBT (Cognitive Behavioral Therapy)

CBT membantu mengubah pola pikir negatif mengenai kegelapan menjadi lebih rasional, misalnya mengganti pikiran “gelap itu berbahaya” dengan “gelap hanyalah kondisi tanpa cahaya.”

Exposure therapy

Terapi ini dilakukan secara bertahap, mulai dari mematikan lampu beberapa menit, menggunakan lampu malam rendah, hingga beradaptasi dengan ruangan gelap dalam durasi yang semakin lama. APA menyebut metode ini efektif menurunkan intensitas fobia.

Baca Juga: Mengenal Tape Tawaran Lewat Grebeg Tape: Perayaan Budaya yang Tetap Lestari

Teknik relaksasi

Latihan pernapasan seperti pola 4-2-6 (tarik napas 4 detik, tahan 2 detik, keluarkan 6 detik) mampu menenangkan sistem saraf dan menurunkan kecemasan.

Penggunaan cahaya bantuan

Lampu malam atau senter kecil dapat memberikan rasa aman tanpa memicu ketergantungan berlebihan pada cahaya terang.

Konsultasi dengan profesional

Jika nyctophobia mengganggu tidur atau aktivitas harian, psikolog atau psikiater dapat membantu dengan terapi lanjutan atau obat bila diperlukan.

Nyctophobia bukan hanya rasa takut menghadapi gelap, tetapi reaksi psikologis dan biologis yang nyata.

Meski bisa mengganggu aktivitas dan kualitas hidup, kondisi ini dapat diatasi dengan terapi yang tepat, latihan bertahap, dan dukungan profesional. Dengan pendekatan yang konsisten, kegelapan tidak lagi menjadi musuh, melainkan bagian alami dari kehidupan malam yang dapat diterima dengan lebih tenang.

Editor : Muhammad Azlan Syah
#nyctophobia #takut gelap #penyebab takut gelap #Fobia Kegelapan #cara mengatasi nyctophobia #gangguan kecemasan fobia