Budaya Daerah Kalam Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Pendidikan Religi Ruang Kata Sejarah Seni Sport Techno Wisata

Tak Boleh Sembarangan, Begini Cara Konsumsi Omega-3 yang Benar Menurut Ahli

Siti Rohmah • Rabu, 18 Februari 2026 | 08:15 WIB

Tak cukup hanya minum suplemen, begini cara konsumsi omega-3 yang tepat agar manfaatnya benar-benar optimal bagi tubuh.
Tak cukup hanya minum suplemen, begini cara konsumsi omega-3 yang tepat agar manfaatnya benar-benar optimal bagi tubuh.

RADARBONANG.ID - Omega-3 dikenal sebagai salah satu nutrisi penting yang berperan besar dalam menjaga kesehatan tubuh.

Namun, cara mengonsumsinya tidak boleh sembarangan. Para ahli menegaskan bahwa waktu, bentuk suplemen, hingga kombinasi makanan pendamping sangat memengaruhi tingkat penyerapannya di dalam tubuh.

Omega-3 merupakan kelompok asam lemak tak jenuh ganda esensial yang tidak dapat diproduksi sendiri oleh tubuh.

Artinya, kebutuhan nutrisi ini harus dipenuhi dari makanan atau suplemen. Secara umum, omega-3 banyak ditemukan pada ikan berlemak dan terdiri dari dua jenis utama, yakni EPA (eicosapentaenoic acid) dan DHA (docosahexaenoic acid).

Baca Juga: Sate Kambing Campur Durian Bikin Stroke Mendadak? Begini Penjelasan Medis dan Logis dari Menkes Budi

Peran Penting Omega-3 bagi Tubuh

Ahli diet kardiovaskular, Michelle Routhenstein, menjelaskan bahwa EPA dan DHA memiliki fungsi vital karena terdapat di setiap sel tubuh. Keduanya berperan dalam menjaga kesehatan jantung, mendukung fungsi otak, melindungi kesehatan mata, hingga membantu perkembangan janin pada ibu hamil.

Menurutnya, kecukupan omega-3 dapat membantu mengurangi risiko penyakit kardiovaskular, menekan peradangan, serta mendukung kesehatan mental. Karena itu, memastikan asupan omega-3 tercukupi menjadi langkah penting dalam menjaga kualitas hidup jangka panjang.

Sumber Omega-3: Makanan dan Suplemen

Sumber alami omega-3 bisa diperoleh dari ikan seperti salmon, sarden, dan teri. Selain itu, ada pula sumber nabati seperti biji chia, biji rami, dan kenari, meski kandungannya berbeda bentuk dan perlu dikonversi dalam tubuh.

Apabila asupan dari makanan dirasa belum mencukupi, suplemen bisa menjadi solusi. Suplemen omega-3 umumnya berasal dari minyak ikan, seperti minyak teri dan sarden, minyak hati ikan kod, minyak krill, maupun minyak alga yang cocok bagi vegetarian.

Perbedaan Bentuk Trigliserida dan Etil Ester

Dari sisi bentuk kimia, suplemen omega-3 tersedia dalam dua jenis utama, yakni trigliserida dan etil ester. Bentuk ini memengaruhi tingkat penyerapannya.

Minyak ikan dan minyak alga secara alami mengandung omega-3 dalam bentuk trigliserida, yang relatif lebih mudah diserap tubuh. Sementara itu, beberapa produk suplemen diproses menjadi bentuk etil ester.

Ahli nutrisi kesehatan otak, Maggie Moon, menjelaskan bahwa bentuk etil ester memiliki tingkat penyerapan yang lebih rendah dibandingkan trigliserida. Meski begitu, jika dikonsumsi secara rutin dan dengan cara yang tepat, suplemen bentuk etil ester tetap mampu membantu meningkatkan kadar omega-3 dalam tubuh.

Waktu Terbaik Mengonsumsi Omega-3

Banyak orang bertanya, kapan waktu terbaik untuk minum suplemen omega-3? Para ahli sepakat bahwa tidak ada waktu khusus yang paling ideal, baik pagi, siang, maupun malam.

Hal yang lebih penting adalah memastikan suplemen dikonsumsi bersama makanan yang mengandung lemak.

Omega-3 merupakan nutrisi larut lemak, sehingga penyerapannya akan lebih optimal jika dikonsumsi bersamaan dengan sumber lemak sehat.

Beberapa contoh makanan yang dapat membantu penyerapan omega-3 antara lain alpukat, minyak zaitun, ikan berlemak, keju, kacang-kacangan, serta biji-bijian.

Sebaliknya, mengonsumsi suplemen saat perut kosong atau bersama makanan rendah lemak dapat mengurangi efektivitas penyerapan.

Selain itu, konsumsi dalam keadaan perut kosong juga berpotensi menimbulkan ketidaknyamanan pencernaan, seperti mual atau sensasi tidak nyaman di lambung.

Konsistensi adalah Kunci

Tak hanya cara dan waktu konsumsi, konsistensi juga menjadi faktor penting. Routhenstein menekankan bahwa omega-3 tidak bekerja secara instan.

Manfaatnya akan terasa jika dikonsumsi secara rutin dalam jangka waktu tertentu.

Dengan konsumsi teratur, kadar EPA dan DHA dalam tubuh dapat terjaga sehingga manfaatnya bagi jantung, otak, dan kesehatan secara keseluruhan bisa dirasakan secara optimal.

Baca Juga: God of War Trilogi Yunani Resmi Diremake! Kratos Kembali Mengamuk di Era Modern, Nostalgia 20 Tahun yang Siap Guncang Gamer Lama dan Baru

Perhatikan Dosis dan Konsultasi Medis

Meskipun omega-3 tergolong aman, dosis tetap perlu diperhatikan. Kebutuhan setiap orang dapat berbeda tergantung kondisi kesehatan, usia, hingga tujuan konsumsi.

Bagi individu dengan kondisi medis tertentu atau yang sedang mengonsumsi obat pengencer darah, konsultasi dengan tenaga medis sangat dianjurkan sebelum memulai suplemen.

Dengan memahami cara konsumsi yang benar, omega-3 dapat menjadi investasi kesehatan jangka panjang.

Tidak sekadar minum suplemen, tetapi memastikan tubuh benar-benar mendapatkan manfaat maksimal dari setiap kapsul yang dikonsumsi.(*)

Editor : Muhammad Azlan Syah
#suplemen minyak ikan #cara konsumsi omega 3 yang benar #manfaat EPA DHA #penyerapan omega 3 #waktu minum omega 3 #omega 3 untuk jantung dan otak