RADARBONANG.ID – Setiap orang punya ritme hidupnya sendiri. Ada yang merasa hidupnya lebih teratur saat bangun pagi, ada juga yang justru baru bisa "melek ide" ketika malam sudah larut.
Pertanyaannya, mana yang sebenarnya lebih efektif bikin hidup produktif: morning person atau night owl?
Ternyata, jawabannya nggak sesederhana bangun lebih awal berarti lebih sukses.
Penelitian dan gaya hidup modern justru menunjukkan hasil yang cukup mengejutkan.
Morning Person: Energi Segar Sejak Matahari Terbit
Buat kamu yang suka bangun pagi, ada banyak keuntungan yang bisa dirasakan.
- Mood lebih stabil. Studi menunjukkan orang yang terbiasa bangun pagi cenderung punya tingkat stres lebih rendah.
- Waktu tenang untuk fokus. Di pagi hari, gangguan masih minim.
- Cocok buat ngerjain tugas, olahraga, atau sekadar me time.
- Selaras dengan jam kerja dan sekolah. Karena mayoritas aktivitas masyarakat dimulai pagi, morning person lebih gampang menyesuaikan diri.
Nggak heran kalau banyak tokoh sukses dunia, mulai dari CEO hingga atlet, dikenal sebagai early riser.
Night Owl: Ide Justru Muncul Saat Dunia Tidur
Di sisi lain, banyak juga yang merasa kreativitas justru meledak ketika malam.
Otak lebih kreatif. Beberapa penelitian menyebut night owl lebih kuat dalam berpikir lateral alias menemukan ide-ide segar.
Lebih fleksibel. Dengan jam kerja remote yang makin populer, night owl bisa bekerja sesuai ritme biologisnya sendiri.
Ketenangan malam hari. Saat orang lain tidur, suasana jadi lebih sunyi. Pas banget buat menulis, mendesain, atau brainstorming ide.
Bahkan, banyak seniman, penulis, dan musisi dunia ternyata night owl sejati.
Mana yang Lebih Produktif?
Menurut psikolog, produktif itu bukan soal bangun pagi atau begadang, tapi soal sinkronisasi antara jam biologis tubuh (chronotype) dengan rutinitas harian.
Artinya, kalau kamu dipaksa jadi morning person padahal tubuhmu night owl, hasilnya justru kontraproduktif. Begitu juga sebaliknya.
Kuncinya adalah:
- Kenali chronotype tubuhmu.
- Sesuaikan jadwal kerja dengan energi terbaikmu.
- Jangan lupa jaga pola tidur agar cukup 7–9 jam sehari.
Baik morning person maupun night owl, dua-duanya bisa produktif asal tahu cara mengatur waktunya.
Jadi, nggak perlu ikut-ikutan tren bangun jam 5 pagi kalau ternyata tubuhmu justru bekerja maksimal jam 10 malam.
Intinya, produktivitas itu bukan tentang jam, tapi tentang bagaimana kamu mengelola energi. (*)
Editor : Amin Fauzie