RADARBONANG.ID - Ketika Ivana Trump, mantan istri Presiden Amerika Serikat Donald Trump, meninggal dunia pada Juli 2022, pemakamannya berlangsung dengan cara yang jauh dari tradisional.
Jenazah Ivana dikebumikan di Trump National Golf Club di Bedminster, New Jersey, menimbulkan pertanyaan di kalangan publik—apakah lokasi pemakaman itu sekadar pilihan sentimental, atau ada motif lain di baliknya?.
Menurut pakar pajak dari Dartmouth College, prof. Brooke Harrington, pengebumian itu berpotensi dimanfaatkan sebagai strategi penghindaran pajak.
Dalam kondisi hukum New Jersey, tanah yang berfungsi sebagai pemakaman dibebaskan dari berbagai jenis pajak—termasuk pajak properti, pendapatan, dan penjualan. Ia menyatakan, “cukup satu jenazah, tiga bentuk penghindaran pajak bisa diaktifkan”—menunjukkan kesan bahwa keputusan itu bukan semata karena aspek emosional.
Lebih lanjut, dokumen yang dirilis oleh ProPublica mengungkap bahwa Trump Family Trust sempat mengajukan permohonan untuk mendirikan organisasi pemakaman nirlaba di properti Bedminster maupun Hackettstown, New Jersey.
Rencana tersebut sudah muncul sejak 2014, ketika ada wacana pendirian kawasan pemakaman keluarga dan bahkan pemakaman komersial berkapasitas ratusan petak.
Publik juga menyoroti kondisi makam Ivana yang tampak tidak dirawat dengan baik. Beberapa tahun setelah pemakaman, foto menunjukkan makam tersebut tertutup rumput dan gulma, tanpa perawatan rutin—menyulut kritik bahwa kebijakan ini lebih berorientasi keuntungan daripada penghormatan terhadap jenazah.
Sebaliknya, pihak Trump menyatakan bahwa kondisi makam yang masih belum rapi disebabkan tanah yang belum stabil sepenuhnya, dan rencana perbaikan lanskap akan dilakukan kemudian, lengkap dengan nisan yang lebih besar dan representatif.
Meski motif Trump belum pernah dikonfirmasi secara langsung olehnya, riwayat strategi penghematan pajaknya—seperti pengurangan pajak lewat pengalihan status lahan menjadi ‘pertanian’—memberi bobot pada spekulasi bahwa ini bukan semata soal cinta atau kenangan, melainkan kalkulasi finansial.
Editor : Muhammad Azlan Syah