TUBAN-Musim panas dengan cuaca terik dan kering diwarnai dengan peningkatan kasus demam berdarah dengue (DBD).
Dilansir dari laman Kementerian Kesehatan, sejak awal Januari hingga 5 Mei 2024 terdapat 91.269 kasus DBD di Indonesia.
Dari seluruh kasus DBD tersebut, 641 di antaranya berujung pada kematian.
Di tengah maraknya kasus DBD, penggunaan obat nyamuk dan insektisida kimia memang lazim dilakukan.
Namun, tahukah kalian bahwa ada tanaman yang dapat mengusir nyamuk secara alami?
Dikutip dari alodokter.com, berikut 7 tanaman pengusir nyamuk DBD yang mudah ditanam dan dirawat:
1. Kemangi
Daun kemangi yang segar tidak hanya lezat untuk masakan, namun juga efektif mengusir nyamuk.
Kandungan linalool dan metil eugenol pada kemangi memiliki efek toksik bagi nyamuk.
2. Mint
Ada berbagai jenis mint, seperti peppermint, spearmint, dan catnip, yang semuanya efektif mengusir nyamuk.
Aroma mint yang menyegarkan juga dapat membantu meredakan mual dan sakit kepala.
3. Serai
Serai terkenal dengan aromanya yang menyengat dan tidak disukai nyamuk.
Kandungan citronellal pada serai terbukti efektif mengusir nyamuk.
4. Rosemary
Rosemary adalah tanaman aromatik yang tidak hanya harum, namun juga memiliki sifat antibakteri dan antijamur.
Daun rosemary dapat dibakar atau diolah menjadi minyak esensial untuk mengusir nyamuk.
5. Lavender
Bunga lavender yang cantik tidak hanya memanjakan mata, namun juga ampuh mengusir nyamuk.
Aroma lavender yang menenangkan juga dapat membantu relaksasi dan meningkatkan kualitas tidur.
6. Marigold
Bunga marigold berwarna cerah mengandung pyrethrin, senyawa alami yang bersifat insektisida.
Pyrethrin efektif mengusir nyamuk dan serangga lainnya.
7. Pohon Zodia
Pohon zodia memiliki daun dan bunga yang mengeluarkan aroma khas yang tidak disukai nyamuk.
Pohon ini juga memiliki sifat antimalaria dan antibakteri.
Menanam tanaman pengusir nyamuk di sekitar rumah tidak hanya membantu mencegah DBD, namun juga menciptakan suasana yang lebih asri dan nyaman.
Perawatannya pun mudah, sehingga cocok untuk pemula yang baru ingin memulai berkebun. (*)