RADARBONANG.ID - Tuban, kota pesisir di Jawa Timur, bukan cuma kaya sejarah dan pantainya yang memesona.
Di balik keramaian alun-alun dan pasar tradisionalnya, ada satu kuliner khas yang belum banyak diketahui orang luar: Becek Mentok.
Bagi warga lokal, becek mentok adalah comfort food sejati.
Disajikan hangat dengan nasi putih, kuah kuning kaya rempah, dan daging mentok (itik jantan) yang empuk meresap bumbu — ini adalah jenis makanan yang membuat siapa pun ingin pulang kampung.
Apa Itu Becek Mentok?
Becek mentok adalah hidangan berkuah khas Tuban yang sepintas mirip gulai atau tongseng, tapi tanpa santan.
Kuahnya berwarna kuning keemasan, kaya dengan bumbu-bumbu seperti kunyit, kemiri, bawang merah, dan rempah khas Jawa Timur lainnya.
Yang membuatnya istimewa adalah bahan utamanya: daging mentok — sejenis itik jantan yang teksturnya kenyal, rasanya gurih, dan lebih padat dari ayam biasa.
Butuh teknik memasak khusus agar daging mentok bisa empuk sempurna tanpa amis.
Resep Becek Mentok Khas Tuban: Otentik dan Mudah Dibuat
Bahan Utama:
1 ekor mentok (itik jantan), potong-potong sesuai selera
2 lembar daun jeruk
2 lembar daun salam
1 batang serai, geprek
1 ruas lengkuas, geprek
1 liter air
Minyak goreng secukupnya
Bumbu Halus:
7 siung bawang merah
5 siung bawang putih
4 butir kemiri
1 sdm ketumbar
1 ruas kunyit
1 ruas jahe
½ sdt merica
Garam dan gula secukupnya
Cara Memasak:
Cuci bersih daging mentok, lalu di presto untuk membuat daging empuk dan menghilangkan bau amis. Tiriskan.
Tumis bumbu halus bersama daun jeruk, daun salam, serai, dan lengkuas hingga harum.
Masukkan potongan daging mentok, aduk rata hingga berubah warna.
Tuang air, masak dengan api kecil hingga daging empuk dan kuah menyusut. Sesuaikan rasa.
Sajikan becek mentok hangat dengan nasi putih dan sambal rawit rebus sebagai pelengkap.
Tips Anti-Gagal:
- Rebus daging dua kali jika perlu, buang air rebusan pertama untuk menghilangkan bau amis.
- Gunakan api kecil agar bumbu meresap sempurna.
- Tambahkan cabe rawit utuh ke dalam kuah jika suka pedas menggigit ala Tuban.
Becek mentok bukan cuma soal rasa, tapi juga soal kekayaan budaya kuliner Tuban yang masih tersembunyi.
Ini bukan makanan yang bisa kamu temukan di setiap restoran.
Biasanya hanya dijual di warung-warung kampung, terutama di acara hajatan atau selamatan.
Meski berkuah, becek mentok tidak mengandung santan sehingga lebih ringan dan aman untuk yang sedang menghindari makanan tinggi lemak.
Kandungan rempah-rempah seperti jahe, kunyit, dan lengkuas juga dipercaya baik untuk pencernaan dan daya tahan tubuh.
Cocok disantap saat musim hujan, atau saat kamu ingin sesuatu yang hangat, berempah, dan bikin kenyang bahagia. (*)
Editor : Amin Fauzie