RADARBONANG.ID – Dunia burung kicau terus berkembang, dan lovebird tetap menjadi primadona di kalangan penghobi maupun peternak.
Selain warnanya yang memesona dan kicauannya yang khas, lovebird juga terkenal mudah dikembangbiakkan—asal tahu trik memilih indukan yang tepat.
Banyak peternak pemula gagal panen karena salah pilih indukan. Dari niat awal ingin menghasilkan anakan berkualitas, malah rugi waktu dan biaya.
Nah, buat kamu yang ingin mulai ternak lovebird, berikut 7 tips memilih indukan lovebird berkualitas super agar cepat produksi dan mendatangkan cuan.
1. Pilih Lovebird Jantan dan Betina yang Sudah Matang Umur
Indukan ideal adalah lovebird berusia minimal 8 bulan untuk jantan dan 10 bulan untuk betina.
Usia terlalu muda membuat birahi belum stabil, dan usia terlalu tua bisa menghambat produksi.
2. Cek Kesehatan dan Fisik Burung Secara Menyeluruh
Pastikan calon indukan bebas cacat fisik, aktif, bulu mengilap, mata jernih, dan tidak ada gejala penyakit seperti lesu atau mencret.
Indukan sehat akan menghasilkan anakan yang kuat dan cepat besar.
3. Pilih Berdasarkan Genetik: Warna, Suara, dan Prestasi
Kalau targetmu adalah lovebird lomba atau warna langka, pilih indukan yang berasal dari trah bagus.
Misalnya, lovebird suara panjang atau warna pastel/blue series yang sedang tren di pasaran.
Genetik memengaruhi kualitas anakan secara signifikan.
4. Perhatikan Karakter dan Tingkah Laku
Indukan yang terlalu agresif atau terlalu penakut sebaiknya dihindari.
Pilih lovebird yang tenang tapi aktif. Jika terlalu galak, bisa berujung saling serang saat dijodohkan, apalagi saat masa kawin.
5. Sudah Berpasangan atau Masih Single?
Kalau ingin lebih cepat produksi, cari indukan yang sudah berjodoh alami. Tapi jika belum, kamu bisa menjodohkan secara manual.
Proses ini memerlukan waktu dan kesabaran, tapi hasilnya bisa lebih optimal jika cocok.
6. Amati Kinerja di Kandang Uji atau Tempat Penangkaran
Kalau beli dari breeder, minta lihat performa lovebird di kandang uji.
Apakah sudah pernah produksi, bagaimana cara memberi makan anak, dan bagaimana hubungan antar pasangan.
Ini penting agar kamu tak beli kucing dalam karung.
7. Utamakan Indukan Produktif daripada Sekadar Mahal
Harga mahal belum tentu menjamin kualitas.
Lebih baik pilih indukan produktif meskipun harganya moderat.
Fokus utama dalam beternak adalah keberhasilan menetas dan pertumbuhan anakan yang sehat.
Memilih indukan lovebird tak boleh asal-asalan. Butuh ketelitian, pengalaman, dan pengamatan detail.
Kalau kamu ingin ternak lovebird sukses dan cepat panen, pastikan mengikuti tips di atas.
Ingat, indukan unggul = anakan berkualitas + keuntungan maksimal. (*)
Editor : Amin Fauzie