Budaya Daerah Kalam Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Pendidikan Religi Ruang Kata Sejarah Seni Sport Techno Wisata

Kliwon, Legi, Pahing... Kenali Filosofi di Balik Lima Hari Pasaran Jawa Ini!

M. Afiqul Adib • Minggu, 5 Januari 2025 | 22:35 WIB
Setiap hari pasaran jawa tidak cuma sekadar nama, tapi punya filosofi yang dalam.
Setiap hari pasaran jawa tidak cuma sekadar nama, tapi punya filosofi yang dalam.

RADARBONANG.ID - Pernah denger nama Pasar Kliwon atau Pasar Wage?

Mungkin kamu nggak sadar, kalau nama-nama itu ternyata berasal dari sistem kalender tradisional Jawa, lho!

Namanya pasaran Jawa, dan meskipun fungsinya sekarang udah nggak seperti dulu, sistem ini masih tetap hidup dan punya banyak makna. Yuk, kita bahas!

Apa Itu Pasaran Jawa?

Jadi, Pasaran Jawa atau Pancawara adalah sistem siklus lima hari yang dulunya digunakan pedagang untuk menentukan hari buka pasar.

Jadi, kalau kamu ke pasar di Jawa, kadang ada pasar yang buka di hari Kliwon, Legi, atau bahkan Wage. Keren, kan?

Yang unik, sistem ini berjalan paralel dengan minggu yang biasanya kita pakai, jadi ada dua siklus yang berjalan barengan: hari biasa (Senin sampai Minggu) dan pasaran (Kliwon, Legi, Pahing, Pon, Wage).

Filosofi di Balik Setiap Pasaran Jawa

Setiap hari pasaran nggak cuma sekadar nama, tapi punya filosofi yang dalam. Berikut penjelasannya:

Pasaran Jawa di Masa Lalu dan Sekarang

Dulu, pasaran Jawa ini sangat penting banget dalam kehidupan sehari-hari.

Selain buat nentuin kapan pasar buka, sistem ini juga dipakai buat nentuin hari baik buat nikah, acara hajatan, atau mulai bertani.

Orang Jawa percaya kalau kombinasi hari dan pasaran bisa ngasih energi tertentu yang memengaruhi keberuntungan atau nasib seseorang.

Misalnya, orang yang lahir di Kamis Kliwon, konon katanya punya sifat atau karakter tertentu yang bisa dibaca lewat primbon.

Sekarang, Walaupun fungsinya nggak sekrusial dulu, pasaran Jawa tetap bertahan, terutama di kalangan masyarakat yang masih menjaga tradisi.

Nama-nama pasaran seperti Kliwon dan Wage tetap ada di banyak nama pasar atau acara adat.

Bahkan, masih ada yang pakai sistem ini buat nentuin hari baik meskipun udah hidup di dunia digital.

Buat generasi muda, memahami pasaran Jawa bisa jadi cara yang seru untuk mengenal lebih dekat akar budaya kita.

Soalnya, di balik siklus lima hari ini ada banyak cerita dan filosofi yang ngajarin kita tentang keseimbangan dan harmoni dalam hidup. (*)

Editor : Amin Fauzie
#pasaran jawa #Kliwon #PANCAWARA #hari #Nasib #filosofi #pon #kalender tradisional #pahing #Legi #wage