Es Teh Terasa Hambar atau Pahit? Cara Menyeduh Teh Ternyata Jadi Salah Satu Kuncinya

Arinie Khaqqo • Dipublikasikan Kamis, 3 September 2026 | 16:05 WIB
Selama ini bikin es teh cuma mikir soal gula dan es batu?. Ternyata cara menyeduh teh juga bisa menentukan rasa akhirnya. Teh tubruk bisa menghasilkan rasa lebih kuat, teh celup lebih praktis, sementara metode seduh memberi ruang untuk bereksperimen dengan suhu dan waktu. (ilustrasi)
Selama ini bikin es teh cuma mikir soal gula dan es batu?. Ternyata cara menyeduh teh juga bisa menentukan rasa akhirnya. Teh tubruk bisa menghasilkan rasa lebih kuat, teh celup lebih praktis, sementara metode seduh memberi ruang untuk bereksperimen dengan suhu dan waktu. (ilustrasi)

RADARBONANG.ID – Es teh menjadi salah satu minuman yang hampir tidak pernah gagal menemani berbagai suasana.

Cuaca panas, makan siang, nongkrong sore, hingga bersantai di rumah, segelas es teh dingin rasanya selalu cocok.

Cara membuatnya pun terlihat sangat sederhana. Teh diseduh dengan air panas, ditambahkan gula sesuai selera, lalu diberi es batu. Selesai.

Namun, ternyata ada satu bagian yang cukup menentukan hasil akhirnya, yaitu bagaimana teh tersebut diseduh sejak awal.

Teh tubruk, teh celup, maupun teh yang dibuat dengan metode seduh tertentu bisa menghasilkan rasa es teh yang berbeda.

Baca Juga: Marc Marquez Sapu Bersih Aragon, Jorge Martin Kini Tak Lagi Nyaman di Puncak Klasemen

Perbedaannya dapat terasa pada tingkat kekuatan rasa, aroma, warna, hingga sensasi sepat atau pahit ketika diminum.

Itulah sebabnya es teh buatan sendiri terkadang terasa berbeda dengan es teh yang biasa dibeli di warung atau kafe.

Bukan selalu karena jenis tehnya, tetapi bisa juga karena teknik penyeduhannya.

Teh Tubruk Bisa Menghasilkan Rasa Lebih Pekat

Teh tubruk menjadi salah satu metode paling sederhana sekaligus klasik dalam membuat minuman teh.

Daun teh langsung dimasukkan ke dalam wadah berisi air panas.

Setelah beberapa saat, air akan berubah warna dan aroma teh mulai keluar.

Karena daun teh bersentuhan langsung dengan air, proses ekstraksi rasa bisa berlangsung cukup kuat.

Hasilnya, teh tubruk umumnya dapat memberikan karakter rasa yang lebih tegas dan pekat.

Bagi orang yang menyukai es teh dengan rasa teh yang tetap terasa kuat meskipun sudah ditambahkan es, metode ini bisa menjadi pilihan menarik.

Namun, ada satu hal yang harus diperhatikan: durasi penyeduhan.

Jika daun teh dibiarkan terlalu lama di dalam air panas, rasa yang keluar bisa semakin kuat dan pada jenis teh tertentu dapat menghasilkan sensasi sepat atau pahit.

Untuk membuat es teh, seduhan dapat dibuat sedikit lebih kuat sejak awal.

Setelah gula tercampur, teh bisa dibiarkan turun suhunya sebentar sebelum diberi es batu.

Dengan begitu, ketika es mulai mencair, rasa teh tidak langsung menjadi terlalu hambar.

Teh Celup Cocok untuk yang Ingin Praktis

Kalau teh tubruk membutuhkan daun teh dan terkadang membuat ampas tertinggal di dalam gelas, teh celup menawarkan cara yang jauh lebih praktis.

Cukup masukkan kantong teh ke dalam air panas, tunggu beberapa saat, kemudian angkat.

Sederhana dan tidak membutuhkan banyak peralatan.

Teh celup juga memungkinkan pengguna mengatur kekuatan rasa berdasarkan lama kantong teh direndam.

Semakin lama proses penyeduhan, karakter teh yang keluar bisa semakin kuat.

Namun, untuk membuat es teh, ada sedikit trik yang perlu diperhatikan.

Jika seduhan terlalu encer kemudian langsung diberi banyak es batu, rasa teh bisa menjadi sangat ringan setelah es mencair.

Karena itu, membuat seduhan sedikit lebih kuat dapat menjadi pilihan.

Tujuannya bukan membuat teh terasa pahit, tetapi memberikan konsentrasi rasa yang cukup agar tetap terasa setelah bercampur dengan air dari es.

Metode Seduh Memberikan Banyak Ruang untuk Bereksperimen

Berbeda dengan istilah teh tubruk dan teh celup yang lebih spesifik, teh seduh sebenarnya mencakup proses yang lebih luas.

Jenis daun teh, jumlah teh yang digunakan, suhu air, hingga lama penyeduhan dapat diatur untuk mendapatkan karakter rasa tertentu.

Di sinilah metode seduh menjadi menarik bagi orang yang suka bereksperimen.

