TUBAN-Masalah tidur atau insomnia bisa dialami siapa saja.
Kalau kalian mengalami insomnia, sebaiknya masalah ini jangan disepelekan.
Itu karena insomnia dapat berdampak besar bagi produktivitas orang yang mengalaminya, bahkan menyebabkan masalah kesehatan.
Kualitas tidur memiliki pengaruh yang sangat besar bagi kesehatan tubuh.
Umumnya jumlah jam tidur yang efektif pada orang dewasa adalah sekitar 7 – 8 jam setiap malam.
Insomnia adalah suatu kondisi yang mengakibatkan penderitanya sulit tidur atau hanya tidur dalam waktu singkat setiap malamnya.
Kondisi ini dapat disebabkan dari kebiasaan yang dilakukan sehari – hari atau penyakit tertentu.
Menurut National Sleep Foundation (2018), fenomena insomnia mencapai 67 persen di seluruh dunia.
Di Indonesia, jumlah penderita insomnia sebanyak 55,8 persen. Dari jumlah tersebut yang mengalami insomnia ringan dan sedang 23,3 persen.
Insomnia dapat berlangsung dalam jangka waktu singkat (akut) atau jangka waktu panjang (kronis).
Insomnia akut hanya berlangsung selama satu malam sampai beberapa minggu.
Sedangkan insomnia kronis berlangsung selama 3 malam sampai lebih dari tiga bulan. Insomnia dapat terjadi pada semua rentang usia.
Faktor yang memicu peningkatan risiko insomnia beragam. Mulai perubahan jadwal aktivitas harian, stres, wanita lebih rentan mengalami insomnia karena faktor hormonal, orang di atas usia 60 tahun, dan kondisi kesehatan.
Bagaimana cara mendapatkan kualitas tidur yang baik setiap harinya?
Berikut beberapa cara yang dapat dilakukan bagi penderita insomnia:
1. Tenangkan pikiran
Salah satu penyebab insomnia adalah stres dan khawatir berlebihan.
Karena itu, dianjurkan bagi penderita insomnia untuk melakukan meditasi sebentar sebelum tidur agar pikiran lebih tenang.
2. Lakukan relaksasi sebelum tidur
Bagi para penderita insomnia, coba luangkan waktu untuk melakukan relaksasi otot sebelum tidur.
Kegiatan ini akan memberikan kenyamanan pada tubuh sehingga lebih mudah terlelap.
3. Hindari konsumsi alkohol dan kafein
Jika mengonsumsi alkohol dan kafein sebelum tidur, berpotensi terjaga. Sebaiknya diganti dengan susu hangat atau air putih.
4. Kurangi penggunaan ponsel sebelum tidur
Ini karena efek blue light pada ponsel dapat mengganggu kerja hormon melatonin dalam tubuh dan menyebabkan susah tidur.
5. Konsumsi makanan sehat
Hindari makan makanan yang tinggi karbohidrat ketika mendekati jam tidur.
Karbohidrat memicu sistem pencernaan bekerja lebih keras, sehingga menyebabkan tubuh lebih sulit untuk istirahat.
6. Kurangi merokok
Nikotin pada rokok dapat menyebabkan susah tidur.
Usahakan kurangi rokok untuk kesehatan tubuh dan mendapatkan kualitas tidur yang lebih baik.
7. Atur pola hidup sehat
Pola hidup sehat juga menjadi faktor yang dapat membantu seseorang mencegah insomnia dan segala jenis penyakit.
Cobalah pola yang makan sehat dan olahraga dengan teratur selama minimal 30 menit setiap hari.
8. Ciptakan suasana tidur yang nyaman
Aturlah suhu dan cahaya kamar agar terasa nyaman dan sejuk.
Pilih bantal yang tak terlalu tinggi untuk menghindari otot leher kaku di pagi harinya.
Cara – cara mengatasi insomnia di atas hendaknya dilakukan secara teratur agar dapat menikmati tidur yang lebih nyenyak.
Jika insomnia masih berlangsung dalam jangka panjang, segera konsultasikan ke dokter untuk memperoleh penanganan yang tepat. (*)