RADARBONANG.ID – Belakangan ini, netizen TikTok digemparkan oleh salah satu postingan dari influencer dayy.ayya yang membahas spearmint tea — teh herbal dengan aroma mint segar yang diklaim bisa membantu masalah kulit, hormon, hingga stres.
Apa benar segelas teh bisa mengubah penampilan dan kesehatan dari dalam?
Simak fakta, manfaat, sekaligus sisi waspada-nya agar kamu makin yakin… atau justru belajar menahan diri.
Kenapa Spearmint Tea Jadi Viral?
Influencer seperti Dayy.Ayya sering berbagi pengalaman pribadi: jerawat hormonal yang susah hilang, siklus menstruasi yang tidak lancar, atau pertumbuhan rambut halus di wajah (hirsutisme).
Dia menyebut bahwa setelah rutin minum spearmint tea, wajahnya mulai lebih bersih, hormon terasa lebih stabil, dan mood pun lebih tenang.
Komentar-komentar dari followers banyak yang bilang, “kok punya efek?”, “sudah coba tapi belum terlihat”, dan “berapa lama baru mulai sadar perubahannya?”
Semua menandakan keingintahuan besar netizen tentang herbal satu ini.
Manfaat Spearmint Tea Menurut Penelitian dan Pakar
Bukan hanya trending belaka. Sejumlah studi dan pakar kesehatan mendukung beberapa manfaat nyata spearmint tea.
Berikut rangkuman manfaat paling kuat:
- Mengatasi Jerawat Hormonal
- Kandungan asam rosmarinik dan efek anti-androgen spearmint membantu menurunkan hormon testosteron, salah satu pemicu jerawat hormonal
Menyeimbangkan hormone wanita/PCOS - Pada wanita dengan PCOS, studi menemukan bahwa konsumsi spearmint tea 2× sehari selama beberapa minggu bisa mengurangi hormon pria (testosteron) dan meningkatkan hormon LH/FSH.
- Meringankan Peradangan dan Menjaga Kesehatan Kulit
- Kandungan antioksidan dan sifat antiinflamasi membantu meredakan kemerahan & inflamasi kulit
- Menenangkan Pikiran dan Meningkatkan Kualitas Tidur
- Karena efek relaksasi dari komponen herbal-nya. Beberapa orang merasakan tidur lebih nyenyak setelah rutin meminumnya
- Membantu pencernaan dan mengatasi gas/kembung
- Spearmint tea dikenal punya efek karminatif (mengurangi gas), antispasmodik ringan di saluran pencernaan
Efek Samping dan Siapa yang Perlu Berhati-hati
Meski banyak manfaat, spearmint tea tidak selamanya cocok untuk semua orang. Berikut yang perlu dicermati:
Ibu hamil dan menyusui: konsumsi spearmint herbal yang kuat bisa berisiko; sebaiknya konsultasi medis dulu.
Orang dengan kondisi hati atau ginjal: karena beberapa studi menunjukkan konsumsi dalam jumlah besar bisa membebani organ tersebut.
Masalah alergi mint: bagi yang sensitif terhadap mint, bisa muncul reaksi alergi seperti iritasi kulit, gatal, dsb.
Gangguan pencernaan seperti GERD: mint dapat merelaksasi sfingter esofagus bagian bawah, yang bisa memperparah maag/GERD
Tips Aman dan Cara Konsumsi yang Efektif
Agar manfaat maksimal, ini beberapa tips ala @dayy.ayya + hasil studi:
- Konsistensi itu kunci: minum 12 cangkir sehari, pagi dan/atau malam, selama beberapa minggu. Perubahan biasanya mulai terasa setelah 34 minggu.
- Gunakan daun spearmint asli atau teh herbal berkualitas; hindari campuran yang terlalu banyak gula atau pemanis buatan.
- Perhatikan dosis: tidak perlu berlebihan karena bisa menyebabkan efek samping.
- Kombinasi dengan gaya hidup sehat: pola makan seimbang, cukup tidur, rutin olahraga, hindari stres.
Kesimpulannya, spearmint tea memang bukan obat instan, tapi ada banyak bukti dan pengalaman yang mendukung bahwa ia bisa jadi tambahan alami yang sangat membantu—terutama untuk mereka yang mengalami jerawat hormonal atau ketidakseimbangan hormon.
Influencer seperti @dayy.ayya menambah percikan viral-nya, tapi tetap penting memahami: setiap tubuh berbeda.
Bila ada kondisi khusus, selalu konsultasi ke dokter atau ahli kesehatan (*)
Editor : Amin Fauzie