RADARBONANG.ID – Tren kuliner viral kembali mengguncang media sosial pada 2026. Kali ini datang dari Timur Tengah dengan nama yang langsung membuat para pecinta dessert penasaran: Dubai Chewy Cookie.
Kue manis yang dijuluki sebagai “dessert sultan” ini tengah menjadi perbincangan hangat di berbagai platform media sosial, mulai dari TikTok hingga Instagram.
Banyak konten kreator kuliner menampilkan kue ini dalam video pendek yang menggoda, terutama saat cookies tersebut dibelah dan memperlihatkan isian cokelat atau krim yang meleleh di bagian dalamnya.
Tekstur yang lembut di tengah, sedikit renyah di bagian luar, serta isian yang melimpah membuat dessert ini terlihat sangat menggugah selera.
Baca Juga: Formalin, Boraks, hingga Pewarna Tekstil Mengintai Takjil Anda! Konsumen Wajib Tahu Ini
Tidak sedikit food vlogger bahkan menyebut Dubai Chewy Cookie sebagai salah satu dessert paling memanjakan lidah yang sedang tren di tahun ini.
Lalu, apa sebenarnya yang membuat kue ini begitu spesial hingga mampu menarik perhatian pecinta kuliner dari berbagai negara?
Kue Premium dengan Sentuhan Khas Timur Tengah
Dubai Chewy Cookie bukan sekadar cookies biasa. Jika dibandingkan dengan kue kering pada umumnya, dessert ini memiliki ukuran yang lebih besar, tekstur lebih lembut, serta isian yang jauh lebih melimpah.
Ciri khas lainnya terletak pada penggunaan bahan-bahan premium yang identik dengan kuliner Timur Tengah.
Beberapa varian populer bahkan menggunakan bahan seperti pistachio, kurma, cokelat premium, krim pistachio, hingga karamel lembut.
Perpaduan bahan tersebut menghasilkan rasa yang kaya, legit, dan terasa mewah di setiap gigitan.
Aroma kacang pistachio yang khas serta manisnya cokelat lumer membuat dessert ini terasa berbeda dari cookies biasa.
Karena itulah banyak orang menyebutnya sebagai cookies kelas sultan, sebuah julukan yang menggambarkan kesan premium dan eksklusif dari kue ini.
Viral Berkat Media Sosial
Popularitas Dubai Chewy Cookie melejit setelah banyak konten kreator kuliner mengunggah video saat kue ini dipotong.
Dalam banyak video viral, bagian tengah cookies terlihat penuh dengan isian cokelat atau krim yang langsung meleleh ketika dibelah. Visual tersebut menciptakan sensasi yang sangat menggoda bagi para penonton.
Tampilan yang estetik, tekstur yang unik, serta efek “lumer” yang dramatis membuat video tentang Dubai Chewy Cookie mudah masuk halaman FYP dan ditonton jutaan kali.
Fenomena ini mengingatkan pada tren dessert viral sebelumnya seperti croffle, cromboloni, hingga burnt cheesecake yang sempat menjadi perbincangan di dunia kuliner.
Mengapa Disebut Chewy?
Istilah “chewy” merujuk pada tekstur kue yang lembut, kenyal, dan sedikit lengket ketika digigit.
Berbeda dengan cookies biasa yang cenderung kering dan renyah, Dubai Chewy Cookie dibuat dengan teknik khusus agar bagian tengahnya tetap lembap dan lembut.
Biasanya kue ini dipanggang dalam waktu yang relatif singkat sehingga bagian luarnya matang sempurna, tetapi bagian dalamnya masih terasa soft dan lumer.
Tekstur inilah yang membuat sensasi makannya terasa lebih kaya, lembut, dan memuaskan bagi pecinta dessert.
Mulai Masuk ke Indonesia
Seiring popularitasnya yang terus meningkat, tren Dubai Chewy Cookie kini mulai merambah ke berbagai negara, termasuk Indonesia.
Sejumlah bakery dan dessert shop di beberapa kota mulai menghadirkan menu serupa dengan berbagai inovasi rasa yang disesuaikan dengan selera lokal.
Beberapa varian yang mulai bermunculan antara lain cokelat hazelnut, matcha, red velvet, hingga lotus biscoff. Meski begitu, varian dengan pistachio dan cokelat lumer masih menjadi favorit karena dianggap paling mendekati cita rasa aslinya dari Timur Tengah.
Harga Tidak Murah, Tapi Tetap Diburu
Sebagai dessert premium, Dubai Chewy Cookie biasanya dijual dengan harga yang lebih tinggi dibanding cookies biasa.
Di beberapa toko dessert, satu buah kue ini bisa dibanderol mulai dari sekitar Rp30 ribu hingga Rp80 ribu, tergantung ukuran, topping, dan jenis isian yang digunakan.
Meski harganya relatif mahal, minat masyarakat untuk mencicipi dessert viral ini tetap tinggi. Banyak orang penasaran ingin merasakan sendiri tekstur chewy dan sensasi cokelat lumer yang ramai dibicarakan di media sosial.
Baca Juga: Bukan Sejak Balita, Ini Usia Ideal Anak Mulai Belajar Puasa Penuh Sampai Magrib Menurut Dokter
Tren Dessert Viral Terus Berkembang
Pengamat kuliner menilai tren dessert seperti Dubai Chewy Cookie kemungkinan akan terus berkembang, terutama di era media sosial saat ini.
Makanan dengan tampilan menarik, tekstur unik, serta bahan premium biasanya lebih mudah menarik perhatian netizen.
Dalam waktu singkat, sebuah makanan bisa berubah dari sekadar menu biasa menjadi fenomena viral.
Karena itu, bukan tidak mungkin setelah ini akan muncul lagi berbagai inovasi dessert baru yang siap mencuri perhatian publik.
Namun untuk saat ini, Dubai Chewy Cookie tampaknya masih menjadi primadona baru di dunia kuliner manis.
Bagi para pecinta kue dan dessert, sajian viral satu ini jelas layak masuk dalam daftar makanan yang wajib dicoba.(*)
Editor : Muhammad Azlan Syah