RADARBONANG – Belakangan ini, ada anggapan yang berkembang di masyarakat bahwa badan cewek yang lebih tinggi dibandingkan cowok bisa jadi sebuah aib. Tapi, benarkah pendapat ini? Atau hanya sebuah stigma yang perlu dihilangkan?
Banyak yang beranggapan bahwa cowok harus lebih tinggi dari cewek, dan kalau ternyata sebaliknya, itu dianggap sebagai hal yang aneh.
Padahal, menurut mahasiswa Universitas PGRI Ronggolawe (Unirow) Tuban Deviana Eka, tinggi badan cowok yang lebih pendek dari cewek bukanlah sebuah aib.
“Tinggi badan bukanlah patokan untuk menilai siapa kita atau seberapa hebat kita. Setiap orang punya keistimewaan sendiri, dan yang penting adalah bagaimana kita menerima diri kita apa adanya,” ungkap Deviana.
Deviana menjelaskan, ada kecenderungan dalam masyarakat yang masih menganggap bahwa cowok yang lebih tinggi dari cewek adalah standar, padahal kenyataannya banyak cewek tinggi yang merasa nyaman dengan tubuh mereka dan bahkan bangga dengan postur tubuh mereka.
“Yang penting adalah bagaimana seseorang merasa nyaman dengan dirinya sendiri, bukan apa kata orang lain,” tambahnya.
Dalam dunia fashion, banyak cewek tinggi yang sukses meniti kariernya sebagai model, bahkan menjadi idola banyak orang. Jadi, apakah tinggi badan bisa jadi aib? Tentu saja tidak! Yang lebih penting adalah bagaimana seseorang bisa percaya diri dengan apa yang mereka miliki, dan terus berusaha untuk menjadi versi terbaik dari dirinya sendiri.
Di tengah pandangan yang seringkali menilai seseorang dari penampilan fisiknya, masih banyak yang harus dilakukan untuk mengubah perspektif masyarakat. Kita perlu memahami bahwa setiap orang berbeda, dan perbedaan itu harusnya dirayakan, bukan dijadikan bahan olokan.
Jadi, bagi para cewek yang merasa tubuhnya lebih tinggi dari cowok, jangan pernah merasa rendah diri.
Justru, ini adalah tanda bahwa setiap orang unik dengan cara mereka sendiri. Mari kita tinggalkan anggapan bahwa tinggi badan menentukan segalanya, dan lebih fokus pada kelebihan yang ada dalam diri kita. (*)
Editor : Yudha Satria Aditama