RADARBONANG.ID– Langit biru, angin kencang, dan anak-anak berlarian di lapangan. Yap, musim layang-layang resmi datang!
Bagi sebagian besar masyarakat Indonesia, terutama anak-anak dan remaja, musim ini adalah waktu yang dinanti-nanti.
Namun di balik keceriaan dan warna-warni layang-layang yang menghiasi langit, ternyata ada juga sisi yang membuat orang tua — terutama para ibu — jadi lebih waspada.
“Anak saya setiap sore minta keluar main layang-layang. Seru sih, tapi saya khawatir kalau dia kejar layangan putus ke jalan raya,” ujar Sari, ibu dua anak di Bekasi.
Tahukah kamu? Layang-layang bukan cuma sekadar hiburan. Di beberapa daerah seperti Bali, NTB, dan Yogyakarta, layang-layang adalah bagian dari budaya dan spiritualitas.
Bahkan ada festival internasional yang menampilkan desain layangan unik dari berbagai penjuru dunia.
“Layang-layang itu simbol kebebasan, kreativitas, dan harapan,” ujar Komang, pengrajin layang-layang asal Denpasar.
Generasi 90-an pasti masih ingat serunya membuat layang-layang sendiri: dari kertas minyak, benang gelasan, dan potongan bambu. Sekarang, tren itu kembali bangkit!
Tapi bedanya, anak-anak zaman sekarang lebih suka beli langsung yang siap terbang, bahkan dihias karakter anime dan superhero.
Di media sosial, tagar #MusimLayangLayang dan #LayangLayangChallenge mulai ramai lagi, menandakan budaya lama kembali viral.
Meski menyenangkan, musim layang-layang juga menyimpan sejumlah risiko:
- Benang gelasan (tajam) bisa melukai pengguna jalan atau pesepeda
- Pengejaran layangan putus ke tengah jalan sering jadi pemicu kecelakaan
- Bermain terlalu dekat dengan kabel listrik bisa berakibat fatal
Beberapa daerah bahkan sudah mengeluarkan imbauan untuk tidak bermain layang-layang di area padat lalu lintas atau dekat jaringan listrik.
???? Tips Aman Bermain Layang-Layang:
- Gunakan benang biasa, hindari benang gelasan atau berserat kaca
- Main di lapangan terbuka atau area khusus layangan
- Hindari bermain di dekat jalan raya atau kabel listrik
- Jangan kejar layangan putus sampai ke lokasi berbahaya
- Awasi anak-anak kecil saat bermain. (*)