Budaya Daerah Kalam Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Pendidikan Religi Ruang Kata Sejarah Seni Sport Techno Wisata

Punya Golongan Darah A? Studi Sebut Risiko Stroke Sebelum Usia 60 Tahun Sedikit Lebih Tinggi, tetapi Jangan Panik

Bihan Mokodompit • Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:36 WIB
Punya golongan darah A? Jangan buru-buru khawatir. Sebuah penelitian memang menemukan adanya kaitan dengan risiko stroke di usia muda, tetapi para ahli menegaskan bahwa gaya hidup tetap menjadi faktor yang paling menentukan. (Sumber Foto : HaloDoc)
Punya golongan darah A? Jangan buru-buru khawatir. Sebuah penelitian memang menemukan adanya kaitan dengan risiko stroke di usia muda, tetapi para ahli menegaskan bahwa gaya hidup tetap menjadi faktor yang paling menentukan. (Sumber Foto : HaloDoc)

RADARBONANG.ID – Sebuah penelitian mengungkap adanya hubungan antara golongan darah dengan risiko stroke yang terjadi pada usia muda.

Hasil studi tersebut menunjukkan bahwa orang dengan golongan darah A memiliki kemungkinan sedikit lebih tinggi mengalami stroke sebelum usia 60 tahun dibandingkan pemilik golongan darah lainnya.

Temuan ini diperoleh setelah para peneliti menganalisis data genetik puluhan ribu peserta dari berbagai penelitian.

Meski demikian, para ahli menekankan bahwa hasil tersebut tidak berarti setiap orang bergolongan darah A pasti akan mengalami stroke.

Sebaliknya, risiko stroke tetap dipengaruhi oleh banyak faktor lain, terutama pola hidup, kondisi kesehatan, dan riwayat penyakit yang dimiliki seseorang.

Baca Juga: 24 Hours of Spa 2026 Resmi Dimulai, Lebih dari 70 Mobil GT3 Siap Bertarung di Balapan Ketahanan Paling Bergengsi

Penelitian Menemukan Hubungan antara Golongan Darah dan Stroke Dini

Dalam studi tersebut, para peneliti membandingkan data genetik individu yang mengalami stroke sebelum usia 60 tahun dengan kelompok yang tidak mengalami kondisi tersebut.

Hasil analisis menunjukkan bahwa individu dengan golongan darah A memiliki peningkatan risiko yang relatif lebih tinggi mengalami stroke dini.

Sebaliknya, orang dengan golongan darah O diketahui memiliki risiko yang sedikit lebih rendah.

Meski begitu, para peneliti menegaskan bahwa perbedaan risiko tersebut tergolong kecil dan tidak cukup besar untuk dijadikan dasar bahwa golongan darah merupakan penyebab utama stroke.

Temuan ini lebih membantu ilmuwan memahami bagaimana faktor genetik dapat memengaruhi kemungkinan seseorang mengalami gangguan pembuluh darah di usia yang lebih muda.

Mengapa Golongan Darah Bisa Berhubungan dengan Stroke?

Hingga kini, para ilmuwan masih terus mempelajari mekanisme biologis yang mendasari hubungan tersebut.

Salah satu dugaan adalah adanya perbedaan pada faktor pembekuan darah dan protein tertentu yang dipengaruhi oleh golongan darah.

Faktor-faktor ini diduga dapat memengaruhi risiko terbentuknya bekuan darah yang menjadi salah satu penyebab stroke iskemik.

Namun, hubungan tersebut masih memerlukan penelitian lebih lanjut karena stroke merupakan penyakit yang sangat kompleks dan dipengaruhi oleh banyak faktor yang saling berkaitan.

Karena itu, hasil penelitian ini tidak boleh diartikan bahwa golongan darah secara langsung menyebabkan seseorang terkena stroke.

Risiko Tambahan Ini Tetap Tergolong Kecil

Para peneliti mengingatkan masyarakat agar tidak panik apabila memiliki golongan darah A.

Peningkatan risiko yang ditemukan dalam penelitian bersifat relatif kecil sehingga tidak mengubah fakta bahwa sebagian besar pemilik golongan darah A tidak akan mengalami stroke dini.

Sebaliknya, seseorang dengan golongan darah lain tetap bisa mengalami stroke apabila memiliki faktor risiko yang jauh lebih besar, seperti hipertensi yang tidak terkontrol, diabetes, kolesterol tinggi, obesitas, atau kebiasaan merokok.

Artinya, menjaga kesehatan secara menyeluruh tetap jauh lebih penting dibandingkan hanya berfokus pada golongan darah.

Gaya Hidup Sehat Masih Menjadi Cara Pencegahan Terbaik

Dokter menegaskan bahwa faktor yang paling berpengaruh terhadap risiko stroke adalah pola hidup sehari-hari.

Mengendalikan tekanan darah tetap menjadi langkah utama karena hipertensi merupakan penyebab terbesar stroke di berbagai negara.

Selain itu, menjaga kadar gula darah dan kolesterol tetap normal, rutin berolahraga, mempertahankan berat badan ideal, menghindari rokok, membatasi konsumsi alkohol, serta mengonsumsi makanan bergizi seimbang terbukti memberikan manfaat yang jauh lebih besar dalam menurunkan risiko stroke.

Pemeriksaan kesehatan secara berkala juga penting dilakukan, terutama bagi mereka yang memiliki riwayat keluarga dengan penyakit jantung atau stroke.

Kenali Gejala Stroke agar Penanganan Tidak Terlambat

Selain melakukan pencegahan, masyarakat juga perlu mengenali tanda-tanda stroke sedini mungkin.

Gejala yang umum muncul antara lain wajah tampak menurun atau tidak simetris, kelemahan atau mati rasa pada salah satu lengan atau tungkai, kesulitan berbicara, bicara pelo, gangguan penglihatan mendadak, kehilangan keseimbangan, hingga sakit kepala hebat tanpa penyebab yang jelas.

Apabila gejala tersebut muncul, pasien harus segera dibawa ke rumah sakit tanpa menunggu kondisi membaik dengan sendirinya.

Penanganan yang diberikan dalam waktu secepat mungkin dapat mengurangi kerusakan jaringan otak sekaligus meningkatkan peluang pemulihan dan menurunkan risiko kecacatan permanen.

Baca Juga: Tidak Semua Rencana Harus Berhasil di Tengah Tahun, Juli Mengajarkan Bahwa Memulai Lagi Tak Pernah Terlambat

Golongan Darah Bukan Penentu Nasib Kesehatan

Hasil penelitian mengenai golongan darah A dan risiko stroke dini memberikan wawasan baru mengenai peran faktor genetik dalam kesehatan.

Namun, temuan ini tidak boleh dimaknai sebagai vonis bahwa seseorang pasti akan mengalami stroke hanya karena memiliki golongan darah tertentu.

Sebaliknya, penelitian ini menjadi pengingat bahwa faktor genetik hanyalah salah satu bagian kecil dari keseluruhan risiko.

Dengan menerapkan pola hidup sehat, rutin memeriksakan kesehatan, mengendalikan penyakit kronis, serta segera mengenali gejala stroke jika muncul, setiap orang memiliki peluang besar untuk menurunkan risiko penyakit ini, apa pun golongan darah yang dimilikinya.

Editor : Muhammad Azlan Syah
#golongan darah A #risiko stroke dini #penyebab stroke #gejala stroke #pencegahan stroke