RADARBONANG.ID - Sutradara Yandy Laurens membuka proses kreatif di balik scoring film “Sore: Istri dari Masa Depan”, yang menempatkan musik bukan sekadar latar, tapi elemen emosional utama.
Peluncuran soundtrack film ini ditekankan melalui dua lagu utama karya Barasuara—“Pancarona” dan “Terbuang dalam Waktu”—yang dirancang ulang untuk menyatu dalam narasi.
Dikutip dari antaranews.com, Iga Massardi dan Gerald Situmorang, personel Barasuara mengatakan kehadiran musik ini memberi “semesta baru” bagi karya mereka saat diintegrasikan dalam film.
Baca Juga: Pernah Ngerasa Spotify Kok Tahu Banget Selera Musikmu? Ini Rahasia di Balik Algoritma Canggihnya!
"Saat kami membuat lagu itu, kami punya semesta sendiri yang kami tahu dengan plotnya sendiri. Tapi ketika itu diletakkan dalam sebuah film, itu seperti punya semesta baru," ungkapnya.
Gerald Situmorang menjelaskan bahwa sutradara dan staf musik seperti Ovel Obaja membedah setiap elemen dari lagu tersebut—vokal, gitar, drum, orkestra—untuk ditempatkan di adegan kunci, bukan hanya diputar utuh.
Di samping itu, Adhitia Sofyan turut menyumbang dua lagu—“Forget Jakarta” dan “Gaze”—yang menambah kedalaman emosi film.
Menurutnya, intensitas musik terasa karena tim produksi mengolahnya dengan cermat, bukan sekadar menempelkan.
Dikutip dari idntimes.com, Yandy Laurens, sutradara film sore menceritakan momen transformasi lagu “Terbuang dalam Waktu” di parkiran mobil bersama produser Suryana Paramita.
Saat itu, ia dan produksi “cengeng banget” karena lagu tersebut sangat sinkron dengan narasi waktu dan pernikahan.
"Jadi pertama kali saya memperdengarkan Mbak Mita lagu Terbuang dalam Waktu. Dan saya bilang, 'Ini kita pakai di film kita.' Itu di parkiran sebelum kita meeting. Dan kami berdua cengeng banget nangis, karena merasa inline sekali. Kita mau bicara tentang waktu," kenangnya.
Yandy menganggap lagu tersebut menjadi medium emosional tokoh, terutama konflik “jarak waktu” dalam hubungan mereka.
Dengan begitu, musik menjadi pendorong dramatis, bukan sekadar penambah suasana.
Baca Juga: Serial Terbaru Low Life: Aksi Kriminal Berbalut Keluarga dan Harta Karun Tenggelam
Kolaborasi antara Yandy, Barasuara, Adhitia Sofyan, dan Ovel Obaja menghasilkan scoring yang terasa menyentuh, memperkuat nuansa romansa, retorika waktu, dan konflik batin karakter.
Soundtrack resmi film menampilkan sederet nama ternama: Barasuara, Adhitia Sofyan, Sheila On 7, dan Miran Hadzi‑Veljkovic—menjanjikan pengalaman audio-visual yang kaya dan memikat.
Dengan strategi scoring seperti ini, “Sore” tidak hanya bercerita lewat dialog dan visual, tapi juga melalui emosi yang dirasakan penonton lewat tiap denting nada. (*)
Editor : Muhammad Azlan Syah