RADARBONANG.ID - Kenaikan harga pangan membuat masyarakat perlu lebih cermat mengatur pengeluaran, termasuk untuk kebutuhan makan sehari-hari.
Bagi anak kos maupun keluarga dengan aktivitas padat, memasak setiap hari juga tidak selalu mudah dilakukan.
Salah satu cara yang bisa diterapkan adalah menyiapkan lauk yang memiliki daya simpan relatif panjang.
Stok tersebut dapat dikonsumsi secara bertahap sehingga tidak harus setiap hari membeli lauk siap makan.
Selain menghemat waktu, cara ini juga dapat membantu mengontrol pengeluaran. Lauk yang sudah disiapkan bisa menjadi pilihan ketika harga bahan makanan sedang meningkat.
Baca Juga: Bukan Cuma Enak, Makanan yang Estetik Kini Jadi Daya Tarik Gen Z Sebelum Memutuskan untuk Mencoba
5 Lauk Kering yang Cocok untuk Persediaan
1. Sambal goreng teri
Perpaduan tempe dan teri yang digoreng hingga kering kemudian dimasak dengan bumbu merah membuat sambal goreng teri cukup praktis dijadikan stok.
Jika proses pengolahan dan penyimpanannya dilakukan dengan tepat, lauk ini dapat bertahan sekitar 2–3 minggu.
2. Cakalang suwir
Ikan cakalang bisa diolah menjadi cakalang suwir balado sebagai persediaan lauk. Selain praktis, makanan ini juga dapat menjadi salah satu sumber protein.
Cakalang suwir umumnya dapat bertahan sekitar 5–7 hari. Setelah matang, simpan dalam wadah kedap udara agar kualitasnya lebih terjaga.
3. Dendeng sapi
Dendeng sapi termasuk olahan daging yang dapat digunakan sebagai lauk stok. Proses pengolahan yang membuat daging menjadi lebih kering membuatnya relatif praktis disimpan.
Menu ini bisa menjadi pilihan ketika tidak memiliki cukup waktu untuk memasak lauk baru.
4. Kentang mustofa
Kentang mustofa yang dimasak hingga kering dan renyah juga dapat disiapkan sebagai stok. Lauk ini bisa langsung disantap bersama nasi tanpa perlu melalui proses memasak kembali.
Kentang mustofa juga cukup fleksibel untuk dipadukan dengan makanan lain sehingga dapat digunakan dalam beberapa kali waktu makan.
5. Tempe orek kering
Tempe orek yang dimasak hingga kering dapat menjadi alternatif lauk sederhana untuk persediaan.
Kandungan air yang lebih rendah membuat versi kering lebih praktis disimpan dibandingkan olahan tempe yang memiliki banyak kuah.
6 Pilihan Lauk Praktis untuk Stok Makan
6. Abon
Abon termasuk makanan yang praktis karena dapat langsung dikonsumsi tanpa perlu dimasak kembali. Karena itu, lauk ini cocok untuk anak kos maupun orang yang memiliki aktivitas padat.
7. Serundeng
Serundeng dapat digunakan sebagai pelengkap nasi sekaligus lauk pendamping. Teksturnya yang relatif kering membuatnya lebih praktis disimpan dibandingkan makanan dengan kadar air tinggi.
8. Kering tempe
Kering tempe dapat menjadi pilihan untuk memenuhi persediaan lauk di rumah. Olahan tempe dengan bumbu yang dimasak hingga kering membuatnya bisa dikonsumsi secara bertahap.
9. Teri kacang
Perpaduan teri dan kacang yang dimasak hingga kering dapat menjadi stok lauk yang gurih. Menu ini juga cukup fleksibel untuk disantap bersama nasi putih ataupun makanan lainnya.
10. Rendang
Rendang menjadi salah satu olahan daging yang dikenal dapat disimpan relatif lama apabila pengolahan dan penyimpanannya dilakukan dengan tepat.
Lauk ini bisa menjadi alternatif bagi mereka yang ingin menyediakan makanan berbahan protein hewani tanpa harus memasak daging setiap hari.
11. Sambal kering
Sambal yang dimasak hingga kadar airnya berkurang juga dapat disiapkan sebagai stok. Selain memperkaya rasa, sambal kering bisa menjadi pelengkap untuk membuat menu sederhana terasa lebih nikmat.
Cara Penyimpanan Tetap Diperhatikan
Meski sejumlah lauk tersebut memiliki daya simpan relatif panjang, cara penyimpanan tetap perlu diperhatikan.
Gunakan wadah yang bersih dan kedap udara untuk membantu mempertahankan kualitas makanan. Sebelum dikonsumsi, kondisi makanan juga perlu diperiksa.
Jika terdapat perubahan warna, aroma, rasa, atau tekstur yang tidak biasa, sebaiknya makanan tersebut tidak dikonsumsi.
Menyiapkan lauk tahan lama dapat menjadi salah satu cara mengatur pengeluaran makan sekaligus menghemat waktu.
Bagi mereka yang memiliki aktivitas padat, stok makanan juga dapat mengurangi ketergantungan pada makanan siap saji.
Di tengah kenaikan harga pangan, strategi sederhana seperti merencanakan menu dan menyiapkan stok lauk bisa membantu kebutuhan makan sehari-hari tetap lebih terkontrol. (*)
Editor : Shafa Dina Hayuning Mentari