RADARBONANG.ID - Saat ini, produk perawatan kulit (skincare) tidak hanya digandrungi oleh orang dewasa, tetapi juga mulai menarik perhatian anak-anak.
Namun, kapan sebenarnya anak boleh pakai skincare? Dan apa akibatnya jika digunakan terlalu dini? Yuk, simak penjelasannya!
Usia Tepat Memulai Skincare
Menurut para ahli, usia yang disarankan untuk mulai menggunakan skincare adalah antara 10 hingga 14 tahun.
Pada masa ini, anak memasuki fase praremaja hingga remaja, di mana kulit mulai mengalami perubahan akibat hormon.
Produk perawatan dasar seperti pembersih wajah dan pelembap lembut sudah bisa diperkenalkan, tentunya yang dirancang khusus untuk kulit anak dan bebas bahan kimia keras.
Risiko Skincare yang Digunakan Terlalu Dini
Memakai skincare sebelum waktunya atau menggunakan produk yang tidak sesuai usia dapat menimbulkan berbagai masalah, seperti:
- Iritasi Kulit
Kulit anak yang masih sensitif berisiko mengalami iritasi jika terkena bahan kimia keras yang ada dalam produk skincare dewasa. - Penyumbatan Pori-pori
Produk yang terlalu berat dapat menyumbat pori-pori, memicu jerawat atau komedo. - Kerusakan Lapisan Kulit
Bahan aktif yang tidak cocok bisa merusak jaringan kulit halus anak, menyebabkan masalah jangka panjang.
Tips Aman Memilih Skincare untuk Anak
- Pilih produk yang memang dirancang khusus untuk anak-anak.
- Hindari skincare yang berbahan kimia keras, seperti alkohol atau pewangi buatan.
- Pastikan produk skincare yang digunakan telah terdaftar di BPOM.
- Konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter kulit jika ragu.
Ingat, kebutuhan utama kulit anak sebenarnya sudah tercukupi dengan menjaga kebersihan kulit dan pola makan sehat. Skincare hanya menjadi pelengkap, bukan kewajiban.
Dengan memahami kapan dan bagaimana anak bisa mulai menggunakan skincare, kita dapat menjaga kesehatan kulit mereka tanpa menimbulkan risiko yang tidak diinginkan. (*)