Budaya Daerah Kalam Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Pendidikan Religi Ruang Kata Sejarah Seni Sport Techno Wisata

Chelsea Islan dan Rahasia Art Therapy: Cara Elegan Atur Emosi dengan Sentuhan Seni

Siska Yudianti • Senin, 29 September 2025 | 12:10 WIB
Art therapy sebagai senjata rahasia Chelsea Islan untuk menjaga kestabilan emosinya. Foto adalah ilustrasi.
Art therapy sebagai senjata rahasia Chelsea Islan untuk menjaga kestabilan emosinya. Foto adalah ilustrasi.

RADARBONANG.ID – Siapa sangka, di balik kesibukan syuting dan aktivitas padatnya sebagai aktris papan atas, Chelsea Islan punya cara unik untuk menjaga kestabilan emosinya.

Bukan sekadar me time biasa, Chelsea memilih art therapy sebagai senjata rahasia untuk mengatur mood, meredakan stres, sekaligus menemukan ketenangan batin.

Fenomena art therapy belakangan memang sedang naik daun.

Dari melukis, mewarnai, membuat kolase, hingga sekadar mencoret-coret kanvas, seni terbukti bisa menjadi media pelepas emosi yang elegan.

Tak heran, banyak figur publik yang ikut menjadikan seni sebagai bagian dari rutinitas healing mereka.

Dan Chelsea Islan adalah salah satu yang menjadikannya gaya hidup.

Bukan Sekadar Hobi, Tapi Bentuk Self-Healing

Dalam beberapa kesempatan, Chelsea mengungkapkan bahwa berkarya lewat seni bukan hanya sekadar hobi. Baginya, seni adalah bentuk terapi emosional.

Saat menuangkan ide ke atas kanvas, ia merasa lebih bebas mengekspresikan diri tanpa harus takut dihakimi.

“Lewat seni, aku bisa meluapkan rasa cemas, marah, bahkan kebahagiaan. Rasanya seperti punya ruang pribadi yang aman,” ujarnya dalam sebuah wawancara.

Metode ini juga diakui para psikolog sebagai salah satu bentuk self-healing.

Aktivitas kreatif terbukti mampu menurunkan hormon stres dan membantu otak lebih rileks.

Tren Baru di Kalangan Anak Muda

Fenomena art therapy ala Chelsea Islan kini juga semakin digemari anak muda perkotaan.

Studio melukis hingga kelas mewarnai dewasa bermunculan di berbagai kota besar.

Aktivitas ini bukan hanya dianggap healing, tapi juga menjadi cara seru untuk menghabiskan waktu bersama teman sambil menghasilkan karya seni personal.

Tak sedikit yang akhirnya menjadikan karya art therapy mereka sebagai dekorasi rumah atau bahkan dijual sebagai produk seni.

Dari sini, tampak jelas bahwa seni bisa menjadi jembatan antara kesehatan mental dan kreativitas.

Seni sebagai Bahasa Emosi

Chelsea percaya, seni punya bahasa universal yang mampu menyampaikan emosi lebih dalam daripada kata-kata.

Baginya, coretan kuas di atas kanvas kadang bisa menceritakan hal-hal yang sulit diungkapkan secara verbal.

“Inilah alasan kenapa art therapy begitu powerful. Kadang kita tidak bisa menjelaskan perasaan, tapi lewat warna dan bentuk, semuanya bisa tersampaikan,” tambahnya.

Inspirasi untuk Generasi Muda

Chelsea tidak berhenti menjadikan art therapy sebagai rutinitas pribadi.

Lewat media sosialnya, ia kerap membagikan momen saat berkarya, baik melukis maupun sekadar menggoreskan warna di atas kanvas.

Tak sedikit penggemar yang merasa terinspirasi untuk mencoba.

“Banyak yang DM aku, bilang setelah coba mewarnai atau doodle, mereka merasa lebih tenang. Itu bikin aku senang, karena ternyata seni bisa menyebarkan energi positif,” ujarnya.

Generasi muda kini semakin menyadari pentingnya menjaga kesehatan mental.

Chelsea menjadi contoh nyata bahwa healing tidak selalu mahal atau ribet.

Kadang, cukup dengan kuas, cat warna, dan waktu sejenak untuk diri sendiri.

Pesan Chelsea Islan: Temukan Healing Versi Dirimu

Bagi Chelsea, art therapy adalah caranya menemukan keseimbangan.

Namun ia juga menekankan bahwa setiap orang punya metode healing yang berbeda-beda.

“Yang penting, luangkan waktu untuk diri sendiri. Temukan cara yang membuat kamu merasa damai. Kalau buat aku seni adalah jawabannya, tapi bisa jadi buat orang lain berbeda,” pesannya.

Pesan sederhana itu kini menjadi inspirasi. Chelsea membuktikan bahwa di balik sorotan kamera dan popularitas, ia tetap manusia yang butuh ruang untuk merawat diri. Dan seni adalah ruang indah yang ia pilih. (*)

Editor : Amin Fauzie
#meredakan stres #Terapi Emosional #Art Therapy #fenomena #chelsea islan #rutinitas healing #self-healing