Budaya Daerah Kalam Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Pendidikan Religi Ruang Kata Sejarah Seni Sport Techno Wisata

OOTD Anak Muda 2025: Virtual Try On Bikin Belanja Fashion Jadi Lebih Canggih dan Seru!

Siska Yudianti • Rabu, 10 September 2025 | 14:10 WIB
Virtual Try On, fitur yang memungkinkan pengguna mencoba fashion secara virtual hanya lewat kamera ponsel atau laptop. foto adalah ilustrasi.
Virtual Try On, fitur yang memungkinkan pengguna mencoba fashion secara virtual hanya lewat kamera ponsel atau laptop. foto adalah ilustrasi.

RADARBONANG.ID – Belanja baju kini bukan lagi sekadar datang ke toko atau scroll marketplace.

Tahun 2025, tren fashion anak muda Indonesia semakin lekat dengan teknologi kecerdasan buatan (AI).

Salah satunya adalah Virtual Try On (VTO), fitur canggih yang memungkinkan pengguna mencoba pakaian secara virtual hanya lewat kamera ponsel atau laptop.

Fenomena ini langsung jadi tren baru di kalangan Gen Z dan milenial, terutama mereka yang hobi tampil OOTD (Outfit of The Day) di media sosial.

Hanya dengan sekali klik, mereka bisa tahu apakah jaket oversized, sneakers chunky, atau dress satin yang lagi viral cocok dipakai atau tidak—tanpa harus repot-repot ke fitting room.

Virtual Try On, Gaya Belanja Generasi Digital

Jika dulu fitting room identik dengan antrean panjang, kini cukup buka aplikasi belanja atau platform fashion berbasis AI.

Teknologi VTO mampu mendeteksi bentuk tubuh, warna kulit, hingga gaya personal pengguna.

Hasilnya? Simulasi pakaian yang terlihat nyata seolah benar-benar dipakai.

Menurut pengamat tren digital, Virtual Try On bukan sekadar gimmick, tapi jawaban atas kebutuhan generasi digital yang menginginkan kecepatan, efisiensi, dan pengalaman belanja interaktif.

Anak muda tak lagi sekadar membeli baju, tapi juga merasakan “experience” sebelum check out.

Efek Domino di Industri Fashion

Kehadiran tren ini membuat banyak brand lokal maupun global berlomba-lomba mengintegrasikan fitur Virtual Try On.

Beberapa marketplace besar di Indonesia bahkan sudah menyediakan layanan ini untuk kategori fashion dan aksesoris.

Dampaknya cukup signifikan: angka return produk karena ukuran atau model yang tidak sesuai menurun drastis.

Brand juga bisa mengenali selera konsumen lewat data AI, sehingga koleksi yang ditawarkan lebih tepat sasaran.

OOTD di Era AI

Bagi anak muda, tampil stylish kini semakin mudah.

Mereka bisa melakukan mix and match berbagai outfit secara virtual, lalu langsung upload hasilnya ke Instagram atau TikTok untuk mendapatkan feedback dari followers.

Tren Fashion ke Depan

Virtual Try On diyakini hanya permulaan. Dalam waktu dekat, AI juga diprediksi bisa memberikan rekomendasi outfit harian sesuai mood, cuaca, hingga agenda kegiatan pengguna.

Artinya, OOTD di era AI akan semakin personal, praktis, dan penuh kejutan.

Bagi brand fashion, tren ini adalah peluang besar untuk memperluas pasar, terutama di kalangan Gen Z yang dikenal sangat peduli dengan penampilan dan selalu haus akan tren terbaru. (*)

Editor : Amin Fauzie
#Virtual Try On #tren fashion anak muda Indonesia #ootd #Gen Z #fenomena #fitur #belanja baju