Misalnya, penggunaan air dengan suhu yang berbeda dapat menghasilkan karakter rasa yang berbeda pula pada jenis teh tertentu.

Durasi penyeduhan juga dapat menentukan seberapa kuat rasa yang masuk ke dalam air.

Penyeduhan yang terlalu lama dapat membuat rasa menjadi terlalu kuat atau sepat.

Sebaliknya, waktu yang terlalu singkat bisa membuat hasil akhirnya terasa ringan.

Jadi, kalau es teh buatan sendiri terasa kurang enak, jangan buru-buru menambahkan gula.

Bisa jadi masalahnya justru berada pada takaran teh, air, suhu, atau waktu penyeduhan.

Kenapa Teh untuk Es Sebaiknya Dibuat Lebih Kuat?

Ada alasan sederhana mengapa seduhan yang akan dijadikan es teh biasanya perlu dibuat lebih kuat dibandingkan teh yang langsung diminum hangat.

Jawabannya adalah es batu.

Ketika es dimasukkan ke dalam teh, perlahan es akan mencair dan berubah menjadi air.

Air tersebut otomatis menambah volume cairan sekaligus mengencerkan konsentrasi teh.

Jika seduhan awal sudah terlalu ringan, rasa teh akan semakin samar setelah es mencair.

Sebaliknya, jika seduhan dibuat dengan konsentrasi yang cukup, rasa teh masih dapat terasa meskipun sudah dingin dan bercampur dengan air dari es.

Selain itu, suhu minuman juga dapat memengaruhi bagaimana lidah dan hidung menangkap rasa serta aroma.

Teh hangat biasanya lebih mudah mengeluarkan aroma, sementara teh yang sangat dingin memberikan sensasi segar tetapi karakter aromanya bisa terasa lebih lembut.

Jenis Teh Juga Ikut Menentukan Hasil Akhir

Selain teknik penyeduhan, jenis teh yang digunakan tentu memiliki pengaruh besar terhadap rasa es teh.

Teh hitam, misalnya, umumnya cocok bagi orang yang menyukai karakter rasa lebih kuat dan tegas.

Sementara teh hijau dapat memberikan sensasi yang lebih ringan dan segar, tergantung jenis serta cara penyeduhannya.

Ada pula teh dengan tambahan aroma tertentu yang bisa dikreasikan menjadi minuman dingin dengan berbagai bahan pendamping.

Lemon, madu, daun mint, buah-buahan, hingga sirup dapat digunakan untuk menghasilkan variasi es teh yang berbeda.

Karena itu, satu metode penyeduhan belum tentu menghasilkan rasa yang sama ketika diterapkan pada semua jenis teh.

Jadi, Teh Tubruk, Celup atau Seduh yang Paling Enak?

Jawabannya kembali pada selera masing-masing.

Jika menginginkan rasa teh yang kuat dan lebih berkarakter, teh tubruk bisa menjadi pilihan.

Jika mengutamakan kepraktisan dan tidak ingin repot dengan ampas, teh celup lebih praktis untuk digunakan sehari-hari.

Sementara jika ingin bereksperimen dengan suhu air, jumlah teh, waktu penyeduhan, serta berbagai jenis daun teh, metode seduh memberikan ruang yang lebih luas.

Tidak ada metode yang secara mutlak paling enak untuk semua orang.

Justru menariknya, ketiga metode tersebut bisa menghasilkan pengalaman minum es teh yang berbeda.

Rahasia Es Teh Enak Ternyata Tidak Cuma soal Gula

Selama ini banyak orang mungkin menganggap kunci es teh yang enak hanyalah takaran gula.

Padahal, gula bukan satu-satunya faktor.

Jenis teh, jumlah air, suhu penyeduhan, durasi kontak antara teh dan air, serta jumlah es yang digunakan semuanya dapat memengaruhi hasil akhir.

Itulah sebabnya dua orang bisa menggunakan jenis teh yang sama tetapi mendapatkan rasa es teh yang berbeda.

Jadi, kalau ingin membuat es teh yang lebih enak di rumah, tidak ada salahnya bereksperimen.

Coba buat teh tubruk dengan seduhan yang sedikit lebih kuat.

Baca Juga: Dituduh Dahulukan Dapur MBG Dibanding Siswa, Kadisdik Kalteng Buka Suara Soal Video Viral

Bandingkan dengan teh celup. Setelah itu, coba atur kembali durasi dan suhu penyeduhan.

Mungkin dari eksperimen sederhana tersebut justru ditemukan racikan es teh favorit sendiri.

Pada akhirnya, segelas es teh memang terlihat sederhana.

Tetapi di balik rasa segar yang masuk ke dalam gelas, ada proses kecil yang menentukan bagaimana aroma, rasa, warna, dan kekuatannya terbentuk.

Jadi, sebelum menambah gula lebih banyak ketika es teh terasa hambar, coba periksa dulu cara menyeduh tehnya. Bisa jadi, di situlah letak rahasianya.

Editor : Muhammad Azlan Syah
Sumber : Radar Bonang
teh tubruk teh celup teh seduh cara membuat es teh tips membuat es teh