Budaya Daerah Kalam Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Pendidikan Religi Ruang Kata Sejarah Seni Sport Techno Wisata

Kenapa Banyak Orang Ketagihan Makan Pedas Ekstrem? Ada Psikologi di Baliknya

Arinie Khaqqo • Rabu, 27 Agustus 2025 | 09:45 WIB
Makan pedas ekstrem bisa memicu adrenalin berdasar psikologi. Foto adalah ilustrasi.
Makan pedas ekstrem bisa memicu adrenalin berdasar psikologi. Foto adalah ilustrasi.

RADARBONANG.ID – Siapa yang nggak kenal tren makan pedas ekstrem?

Mulai dari mie instan level 10, seblak dengan cabai 100 biji, sampai ayam geprek super pedas, semua jadi tontonan sekaligus tantangan yang seru di media sosial.

Meski bikin mata berair, wajah merah, sampai perut melilit, nyatanya banyak orang justru ketagihan dan rela mencoba lagi.

Lalu, sebenarnya kenapa sih makanan pedas bisa bikin orang begitu tergila-gila?

Mengutip artikel dari beberapa psikologi makanan, sensasi pedas bukanlah rasa seperti manis, asin, atau gurih, melainkan “rasa sakit” yang ditimbulkan oleh zat capsaicin pada cabai.

Otak kita merespons rasa pedas seperti ancaman, sehingga tubuh melepaskan endorfin dan dopamin—hormon yang sama saat kita merasa bahagia atau euforia.

Jadi, rasa sakit itu justru menghasilkan kenikmatan tersendiri.

Makan pedas ekstrem juga sering dianggap sebagai bentuk “uji nyali”.

Sama seperti naik roller coaster atau nonton film horor, cabai bisa memicu adrenalin.

Itulah sebabnya banyak orang bangga ketika berhasil menaklukkan level pedas tertentu.

Bahkan, mereka kerap mengunggah momen itu di TikTok atau Instagram sebagai bentuk pencapaian.

Nggak bisa dipungkiri, tren kuliner pedas juga erat kaitannya dengan budaya nongkrong.

Makan bersama teman dengan menu super pedas sering jadi momen lucu dan seru.

Dari ekspresi kepedasan sampai komentar kocak, semuanya bikin kebersamaan makin hangat.

Efek endorfin dari rasa pedas membuat otak ingin mengulanginya lagi dan lagi.

Inilah alasan banyak orang bisa jatuh cinta pada cabai, meski perut sering jadi korbannya.

Bahkan, ada yang bilang makan tanpa sambal rasanya hambar!

Fenomena makan pedas ekstrem bukan sekadar tren kuliner, tapi juga terkait psikologi manusia yang suka tantangan, adrenalin, hingga kebersamaan sosial.

Jadi, kalau kamu termasuk tim tanpa sambal nggak lengkap, jangan khawatir, kamu nggak sendirian! (*)

Editor : Amin Fauzie
#makan pedas ekstrem #psikologi #cabai bisa memicu adrenalin #makanan #tren kuliner #sambal