TUBAN-Salah satu gaya hidup anak-anak sekarang adalah menghabiskan waktu berjam-jam untuk bermain game, menonton video, atau scrolling media sosial.
Tahukah kalian di balik gaya hidup ini tersembunyi bahaya!
Dikutip dari halodoc.com, gaya hidup kurang aktivitas fisik anak zaman now menjadi salah satu faktor yang dapat meningkatkan risiko obesitas.
Menurut data Riset Kesehatan Nasional tahun 2021, prevalensi obesitas pada anak usia 5-19 tahun di Indonesia mencapai 10,2 persen.
Angka ini terus meningkat dari tahun ke tahun dan diprediksikan semakin parah di masa depan.
Obesitas pada anak bukan hanya masalah estetika, namun juga dapat membawa berbagai komplikasi kesehatan serius, seperti diabetes tipe 2, penyakit jantung, dan stroke.
Karena itu, penting bagi orang tua untuk mendorong anak-anak mereka untuk lebih aktif bergerak.
Berikut beberapa tips untuk meningkatkan aktivitas fisik pada anak:
1. Dorong aktivitas fisik di sekolah
Dukung program olahraga di sekolah dan bantu anak untuk mengikuti kegiatan ekstrakurikuler yang aktif.
2. Batasi waktu layar
Atur waktu maksimal penggunaan gadget anak, seperti 2 jam per hari.
3. Ajak anak bermain
Luangkan waktu untuk bermain bersama anak, seperti bermain sepak bola, bersepeda, atau berenang.
4. Buat rumah yang ramah aktivitas fisik
Sediakan ruang yang cukup untuk anak bermain dan berolahraga di rumah.
5. Jadilah contoh yang baik
Orang tua harus menjadi contoh yang baik bagi anak dengan menerapkan gaya hidup aktif dan sehat.
Dengan meningkatkan aktivitas fisik dan menerapkan pola makan sehat, kalian dapat membantu anak-anak terhindar dari bahaya obesitas dan memiliki masa depan yang lebih cerah. (*)
Editor : Amin Fauzie