Budaya Daerah Kalam Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Pendidikan Religi Ruang Kata Sejarah Seni Sport Techno Wisata

Mengenal lebih dekat Komunitas Sepeda TInggi Jogja 'Tallbike' yang Ekstrem namun Unik

Muhammad Azlan Syah • Selasa, 12 Agustus 2025 - 18:10 WIB

Pesepeda komunitas Tallbike Jogja melintas di jalanan kota, memamerkan kreativitas dan keterampilan mengendarai sepeda tinggi yang menjadi ikon unik Kota Gudeg
Pesepeda komunitas Tallbike Jogja melintas di jalanan kota, memamerkan kreativitas dan keterampilan mengendarai sepeda tinggi yang menjadi ikon unik Kota Gudeg

RADARBONANG.ID - Di tengah ramainya jalanan Yogyakarta, pemandangan unik kerap mencuri perhatian wisatawan dan warga lokal. Beberapa pesepeda melintas dengan sepeda berukuran tak biasa — tingginya bisa mencapai dua kali lipat sepeda pada umumnya.

Sepeda ini dikenal sebagai tallbike, kendaraan hasil modifikasi kreatif yang kini menjadi simbol keberanian dan gaya hidup unik di Kota Gudeg.

Tallbike berasal dari konsep tall bike yang populer di kota-kota kreatif dunia seperti Portland dan Copenhagen.

Baca Juga: Kota Ramah Sepeda: Mengintip Jalur Sepeda Super Canggih di Utrecht, Belanda

Namun, di Jogja, ide ini berkembang dengan sentuhan lokal. Para penggemarnya merakit tallbike dari rangka dua sepeda atau lebih, yang disusun vertikal melalui proses pengelasan.

Hasilnya, tercipta sepeda dengan posisi duduk pengendara berada jauh di atas jalan, memberikan sensasi berkendara yang berbeda.

Salah satu kelompok yang menjadi motor penggerak tren ini adalah Jogja Tallbike Community. Berdiri sejak awal 2010-an, komunitas ini tak hanya memfasilitasi hobi anggotanya, tetapi juga menjadikan tallbike sebagai media berekspresi dan mempererat solidaritas.

Mereka rutin mengadakan fun ride, pawai sepeda, hingga workshop pembuatan tallbike yang terbuka untuk umum.

Dikutip dari surgajojgja.id, Bowo, salah satu pendiri komunitas mengatakan, bahwa sepedah yang dirakit unik dan tinggi ini juga merupakan karya seni kreatif yang jarang ditemu dan punya unsur kegunaan.

“Buat kami, tallbike bukan cuma alat transportasi, tapi karya seni yang bisa berjalan. Tingginya itu simbol keberanian, kreatif, dan sedikit nyeleneh, sesuai jiwa Jogja,” kata Bowo.

Keunikan tallbike membuatnya tak jarang menjadi magnet bagi wisatawan. Banyak turis yang berhenti, memotret, atau bahkan mencoba mengendarainya.

Dalam beberapa acara budaya, tallbike kerap menjadi bagian dari karnaval atau pertunjukan jalanan, menambah warna dalam lanskap kreatif Yogyakarta.

Menariknya, anggota komunitas ini datang dari latar belakang beragam: seniman, mahasiswa, pengrajin, hingga pekerja kantoran. Mereka disatukan oleh minat pada dunia sepeda dan semangat kebersamaan.

“Kalau ada yang kesulitan bikin tallbike atau butuh suku cadang, anggota lain siap membantu. Kami bukan sekadar komunitas, tapi keluarga,” ujar Rina, salah satu anggota perempuan yang dikenal piawai memodifikasi rangka sepeda.

Dari sekadar hobi, tallbike kini menjadi bagian dari identitas visual Jogja. Posisinya sejajar dengan elemen khas kota ini seperti musik angklung jalanan, mural tembok kota, hingga kedai kopi kreatif.

Bagi banyak orang, tallbike adalah bukti bahwa kreativitas bisa hadir di jalanan, memadukan seni, teknik, dan keberanian.

Ke depan, komunitas ini berharap tallbike tidak hanya dikenal di lingkup lokal, tetapi juga di panggung internasional.

Dengan semangat gotong royong dan kreativitas khas Jogja, mereka optimistis hobi unik ini akan terus berkembang dan menginspirasi.(*)

Editor : Muhammad Azlan Syah
#tallbike Indonesia #sepeda tinggi Yogyakarta #kreativitas pesepeda Jogja #komunitas tallbike Jogja #hobi unik Jogja