Budaya Daerah Kalam Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Pendidikan Religi Ruang Kata Sejarah Seni Sport Techno Wisata

Kurma Selalu Jadi Primadona Ramadan, Tapi Benarkah Paling Sehat? Fakta Ini Bisa Mengubah Cara Kamu Berbuka!

Arinie Khaqqo • Jumat, 20 Februari 2026 | 09:37 WIB

Kurma selalu ada saat buka puasa. Tapi benarkah itu pilihan paling sehat. Jangan asal ikut tradisi—simak faktanya sebelum kamu nambah butir ketiga!
Kurma selalu ada saat buka puasa. Tapi benarkah itu pilihan paling sehat. Jangan asal ikut tradisi—simak faktanya sebelum kamu nambah butir ketiga!

RADARBONANG.ID – Setiap Ramadan tiba, satu makanan hampir tak pernah absen di meja berbuka: kurma.

Buah kecil berwarna cokelat ini seolah memiliki “status khusus” dibandingkan takjil lainnya. Banyak orang bahkan merasa berbuka belum lengkap tanpa kurma.

Tradisi ini bukan tanpa alasan. Dalam ajaran Islam, berbuka puasa dianjurkan dengan sesuatu yang manis, dan kurma menjadi pilihan utama.

Selain nilai spiritual, kurma juga dikenal memiliki kandungan nutrisi yang padat. Namun, benarkah kurma adalah pilihan paling sehat untuk berbuka? Atau hanya kebiasaan yang diteruskan tanpa banyak dipertanyakan?

Baca Juga: Temuan Spektakuler! Pintu Gua Tertinggi di Dunia Ditemukan — Ada Sungai Bawah Tanah & Air Terjun Raksasa

Tradisi dan Nilai Spiritual

Kurma telah lama identik dengan Ramadan. Selain mengikuti sunnah, banyak orang memilih kurma karena praktis dan mudah ditemukan.

Di Indonesia, penjualan kurma meningkat tajam menjelang puasa. Dari pasar tradisional hingga supermarket modern, kurma menjadi salah satu produk paling dicari.

Namun, keistimewaan kurma bukan hanya soal tradisi. Secara ilmiah, buah ini memang memiliki komposisi nutrisi yang mendukung pemulihan energi setelah berpuasa.

Kandungan Nutrisi yang Padat Energi

Kurma mengandung gula alami seperti glukosa dan fruktosa yang mudah diserap tubuh.

Setelah seharian menahan lapar dan haus, tubuh membutuhkan asupan energi cepat. Di sinilah kurma berperan sebagai “starter” yang efektif sebelum menyantap makanan utama.

Selain gula alami, kurma juga mengandung:

Kombinasi ini membuat kurma menjadi sumber energi instan yang relatif alami dibandingkan minuman manis atau makanan olahan tinggi gula.

Tidak Selalu Tanpa Risiko

Meski terdengar sempurna, kurma bukan berarti tanpa catatan. Kandungan gulanya cukup tinggi.

Dalam jumlah wajar, ini bermanfaat. Namun jika dikonsumsi berlebihan, dampaknya bisa kurang baik.

Beberapa risiko jika makan kurma terlalu banyak saat berbuka antara lain:

Terutama bagi penderita diabetes atau mereka yang sedang mengontrol berat badan, konsumsi kurma perlu diperhatikan jumlahnya.

Dibandingkan Takjil Lain

Jika dibandingkan dengan gorengan, sirup tinggi gula, atau minuman bersoda, kurma jelas lebih sehat. Kandungan nutrisinya alami dan tidak melalui proses pengolahan berlebihan.

Namun, jika dibandingkan dengan buah segar seperti apel, pisang, atau pepaya, kurma bukan satu-satunya pilihan ideal.

Buah segar memiliki kandungan air lebih tinggi dan kadar gula relatif lebih rendah, sehingga bisa memberikan rasa kenyang lebih stabil.

Artinya, kurma memang baik, tetapi bukan satu-satunya pilihan sehat untuk berbuka.

Cara Pintar Mengonsumsi Kurma

Agar manfaat kurma tetap maksimal tanpa efek samping, ada beberapa cara yang bisa diterapkan:

Dengan pola ini, kurma tetap menjadi pilihan sehat tanpa memicu lonjakan gula berlebihan.

Baca Juga: Wakil Italia Terancam Habis di Liga Champions Usai Leg Pertama Babak Playoff

Jadi, Paling Sehat atau Tidak?

Jawabannya tidak mutlak. Kurma memang termasuk salah satu pilihan terbaik untuk berbuka karena kandungan energi alaminya. Namun, kunci utamanya tetap pada porsi dan keseimbangan.

Yang membuat makanan menjadi sehat bukan hanya jenisnya, tetapi juga cara mengonsumsinya. Kurma tetap layak menjadi primadona Ramadan, selama dikonsumsi dengan bijak.

Pada akhirnya, berbuka puasa bukan sekadar soal mengikuti tradisi, tetapi juga menjaga kesehatan. Kurma bisa menjadi awal yang baik—asal tidak berlebihan.

Editor : Muhammad Azlan Syah
#kurma #buka puasa #Primadona #buah kurma #ramadan