RADARBONANG.ID — Aromanya sering memicu perdebatan, tapi soal rasa, durian hampir selalu jadi pemenang. Sekali cicip, banyak orang langsung jatuh cinta.
Tak heran jika durian mendapat julukan “Raja Buah”. Namun di balik teksturnya yang legit dan rasa manis-creamy yang bikin nagih, durian menyimpan fakta gizi yang jarang disadari.
Selama ini durian kerap dicap sebagai buah tinggi kalori yang harus dihindari.
Padahal, jika dikonsumsi dengan cara yang tepat, buah berduri ini justru menyimpan berbagai manfaat penting bagi tubuh. Mulai dari sumber energi instan, penjaga kesehatan jantung, hingga penunjang suasana hati.
Kandungan Gizi Durian yang Sering Diremehkan
Dalam 100 gram daging durian, terkandung sekitar 147 kalori dengan komposisi nutrisi yang cukup lengkap.
Durian kaya karbohidrat sebagai sumber energi, serat untuk pencernaan, serta vitamin dan mineral penting seperti vitamin C, vitamin B kompleks (B1, B6, folat), kalium, magnesium, zat besi, dan antioksidan alami.
Kombinasi ini menjadikan durian bukan sekadar camilan, melainkan sumber energi alami yang padat nutrisi. Tak heran jika tubuh terasa lebih “bertenaga” setelah menyantapnya.
Manfaat Durian bagi Tubuh
1. Energi Langsung Terisi
Kandungan karbohidrat dan gula alaminya membuat durian cepat diubah menjadi energi.
Cocok dikonsumsi saat tubuh lelah atau setelah aktivitas fisik berat. Efek “nendang” yang dirasakan banyak orang ternyata ada penjelasan ilmiahnya.
2. Jantung Lebih Terjaga
Durian mengandung kalium dalam jumlah cukup tinggi. Mineral ini berperan penting dalam mengontrol tekanan darah, menyeimbangkan detak jantung, serta membantu menurunkan risiko hipertensi. Selama porsinya wajar, durian justru bisa bersahabat dengan kesehatan jantung.
3. Mood Lebih Stabil dan Bahagia
Vitamin B6 dalam durian membantu produksi serotonin, hormon yang berperan dalam mengatur suasana hati. Inilah alasan mengapa banyak orang merasa lebih rileks dan senang setelah makan durian.
4. Pencernaan Lebih Lancar
Serat dalam durian membantu mencegah sembelit, menyehatkan usus, dan mendukung metabolisme.
Bagi yang sering mengalami gangguan pencernaan ringan, durian bisa menjadi alternatif alami—tentu dengan porsi yang terkontrol.
5. Daya Tahan Tubuh Meningkat
Vitamin C dan antioksidan dalam durian membantu melawan radikal bebas, menjaga daya tahan tubuh, serta mendukung kesehatan kulit.
Risiko Jika Konsumsi Berlebihan
Meski menyimpan banyak manfaat, durian tetap memiliki risiko jika dikonsumsi berlebihan.
Asupan gula dan kalori yang tinggi bisa memicu lonjakan gula darah, kenaikan berat badan, perut kembung, hingga gangguan kolesterol.
Penderita diabetes, hipertensi, dan kolesterol tinggi disarankan lebih berhati-hati. Konsumsi durian secara berlebihan juga bisa membuat tekanan darah menjadi tidak stabil.
Berapa Porsi Aman Makan Durian?
Ahli gizi menyarankan konsumsi durian sekitar 2–3 biji dalam sekali makan.
Tidak dianjurkan dikonsumsi setiap hari, dan sebaiknya dihindari bersamaan dengan alkohol.
Dengan cara ini, manfaat durian tetap bisa dirasakan tanpa menimbulkan efek samping.
Baca Juga: Bukan Cuma Nikmat, Ini 4 Resep Takjil Durian yang Cocok Dijadikan Menu Jualan Selama Ramadan
Fakta Unik: Kenapa Durian Terasa “Panas”?
Durian termasuk makanan termogenik, yaitu makanan yang dapat meningkatkan metabolisme dan suhu tubuh.
Itulah sebabnya banyak orang merasa gerah atau berkeringat setelah makan durian. Untuk mengatasinya, cukup imbangi dengan minum air putih yang cukup atau konsumsi buah segar lain.
Durian sejatinya bukan musuh kesehatan. Jika dikonsumsi secara bijak, raja buah ini justru bisa menjadi sumber energi, penunjang kesehatan jantung, pelancar pencernaan, hingga pendongkrak mood alami. Kuncinya satu: jangan berlebihan.(*)
Editor : Muhammad Azlan Syah