RADARBONANG.ID - Siapa sangka, rumput gendut berdaun pendek ini bisa bikin peternak panen cuan?
Namanya rumput Odot, tanaman asal Amerika Latin yang kini naik daun di kalangan peternak Indonesia.
Bentuknya unik, batangnya gemuk seperti jagung mini, daunnya lembut, dan ternyata kandungan nutrisinya bikin ternak ketagihan!
Bahkan banyak yang menyebutnya superfood-nya kambing dan sapi karena bisa bikin cepat gemuk dan sehat.
Rumput Odot punya nama latin Pennisetum purpureum cv. Mott.
Ia termasuk varietas dari rumput gajah, tapi ukurannya lebih pendek dan batangnya lebih empuk.
Ciri khasnya? Tumbuh padat, batang gendut, dan daunnya lembut banget—ideal untuk mulut ternak yang sensitif.
Tak heran kalau kambing, sapi, domba, dan bahkan kelinci doyan banget makan rumput ini.
7 Alasan Rumput Odot Disukai Peternak
1. Protein Tinggi, Ternak Cepat Gemuk!
Kandungan protein kasar rumput Odot mencapai 12–14%, cukup tinggi untuk rumput segar. Ini bikin pertumbuhan ternak lebih cepat dan efisien.
2. Batang Lembut, Tidak Tajam di Mulut Ternak
Berbeda dari rumput biasa yang keras dan tajam, Odot punya batang gemuk tapi lunak.
Cocok banget untuk kambing muda, anak sapi, atau kelinci.
3. Panen Cepat, Bisa Dipotong Setiap 40 Hari
Dalam sekali tanam, peternak bisa panen berkali-kali. Bahkan dalam 1 tahun, bisa panen hingga 8 kali!
4. Tumbuh Padat dan Tidak Menjalar
Odot tumbuh tegak dan padat, tidak menjalar seperti rumput gajah biasa. Ini memudahkan saat panen dan lebih efisien untuk lahan sempit.
5. Cocok untuk Fermentasi dan Silase
Odot bisa difermentasi untuk disimpan sebagai silase, pakan cadangan saat musim kemarau. Gizi tetap terjaga, pakan aman sepanjang tahun.
6. Tahan di Lahan Kering dan Tanpa Pupuk Kimia
Cocok untuk budidaya organik! Rumput Odot bisa tumbuh baik meski hanya dengan pupuk kandang dan perawatan sederhana.
7. Peluang Usaha Menjanjikan!
Banyak peternak mulai menjual bibit rumput Odot karena permintaannya melonjak. Dijual Rp 500–1.000 per batang, ini bisa jadi bisnis rumput yang serius!
Petani dan Peternak Mulai Beralih ke Odot
Peternak di Jawa Timur, NTB, hingga Kalimantan mulai beralih ke rumput Odot karena lebih hemat, praktis, dan hasilnya nyata. Biaya pakan turun, bobot ternak naik.
Bahkan di beberapa desa, lahan pekarangan diubah jadi kebun rumput Odot. Modalnya kecil, tapi hasilnya luar biasa.
Baru-baru ini, bahkan viral di TikTok dan YouTube, video tentang peternak sukses budidaya rumput Odot mendapat ribuan komentar. Banyak yang bilang:
"Ini rumput sakti. Kambing langsung doyan, tumbuhnya cepat, nggak rewel. Enak buat ternaknya, enak buat kantongnya!"
Tips Budidaya Rumput Odot:
- Gunakan stek batang, tanam dengan jarak 50x50 cm
- Cukup pupuk kandang dan air rutin di awal
- Potong saat tinggi 80–100 cm untuk hasil maksimal
- Bisa ditanam di pekarangan rumah, sawah bekas, atau lahan kosong
Di balik batang gemuk dan bentuk lucunya, rumput Odot menyimpan potensi besar untuk peternak Indonesia.
Bukan hanya sebagai pakan unggul, tapi juga sebagai solusi pakan murah, sehat, dan berkelanjutan.
Kalau kamu peternak atau punya lahan nganggur, sekarang waktu yang tepat untuk mulai tanam rumput Odot. Siap-siap panen hijauan dan panen cuan sekaligus! (*)
Editor : Amin Fauzie