RADARBONANG.ID – Dulu dianggap “gaya anak kantong pas-pasan”, sekarang justru jadi simbol keren dan peduli bumi.
Yap, thrifting alias berburu pakaian bekas kini naik kasta. Dari Pasar Senen sampai timeline TikTok, tren ini menjelma jadi gaya hidup baru yang nempel banget di generasi muda.
“Sekarang, beli baju bekas itu bukan soal hemat, tapi soal identitas dan kesadaran,” kata Intan Dwijayanti, stylist yang juga pemerhati fashion berkelanjutan.
Menurutnya, vibe anak muda kini berubah: gaya oke nggak harus keluar duit banyak, asal bisa padu padan barang lama dengan attitude baru.
Dari Pasar ke Runway, “Bekas” Jadi Karya Kelas Dunia
Zaman dulu, thrifting itu identik sama ngerogoh karung di Pasar Gedebage atau Pasar Baru. Tapi sekarang? Brand mewah kayak Miu Miu dan Balenciaga aja udah unjuk gigi pakai koleksi upcycled vintage di runway.
“Fashion udah bukan soal baru atau lama, tapi soal siapa yang bisa kasih nyawa baru ke sesuatu yang lama,” ujar Intan.
Tren ini juga nyambung banget sama era digital, di mana keaslian dan karakter justru lebih dihargai daripada sekadar logo di dada.
Banyak anak muda yang show off outfit thrifting mereka di Instagram, lengkap dengan caption bangga: ‘Semuanya under 100K tapi vibes-nya Paris Fashion Week’.
Lebih Dari Sekadar Gaya — Ini Tentang Bumi
Industri fashion adalah salah satu penyumbang limbah terbesar di dunia. Jadi ketika kamu beli satu baju bekas, sebenarnya kamu lagi bantu mengurangi jejak karbon dan limbah tekstil.
“Setiap potong pakaian yang diselamatkan berarti satu langkah kecil buat bumi,” tambah Intan.
Nggak heran kalau tagar #ThriftChallenge dan #SecondHandFirst ramai di FYP.
Banyak kreator yang memamerkan hasil thrift haul-nya, lalu di-style jadi look yang kelihatan mahal tapi ramah lingkungan.
Tips Biar Thriftingmu Nggak Zonk
Thrifting itu seru, tapi tetap perlu strategi biar nggak salah ambil.
- Teliti bahan dan detail. Jangan sampai kebawa euforia dan malah dapat baju bolong.
- Steril itu wajib. Cuci air panas, semprot disinfektan, atau jemur di bawah matahari.
- Pilih yang timeless. Jaket denim, rok plisket, dan kemeja oversize itu investasi gaya yang nggak basi.
- Mix & match secerdas mungkin. Barang bekas bisa jadi statement piece kalau kamu tahu cara mainnya.
Bukan Sekadar Tren, Tapi Cerita
Kini thrifting bukan cuma tren sesaat, tapi movement baru: cara anak muda menolak konsumsi berlebihan dan tetap tampil standout.
Buat mereka, setiap potong pakaian punya cerita — dan cerita itulah yang bikin gaya mereka hidup.
Seperti yang sering ditulis di bio anak thrift di media sosial: “It’s not about the label. It’s about the story you wear.” (*)
Editor : Muhammad Azlan Syah