RADARBONANG.ID – Siapa sih yang nggak kenal Tasya Farasya? Beauty influencer satu ini dikenal punya kulit glowing paripurna dan makeup yang selalu on point.
Tapi ternyata, rahasia di balik tampilan flawless-nya bukan cuma soal skill makeup, melainkan juga cara cerdas memilih cushion yang pas untuk kulitnya.
Cushion memang jadi salah satu holy grail produk base makeup para beauty enthusiast.
Tapi jangan salah, menurut Tasya, nggak semua cushion cocok di setiap jenis kulit.
Yuk, intip tips memilih cushion ala Tasya Farasya biar hasilnya nggak cuma glowing di kamera, tapi juga awet dan natural di dunia nyata!
1. Pilih Cushion Sesuai Jenis Kulit, Bukan Tren
Tasya Farasya selalu menekankan pentingnya menyesuaikan cushion dengan tipe kulit, bukan sekadar ikut hype.
“Kalau kulitmu berminyak, hindari cushion yang terlalu dewy, nanti malah kelihatan kusam di siang hari. Tapi kalau kulit kering, pilih yang hydrating supaya hasilnya nggak crack,” ujarnya di salah satu video review-nya.
- Kulit berminyak: pilih cushion matte finish atau semi-matte dengan oil control tinggi.
- Kulit kering: cari cushion dengan kandungan hyaluronic acid, niacinamide, atau ceramide.
- Kulit kombinasi: Tasya menyarankan pakai cushion matte di area T-zone dan dewy di pipi untuk hasil seimbang.
2. Perhatikan Coverage dan Hasil Akhir
Bagi Tasya, cushion itu bukan cuma tentang praktis, tapi juga harus bisa menyesuaikan momen.
Untuk daily look, ia lebih suka cushion dengan light to medium coverage supaya kulit tetap bisa “bernapas”.
Sementara untuk acara penting atau photoshoot, Tasya akan pilih cushion dengan high coverage dan long-lasting formula.
“Jangan takut layer cushion kalau butuh coverage lebih. Tapi blend-nya harus sabar biar nggak patchy,” katanya.
3. Temukan Shade yang Benar-Benar Match
Satu hal yang sering Tasya soroti adalah kesalahan umum banyak orang: shade terlalu terang.
“Kalau mau wajah kelihatan cerah, bukan berarti harus pilih shade yang dua tingkat lebih terang. Itu malah bikin abu-abu,” ujarnya.
Tasya selalu tes cushion di area rahang, bukan tangan, untuk melihat apakah warnanya benar-benar menyatu dengan undertone kulit.
Perhatikan juga oxidation effect—beberapa cushion bisa menggelap setelah beberapa jam, jadi pastikan kamu cek hasil akhirnya setelah 10–15 menit.
4. Wajib Ada Kandungan SPF (Tapi Tetap Pakai Sunscreen!)
Sebagai beauty guru, Tasya Farasya selalu mengingatkan pentingnya perlindungan dari sinar UV. Pilih cushion dengan SPF minimal 30 dan PA+++, tapi jangan jadikan itu pengganti sunscreen.
“SPF di cushion itu bonus, bukan substitusi. Sunscreen tetap wajib,” tegasnya. Cushion dengan SPF tinggi bisa jadi pilihan ideal untuk touch-up di siang hari tanpa harus reapply sunscreen cair.
5. Jangan Lupa Skin Prep Sebelum Aplikasikan Cushion
Menurut Tasya, base makeup yang bagus dimulai dari kulit yang terawat.
Sebelum pakai cushion, pastikan kamu melakukan skin prep lengkap: toner, serum, moisturizer, baru primer.
“Kalau kulitmu kering dan belum dihidrasi, cushion semahal apa pun bakal kelihatan patchy,” katanya di salah satu video tutorialnya.
6. Aplikasikan dengan Teknik Tap-Tap, Bukan Geser
Kesalahan lain yang sering Tasya lihat: banyak orang menggeser puff cushion seperti pakai foundation biasa.
Padahal, teknik terbaik adalah menepuk ringan (tap-tap) agar hasilnya lebih rata, halus, dan menempel sempurna di kulit.
Tasya juga suka menggunakan damp beauty sponge setelah cushion untuk hasil yang lebih seamless.
7. Rekomendasi Cushion Favorit Tasya Farasya
Dalam beberapa konten review-nya, Tasya pernah menyebut beberapa cushion yang jadi favoritnya:
- Make Over Powerstay Demi-Matte Cushion – tahan lama dan cocok untuk kulit kombinasi.
- Laneige Neo Cushion Matte – hasilnya halus dan nggak mudah oksidasi.
- Y.O.U NoutriWear+ Cushion – versi lokal dengan hasil “mewah” dan buildable coverage.
- Dior Forever Cushion Glow – untuk tampilan dewy dan elegan, cocok untuk kulit kering.
Glowing itu Bukan Karena Mahal, Tapi Karena Tepat
Tasya Farasya sudah membuktikan bahwa kulit flawless bukan cuma hasil dari produk mahal, tapi pemilihan cushion yang sesuai kebutuhan kulit.
Kuncinya? Kenali kulit, pahami formula, dan jangan asal ikut tren.
Karena seperti kata Tasya, “Makeup yang bagus itu bukan nutupin kulit, tapi nunjukin versi terbaik dari kulit kamu.”(*)
Editor : Muhammad Azlan Syah