Budaya Daerah Kalam Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Pendidikan Religi Ruang Kata Sejarah Seni Sport Techno Wisata

Rahasia di Balik Kopi dan BAB Lancar: Fakta Medis yang Jarang Dibahas

Widodo. • Selasa, 30 September 2025 | 13:05 WIB
Banyak orang merasakan efek minum kopi di pagi hari terhadap sistem pencernaan. Foto adalah ilustrasi.
Banyak orang merasakan efek minum kopi di pagi hari terhadap sistem pencernaan. Foto adalah ilustrasi.

RADARBONANG.ID – Kamu salah satu orang yang langsung "dipanggil alam" setelah ngopi pagi-pagi? Ternyata kamu tidak sendirian.

Banyak orang merasakan efek serupa. Tapi, apakah kopi memang bisa melancarkan BAB (buang air besar)? Atau ini cuma sugesti?

Ternyata, ada penjelasan ilmiah di balik kenapa kopi bisa mempercepat kamu ke toilet, dan efek ini bukan sekadar mitos atau kebetulan.

Yuk, simak fakta-fakta unik berikut ini yang bikin kamu makin paham hubungan antara kopi dan sistem pencernaan yang Radar Bonang rangkum dari sejumlah artikel!

1. Kopi Merangsang Gerakan Usus

Penelitian menyebutkan bahwa kopi—baik yang mengandung kafein maupun tidak—bisa merangsang kontraksi otot di usus besar.

Ini disebut refleks gastrokolik, yang mempercepat proses pencernaan dan membuat kamu merasa ingin buang air besar.

2. Kafein, Si Pemicu Alarm Pencernaan

Kafein dalam kopi bekerja seperti alarm bagi sistem pencernaan. Ia meningkatkan produksi hormon gastrin, yang merangsang sekresi asam lambung dan aktivitas usus.

Efek ini bisa muncul hanya dalam waktu 4 menit setelah kamu minum kopi.

3. Efek Laktosa dari Susu dan Krimer

Suka kopi susu atau pakai krimer? Ternyata, produk susu dalam kopi bisa menjadi pemicu BAB, terutama bagi mereka yang sensitif terhadap laktosa.

Jadi, bukan cuma kopinya, tambahan dalam cangkir kamu juga berperan!

4. Kandungan Asam dalam Kopi

Kopi mengandung senyawa asam yang mempercepat kerja lambung dan usus.

Ini membuat proses pencernaan berlangsung lebih cepat, sehingga sensasi ingin BAB bisa datang lebih cepat pula.

5. Kebiasaan Ngopi di Pagi Hari

Waktu juga berpengaruh. Banyak orang minum kopi di pagi hari, saat sistem pencernaan memang sedang aktif.

Kombinasi antara ritme sirkadian tubuh dan efek kopi bisa jadi alasan kenapa kamu dipanggil toilet tak lama setelah ngopi.

Jadi, Apakah Kopi Bisa Dijadikan Obat Pencahar?

Secara tidak langsung, iya. Tapi efek ini tidak sama pada setiap orang.

Beberapa orang merasakan efek pencahar yang kuat, sementara yang lain tidak sama sekali.

Jika kamu merasa ngopi bikin perutmu mulas berlebihan atau tidak nyaman, ada baiknya konsultasi dengan dokter.

Kesimpulannya, kopi memang bisa melancarkan BAB secara alami, berkat kombinasi kafein, asam, dan bahkan efek dari susu atau krimer.

Namun, jangan jadikan kopi sebagai obat pencahar utama, ya!

Gunakan dengan bijak, dan pastikan kamu tetap cukup minum air putih serta konsumsi serat. (*)

Editor : Amin Fauzie
#Melancarkan BAB #kopi #sistem pencernaan